
"Kalian bertiga, perkenalkan diri kalian!" kata Sea Lin menyuruh Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming untuk menperkenalkan diri mereka.
"Baik Komandan Lin!" kata Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming mematuhi permintaan Sea Lin untuk memperkenalkan diri mereka.
"Saya adalah Tai Ming, salah seorang murid biasa Sekte Gunung Abadi. Sebelumnya di Sekte Gunung Abadi, Saya pernah mendapatkan bimbingan dari Tuan Jenderal!" kata Tai Ming memperkenalkan dirinya.
"Saya adalah Zhang Xiu, salah seorang murid Inti Sekte Gunung Abadi. Sebelumnya saya juga pernah bertemu dengan Tuan Jenderal, yaitu saat berada didalam Gua Gravitasi. Saat itu saya sedang terluka, dan untungnya ada Tuan Jenderal yang menolong Saya!" kata Zhang Xiu memperkenalkan dirinya.
"Sedangkan saya adalah Hua Qing Qing, Saya juga salah seorang murid Inti Sekte Gunung Abadi sekaligus cucu Pemimpin Sekte Gunung Abadi, Tetua Hua. Sebelumnya saya juga pernah bertemu dengan Tuan Jenderal, saat itu saya diperintahkan oleh Pemimpin Sekte untuk mengajak Tuan Jenderal dan Pengawalnya untuk berkeliling Sekte Gunung Abadi." kata Hua Qing Qing memperkenalkan dirinya.
Mengetahui kalau selama Evan pergi ke sekte Gunung Abadi ditemani oleh seorang wanita cantik, tidak tahu apakah itu mungkin karena faktor kehamilan atau karena faktor yang lainnya, kali ini Ririn sedikit merasa tidak tidak nyaman dan cemburu tidak seperti biasanya.
"Oohh...., jadi selama kamu pergi ke Sekte Gunung Abadi, kamu cukup bersenang-senang juga rupanya yah?" ujar Ririn sambil tersenyum untuk menyembunyikan rasa kecemburuannya pada Evan.
Melihat tingkah Ririn yang sedang merasa cemburu membuat Evan merasa sangat senang, karena bisa melihat sisi normal seorang Istri yang merasa cemburu saat melihat suaminya dekat dengan wanita lain.
"Sepeeti ada aroma cuka disini, apakah kamu sedang cemburu?" ujar Evan sambil merangkul dan memeluk Ririn dengan manja didepan banyak orang.
"Tidak ada yang cemburu, kamu menjauh dariku! disini ada banyak orang, apakah kamu tidak bisa menjaga sedikit martabatmu?" ujar Ririn sambil mendorong Evan menjauh darinya.
Mendengar perkataan Ririn, seketika membuat Evan teringat dengan keberadaan orang-orang yang berada disekitar mereka berdua.
__ADS_1
"Ekhem! maaf atas ketidak nyamanan yang barusan kalian lihat. Perkenalkan mereka berdua adalah dua dari lima orang Istriku, nama mereka adalah Ririn dan Reya Chang La. Ririn adalah Istri pertamaku, saat ini dia sedang hamil, maka dari itu dia mungkin agak sedikit sensitif. Sedangkan kedua anak kecil ini adalah adik angkat kesayanganku, nama mereka adalah Cao Cao dan Qiu Nia Lan!" kata Evan memperkenalkan Ririn, Reya, Cao Cao dan Qiu Nia Lan kepada Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming.
"Dua Istri? dan masih ada tiga Istri lainnya lagi?" batin Hua Qing Qing merasa terkejut dengan kebenaran yang baru saja dikatakan oleh Evan.
Tidak hanya Hua Qing Qing saja yang merasa terkejut, tetapi juga dengan Zhang Xiu dan Tai Ming yang mana sebelumnya, mereka mengira kalau Evan adalah seorang yang arif dan bijaksana, serta tidak suka dengan hubungan antara Pria dan Wanita di atas ranjang. Tetapi ternyata yang mereka lihat saat ini adalah Evan yang sebaliknya dari apa yang mereka pikirkan, mereka sungguh sangat tidak menyangka.
