KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
Berciuman


__ADS_3

"Hwahahahahahaaa... aduh sakit sekali perut.. hahahaa..." evan tidak kunjung berhenti tertawa dan itu membuat reya semakin kesal


reya bangkit dari ayunan dan memukul dan mengejar evan, merekapun melakukan kejar kejaran dibawah pohon, evan yang terus tertawa tidak memperhatikan langkahnya, hingga membuat dia tersandung dan membuat dia dan reya terjatuh


reya terjatuh diatas tubuh evan, evan memandang wajah reya sejenak "reya ternyata cukup cantik jika dia seperti ini!". reya yang berada diatas evan merasa senang bisa memandang evan dengan jarak yang sangat dekat


dengan posisi seperti itu, reya merasa momen ini sangatlah cocok untuknya mengungkapkan perasaannya!, reya mendekatkan wajahnya, dekat dan semakin dekat hingga hidung ujung hidung mereka bersentuhan, reya mendekatkan bibirnya ke bibir evan, evan sempat hampir terpancing namun dia sadar seketika dan mendorong reya


"Maaf nona, saya rasa ini kurang pantas!" tolak evan mendorong reya


"kenapa?, tadi kau lah yang menyuruh aku mengungkapkan perasaanku, aku menyukaimu! aku menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu! mengpa kau menolak aku?"


evan terkejut mendengar bahwa dialah orang yang disukai oleh reya, dan jika dipikiir pikir semua ucapan yang tadi reya katakan memang sangat tertuju pada evan "maaf nona reya, saya tidak bisa menerima perasaanmu, karena aku sudah memiliki orang yang aku sukai!" ucap evan menolak reya


mendengar penolakan evan yang terang terangan membuat reya sangat sedih, namun reya tetap tidak mau menyerah "topeng perak, walaupun kau menolak aku sekarang, tetapi aku pasti aku terus berusaha agar kau menerimaku dimasa depan!, aku tidak akan menyerah untuk membuat kamu menerimaku!"

__ADS_1


mendengar perkataan reya, evan menghela nafasnya dan bangkit berdiri "nona reya, mungkin kau akan menarik perkataamu itu jika aku membuka topengku dan menunjukan wajahku!" evan berbalik dan berjalan pergi meninggalkan reya


"aku tidak peduli wajahmu seperti apa, aku akan tetap mencintaimu apa adanya!"


evan berjalan sambil tersenyum dan bergumam "jika kau tau bahwa kau mengungkapkan cintamu kepada orang yang kau benci dan ingin kau bunuh tiga minggu lagi, apakah kau tetap akan mengatakan kalau kau cinta padaku?" ucap evan dalam hatinya


setelah itu evan kembali ke tempat dia menginap, dan menghampiri ririn yang sedang bermain dengan limao. evan tersenyum senang melihat ririn "bagaimanapun tetap ririnlah yang paling aku cintai!" gumam evan


ririn yang menyadari evan kembali langsung berbalik dan memandangi evan yang tersenyum senyum sendiri "evan, kenapa kau tersenyum tersenyum seperti itu?, apa yang sedang kau pikirkan?" tanya ririn sambil menggendong limao



evan menarik pinggang ririn dan memeluknya, kemudian evan mencium bibir ririn, ririn melepas limao dari tangannya dan mencoba mendorong tubuh evan namun tidak bisa, karena sekarang evan sudah lebih kuat dari ririn, ririnpun terpaksa menerima ciuman dari evan hingga evan menyelesaikan ciumannya


evan melepaskan ciumannya namun tidak dengan pelukannya, ririn yang terlepas dari ciuman evan langsung memalingkan wajahnya yang merah merona "A-apa yang kau lakukan?"

__ADS_1


"kalau tidak diambil sekarang nanti keburu diambil orang, maaf yah, aku tiba tiba melakukannya, kamu pasti terkejut" lembut evan kepada ririn


"lain kali harus minta ijin padaku!"


"Maaf yah, lain kali aku akan ijin kepadamu sebelum melakukannya"


ririn merasa senang melihat evan yang sangat penurut, dan ririn pun juga memeluk evan dan menyandarkan kepalanya kedada evan, melihat ririn yang manja evan membelai rambut ririn dan menciumnya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2