KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 453 : Hancurnya Pasukan Iblis


__ADS_3

"Karena kalian sudah tidak berguna lagi, sekarang kalian matilah dengan tenang!" ucap Evan berbalik badan meninggalkan Pasukan Iblis yang masih berlutut di tanah.


"Kalian, bunuh mereka semua!" lanjut Evan memberi perintah kepada Pasukan Gagak Malam.


Kemudian tanpa menunggu lagi, Pasukan Gagak Malam langsung melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Evan. Mereka membantai dan menghabisi Pasukan Iblis yang masih dalam kondisi tertekan oleh Kekuatan Jiwa milik Evan. Mereka melakukannya dengan sangat cepat, hingga bau amis darah tidak sempat menyebar dan tercium oleh siapapun yang ada didalam Hutan.


Setelah selesai menghabisi seribu Pasukan Iblis tersebut, Evan pun segera menggunakan Jimat Pengirim Informasi yang ia dapatkan untuk memberi Informasi palsu kepada Pemimpin Pasukan Iblis.


"Lapor Jenderal, Pasukan musuh telah selesai dibereskan. Mereka berjumlah dua ratus orang dan Semuannya telah kami bunuh. Kami juga mendapatkan Informasi, kalau Pasukan Besar musuh ada di Pedalaman hutan!" kata Evan melalui Jimat Pengirim Informasi.


Setelah Evan berkata seperti itu, kemudian Jimat Pengirim Informasi pun langsung terbakar hingga habis.


Sedangkan disisi lainnya, Jimat Penerima Informasi yang dipegang oleh Sang Jenderal, tampak terbakar sembari menyampaikan Informasi yang dikirimkan oleh Evan.


"Bagus sekali!" ucap Sang Jenderal Iblis penuh kepuasan.


"Seluruh Pasukan, dengarkan Perintah ku! Semuanya masuk ke dalam Hutan, musuh ada disana, kita bunuh mereka semua!" seru Sang Jenderal Iblis memberi aba-aba kepada seluruh Pasukan nya.


Dengan sorakan penuh semangat, kemudian Sang Jenderal Iblis memimpin seluruh Pasukannya untuk bergerak masuk ke dalam Hutan.


Sementara itu disisi lain jauh di Pedalaman hutan, tampak Evan dan Pasukan Gagak Malam yang sedang memata-matai Pergerakan Pasukan Iblis.


Evan tampak tersenyum saat melihat Pasukan Iblis benar-benar tertipu dan terjebak untuk masuk ke dalam Hutan.


Rencana Evan, kini benar-benar telah berhasil. Melihat Pasukan Iblis telah bergerak masuk ke dalam Hutan, maka Evan pun memerintahkan seluruh Pasukan Gagak Malam untuk mundur dan meninggalkan lokasi (wilayah Hutan yang akan mereka ledakan).


"Pasukan Musuh telah bergerak, seluruh Pasukan segera mundur dan tinggalkan lokasi!" perintah Evan kepada seluruh Pasukan Gagak Malam.


Kemudian Evan dan seluruh Pasukan Gagak Malam pun bergerak mundur dan meninggalkan lokasi mereka.


Hingga sesaat kemudian, Evan dan Pasukan Gagak Malam telah sampai dan berkumpul kembali dengan Pasukan Utama, yaitu Pasukan Besar Siluman.


Di sana atau lebih tepatnya di tengah-tengah Pasukan Besar, Evan bertemu dengan Qiu Shen yang sedang bersama dengan Ratu Yue Xian Ling.

__ADS_1


Melihat Evan dan Pasukan Gagak Malam telah kembali, Ratu Yue Xian Ling pun mencoba bertanya kepada Evan.


"Sebenarnya, apa yang kalian lakukan di depan sana, mengapa sangat lama? Dan mengapa kamu menyuruh aku dan seluruh Pasukan ku untuk tetap diam dan menunggu disini?"


"Kami hanya melakukan tugas kami sebagai Pemimpin Pasukan garis depan. Dan mengapa aku menyuruh kalian untuk menunggu disini, yaitu karena saat itu keberadaan kalian sama sekali tidak butuhkan!"


Mendengar jawaban itu, Ratu Yue Xian Ling seketika merasa kesal.


"Apa maksudmu kami tidak berguna?"


"Aku tidak berkata seperti itu, tapi memang benar, kalau saat itu keberadaan kalian sama sekali tidak dibutuhkan!" kata Evan mengulang kalimatnya.