Kemudian Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming memberi salam dan hormat kepada Ririn dan Reya sebagai Istri Evan, yang berarti Ririn dan Reya adalah Nyonya Jenderal.
"Salam Nyonya Jenderal!" kata Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming memberi salam dan hormat pada Reya dan Ririn.
Melihat itu, kemudian Ririn dan Reya yang berdiri disamping Evam tersenyum bersama, kepada Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming yang berada dihadapan mereka.
"Dimana Tuan Putri Gu? bukankah kalian datang bersama dengan Tuan Putr Gu?" tanya Evan merasa heran saat menyadari kalau Gu Mei tidak ada diantara mereka bertiga.
Mendengar Gu Mei sedang terluka dan pingsan, seketika membuat Evan, Ririn Reya, Cao Cao dan Qiu Nia Lan merasa terkejut.
"Tuan Putri Gu terluka? bagaimana bisa?" tanya Evan yang merasa terkejut dan heran mengapa Gu Mei bisa terluka.
Kemudian untuk menghilangkan rasa penasaran semua orang, kemudian Hua Qing Qing mulai bercerita tentang semua kejadian pemberontakan yang dilakukan oleh Panglima Wu Shen terhadap Kerajaan Gu. Hua Qing Qing bercerita dari awal pemberontakan yang dilakukan oleh Panglima Wu Shen di Sekte Gunung Abadi, Ibukota Kerajaan Gu dan wilayah-wilayah kekuasaan Kerjaan Gu yang lainnya, hingga pengejaran yang dilakukan dua puluh Prajurit terkuat yang diutus oleh Wu Shen untuk mengejar mereka.
Hua Qing Qing tidak hanya bercerita tentang Inti ceritanya saja, tetapi ia bercerita tentang semuannya dengan detail, seperti jumlah Prajurit, kekuatan Prajurit, dan Para sekutu dari kerajaan Gu maupun Kerajaan Xiao yang bekerja sama dengan Wu Shen, untuk menggulingkan pemerintahan Kaisar Gu Tianxing dan Para Pejabat Militer maupun Politik setia Kerajaan Gu.
__ADS_1
Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Hua Qing Qing menyelesaikan ceritanya dengan detail kepada Evan.
"Begitulah Jenderal, saat ini wilayah kekuasaan yang belum berhasil dikuasai oleh Panglima Wu Shen dan para sekutunya, hanyalah Provinsi Nanzhou! Sedangkan tiga belas Provinsi yang lainnya telah berhasil dikuasai oleh Wu Shen dan Para Sekutunya! Saat kami ingin kabur melarikan diri kesini, kami hampir tertangkap oleh Para Prajurit utusan Wu Shen. Namun beruntung ada Komandan Lin dan Tuan Pengawal Sai yang datang menyelamatkan kami!" kata Hua Qing Qing menyelesaikan ceritanya kepada Evan dan yang lainnya.
Setelah mendengar seluruh cerita mengenai pemberontakan yang dilakukan oleh Wu Shen dan Para Sekutunya dari Hua Qing Qing, tampak Evan yang terdiam dan berpikir sesaat untuk mencerna seluruh cerita tersebut.
"Hemm..., baiklah aku sudah mengerti mengenai seluruh ceritamu, tetapi kalian datang kesini pasti tidak hanya ingin melarikan diri dari kejaran Para Prajurit utusan Wu Shen saja bukan? Jadi, katakan apa tujuan kalian datang kesini sebenarnya!" ujar Evan dengan dingin dan lugas pada Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming.
Mendengar perkataan Evan yang begitu dingin dan lugas, seketika membuat Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming menjadi gugup dan kesulitan untuk berkata-kata dan menjawab pertanyaan Evan.
Melihat Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming yang gugup dan kesulitan untuk menjawab, seketika membuat Evan menghela nafas dan memudarkan raut wajah dinginnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
......................
......................
......................
__ADS_1
......................