KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 417 : Kembalinya Orang Sombong Ke Restoran


__ADS_3

Namun kemudian Sang Pemilik Restoran merasa penasaran dengan wanita yang datang bersama Evan tersebut.


"Oh Yah Tuan Jenderal! Saya ingin bertanya, kalau boleh tahu siapa wanita yang datang bersama dengan Tuan Jenderal? Wanita itu cantik sekali, apakah wanita itu adalah Istri Tuan Jenderal?" tanya Sang Pemilik Restoran merasa ingin tahu siapakah wanita yang datang bersama dengan Evan tersebut.


"Bukan! Wanita itu bukan Istri Saya! Tuan jangan bicara semabarangan! Jika Istri saya mendengar hal ini, Saya takut Istri saya akan menjadi marah!" kata Evan menegur Sang Pemilik Restoran.


Mendengar perkataan Evan, seketika membuat Sang Pemilik Restoran merasa terkejut dan segera menutup mulutnya dengan rapat.


"Sudahlah, aku ingin naik ke atas dan menemani wanita itu lagi! Jika misalnya sekelompok orang sombong yang tadi datang lagi, maka biarkan mereka masuk dan naik ke lantai dua untuk berjumpa denganku!" kata Evan mengingatkan Sang Pemilik Restoran.


"Baik Tuan Jenderal!" kata Sang Pemilik Restoran menuruti perkataan Evan.


Kemudian Evan pergi dan naik ke lantai dua restoran untuk menemani Gu Mei kembali. Sesampainya Evan dilantai dua, tampak Gu Mei yang telah selesai makan.


Terlihat meja makan yang hanya tersisa tumpukan piring kotor dan beberapa sisa makanan Gu Mei.


"Kamu sudah selesai makan? kenapa cepat sekali?" ujar Evan merasa terkejut dan heran melihat kecepatan makan Gu Mei.


"Aku tidak cepat, tetapi kamu saja yang terlalu lama berada dibawah!" ujar Gu Mei.


"Aahh? Masa? perasaan aku cuman sebentar, kamu saja yang makannya terlalu cepat, atau bisa jadi kamu makannya tidak dikunyah!" kata Evan meledek sambil tersenyum jahil pada Gu Mei.


"Kamu sangat menyebalkan!" kata Gu Mei merasa kesal dan sebal kepada Evan yang terus meledek dirinya.


"Hahaha...., aku hanya sedang bercanda!" kata Evan merasa senang melihat Gu Mei yang tampak telah membuang beban berat yang ada didalam pikirannya.

__ADS_1


"Tadi dilantai bawah sebenarnya apa yang sedang terjadi? Kenapa sampai ribut sekali?" tanya Gu Mei merasa penasaran.


"Hanya sekelompok orang yang datang mengacau, aku sudah membereskannya! Tetapi sebentar lagi sekelompok pengacau itu mungkin akan datang kembali ke restoran ini, untuk membalas dendam kepadaku!" kata Evan kepada Gu Mei.


Namun baru saja Evan membicarakan mereka, kemudian Sang Tuan Muda yang sebelumnya ditampar oleh Evan dan sekelompok orang yang mengikutinya, datang kembali ke restoran tersebut untuk membalas dendam kepada Evan. Dan kali ini Sang Tuan Muda tersebut datang dengan membawa seorang Pria Paruh Baya disampingnya. Pria Paruh baya tersebut bernama Tuan Dong dan merupakan petarung Tingkat Jenderal Level Tiga.


"Hoho..., sepertinya mereka sudah datang!" kata Evan menyadari ada sekelompok orang yang sedang menaiki tangga menuju ke lantai dua restoran.


Tak lama kemudian sekelompok orang tersebut, akhirnya sampai dilantai dua restoran dan berjalan menghampiri Evan. Sementara itu Evan yang mengetahui kedatangan sekelompok tersebut hanya tersenyum dan tetap duduk, tanpa berbalik badan dan tetap membelakangi mereka.


"Tuan Muda, apakah anak muda itu yang telah mengusir kalian dari restoran ini? dan menampar wajah Tuan Muda?" tanya Tuan Dong kepada Sang Tuan Muda sombong.