Ratu Yue Xian Ling tampak menjadi semakin kesal saat mendengar hal itu.


"Sudahlah Ratu, kamu jangan pasang tampang marah seperti itu. Sekarang yang lebih penting adalah, kita harus fokus untuk menghadapi Pasukan Besar musuh!" kata Evan kepada Ratu Yue Xian Ling.


"Dasar Nenek Tua! Sudah setua ini, tapi sifatnya masih sama seperti anak-anak!" ucap Evan dalam hatinya.


Beberapa saat kemudian, tampak Evan dan Ratu Yue Xian Ling beserta seluruh Pasukan mereka, kini telah berada di pinggir Hutan yang akan segera diledakkan.


"Hei Manusia Licik, Sebenarnya apa yang sedang ingin kau lakukan, Mengapa kita semua harus menunggu lagi disini?" tanya Ratu Yue Xian Ling.


"Mengapa kamu terus saja bertanya?" ujar Evan merasa jengkel.


"Jadi, apakah maksud kamu aku tidak boleh bertanya?"


"Bukan tidak boleh, tetapi kamu telah bertanya terlalu banyak. Aku ingin, agar semuanya diam, tunggulah aba-aba dariku. Dan biarkan aku memimpin Pertempuran ini. Aku berjanji tidak akan membuat Pertempuran ini merugikan kita!" kata Evan dengan tegas.


Mendengar itu, Ratu Yue Xian Ling merasa sangat kesal dan geram, namun tidak bisa berkata-kata.


Setelah itu, Evan menutup kedua matanya dan menyatukan kedua telapak tangannya dengan perlahan.


Kemudian Kekuatan Jiwa milik Evan menyebar dan masuk ke Pedalaman hutan yang telah dipasang banyak sekali Jimat Peledak. Jauh di Pedalaman hutan, Evan melihat hampir dari seluruh Pasukan Iblis telah masuk ke dalam Hutan yang dipenuhi Jimat Peledak.

__ADS_1


Sementara itu di Pedalaman hutan tempat seluruh Pasukan Iblis berada. Tampak Sang Jenderal Iblis yang mulai merasakan keanehan yang ada di dalam Hutan tersebut.


"Kemana seribu Prajurit tadi? Mengapa mereka tidak kembali berkumpul dengan Pasukan Utama? Sebenarnya dimana Pasukan Besar Musuh yang mereka katakan? Dan semenjak kami masuk ke dalam Hutan ini, aku merasa ada yang aneh pada Hutan ini. Seperti ada hawa membunuh yang sedang mengintai kami setiap waktu!" batin Sang Jenderal Iblis yang sedang menunggang kudanya.


Pada saat Sang Jenderal Iblis berada di barisan paling depan untuk memimpin seluruh Pasukannya, tiba-tiba Sang Jenderal Iblis terkejut saat melihat ada satu Kertas Jimat Peledak yang setengah terlepas dari salah satu batang pohon.


"Seluruh Pasukan, Terbang ke Langit!" teriak Sang Jenderal Iblis dengan lantang dan kuat.


"Kena kalian!" ucap Evan secara bersamaan diseberang sana.


..."LEDAKKAN!!" ...


Seketika ribuan ledakan beruntun dari Kertas Jimat Peledak menghancurkan sebagian Hutan dan melenyapkan 90% Pasukan Iblis yang ada.


Gelombang angin panas dari ledakan berhembus kencang ke seluruh wilayah sekitarnya. Bahkan Evan, Ratu Yue Xian Ling dan seluruh Pasukan mereka, juga terkena efek gelombang angin panas tersebut.


Sesaat kemudian ledakan beruntun pun berhenti, namun seluruh wilayah Hutan yang menjadi lokasi ledakan telah hancur dan porak poranda.


Yang terlihat dan tersisa di dalam Hutan, kini hanyalah batang-batang pohon yang hangus dan hancur, juga gundukan-gundukan tanah yang sangat kacau.


"Astaga, ini lebih mengerikan daripada saat di Padang pasir waktu itu!" kata Qiu Shen sembari menurunkan lengan yang menutupi wajahnya.


Disekitar Qiu Shen, tampak Evan, Ratu Yue Xian Ling dan beberapa orang lainnya yang berada di barisan paling depan. Mereka semua tampak sangat terkejut melihat apa yang terjadi dihadapan mereka sekarang ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


...****************...


****************


__ADS_2