"Benar Tuan Dong, pemuda ini yang telah menampar wajahku dan mengusir aku keluar dari restoran ini. Mohon Tuan Dong memberi pelajaran kepada Pemuda Pemuda tidak tahu diri ini, dan tunjukan martabat dan kekuatan Keluarga Dong!" kata Sang Tuan Muda sambil memberi hormat kepada Tuan Dong.


Akan tetapi sesaat kemudian, Sang Tuan Muda sombong seketika terpesona, saat melihat dibalik tubuh Evan ada Gu Mei sang gadis cantik yang sangat menawan.


"Baik Tuan Muda, Saya pasti akan melakukannya dengan baik untuk Tuan Muda!" kata Tuan Muda Dong dengan patuh menuruti perkaraan San Tuan Muda Sombong tersebut.


Sementara itu, Evan yang mendengar perkataan Sang Tuan Muda sombong tersebut yang sedang mengiginkan Gu Mei, seketika menjadi kesal dan langsung bangkit berdiri dari tempat duduknya.


Kemudian dari belakang Tuan Dong memegang dan menekan pundak Evan dengan satu tangannya.


"Hei anak muda! Aku sarankan agar kamu segera meminta maaf kepada Tuan Muda Keluarga Dong, dan berikan wanita yang sedang bersamamu ini kepada Tuan Muda kami! Jika kamu tidak mau melakukannya, maka jangan salahkan aku bertindak kasar kepada kamu!" kata Tuan Dong sambil mengeluarkan tekanan aura untuk menekan Evan.


"Sebelumnya aku sudah melepaskan kalian, dan membiarkan kalian untuk pergi dengan tubuh yang utuh, tetapi sekarang kalian datang lagi untuk mencari masalah denganku, bahkan menginginkan wanita yang sedang bersamaku! Kali aku jamin kalian bisa datang dengan tubuh yang utuh, tetapi tidak akan bisa kembali dengan tubuh yang utuh lagi!" kata Evan menggertak mereka semua dengan nada dingin yang sangat arogan.

__ADS_1


Mendengar gertakan Evan yang sangat arogan, seketika membuat mereka semua tersenyum dan tertawa untuk menertawakan Evan.


"Hahaha..., dasar anak muda tidak tahu diri, kamu pikir kamu itu siapa? berani sekali menggertak kami!" kata Tuan Dong kepada Evan yang sedang membelakanginya.


"Tuan Dong adalah Pendekar Tingkat Jenderal Level Tiga yang sangat kuat dikeluarga kami, kamu tidak akan bisa keluar dengan tubuh yang utuh dari restoran ini! Sebelumnya aku sudah berbaik hati ingin melupakan masalah hari ini dengan kamu, tetapi aku tidak menyangka kamu akan berani menggertak kami. Hari ini aku pastikan kamu akan hancur, sedangkan wanita yang sedang bersamamu akan menjadi milikku! " kata Sang Tuan Muda Sombong kepada Evan yang masih tetap diam.


Setelah membiarkan sekelompok orang tersebut berbicara dengan sombong sampai selesai, kemudian Evan yang sudah merasa kesal akhirnya berbalik badan.


"Keluarga Dong di kota Yinzhou bukan? Malam ini aku akan datang berkunjung kesana!" kata Evan sambil menoleh dan berbalik badan kepada mereka semua yang berada dibelakangnya.


Tuan Dong yang pernah sekali melihat wajah Sang Jenderal Besar Penguasa Nanzhou, seketika langsung mengenali Evan hanya dengan sekali melihat wajah Evan.


Setelah melihat wajah Evan, seketika keringat dingin mengucur dari seluruh tubuh Tuan Dong yang sedang gemetar ketakutan. Kemudian Tuan Dong yang sudah benar-benar ketakutan langsung terduduk lemas dan berlutut dihadapan Evan.


Melihat Tuan Dong yang tiba-tiba terduduk lemas dan berlutut dihadapan Evan dengan tubuh yang gemetar ketakutan, seketika membuat heran dan terkejut Sang Tuan Muda Sombong dan sekelompok orang yang mengikutinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


......................


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2