
kemudian evan mulai berkultivasi, dia duduk bersila didasar kawah "sangat nyaman, jadi ini sumber kekuatan dari tiga menara pagoda dosa?.
evan kemudian sedikit berfikir dan khawatir "semua ini adalah sumber kekuatan menara pagoda dosa, jika aku menyerap semuannya. maka menara pagoda yang ada disekte matahari merah akan kehilangan kemampuannya, benar bukan?" tanya evan kepada para elemen
"itu pasti, tapi setelah beberapa tahun kawah ini pasti akan terisi kembali dan kemampuan menara pagoda dosa akan kembali. jadi kau jangan terlalu khawatir dan memikirkannya" jawab api untu mengurangi kekhawatiran evan
tapi walaupun begitu evan tetap merasa cemas, karena jika evan tetap menyerapnya, itu akan menghambat perkembangan semua murid yang ada disekte matahari merah. jadi evan mengambil keputusan kalau dia hanya akan menyerap setengahnya saja "aku sudah memutuskan kalau aku hanya akan menyerap setengah dari yang ada"
para elemen yang mendengar ucapan tersebut kagum terhadap evan yang tidak serakah. dan masih memperdulikan orang lain, padahal dia juga sangat membutuhkannya. "ya sudah, kami kali ini tidak akan protes lagi" ucap para elemen. evan yang mendengar ucapan para elemen mengangguk senang
kemudian evan mulai berkultivasi dengan menyerap lava kawah gunung api penyucian
...****************...
...****************...
tiga bulan kemudian.......
banyak orang orang yang sedang menunggu kepulangan evan
...****************...
__ADS_1
dikediaman kakek jing
Ririn yang sedang menemani cao cao berlatih, sedang melamun memikirkan evan "Evan, ini sudah tiga bulan. sekarang bagaimana keadaanmu?" gumam ririn.
cao cao yang melihat ririn terlihat sedih, menghentikan latihannya dan menghampiri ririn "kakak lagi memikirkan kak evan yah?, kak ririn tenang saja, kak evan pasti baik-baik saja" ucap cao cao mencoba menghibur ririn
ririn yang mendengar itu membantah cao cao kalau dia lagi memikirkan evan "tidak kok, kakak tidak sedang memikirkan apa apa" ucap ririn
"hmmm benarkah?" tanya cao cao yang tidak percaya
"benar" ucap ririn sambil menganggukan kepalanya dengan pelan. namun cao cao tetap tidak percaya kepada apa yang dikatakan oleh ririn "terus kenapa kakak terlihat sedih?".
ririn yang mendengar pertanyaan cao cao terus menerus menjadi malu dan juga jengkel "cao cao, kalau kamu masih menannyakan hal itu lagi aku akan menghukum kamu. cepat sana lanjutkan latihannmu!" ucap ririn memerintahkan cao cao
...****************...
"hei, kira kira evan sedang melakukan apa yah!" tanya shan kepada chen yang sedang berlatih jurus pedang
"dia pasti juga sedang meningkatkan kultivasinya seperti yang dia katakan sebelumnya!" ucap chen sambil berlatih jurus pedang
"yah kakak, benar apa yang dikatakan chen, evan pasti baik baik saja dan sedang meningkatkan kultivasinya. ingat apa yang dikatakan evan?, kita harus memberinya kejutan dengan peningkatan kita saat dia keluar" ucap yun menyemangati kakaknya
__ADS_1
shan menjadi bersemangat setelah mendengar ucapan adiknya "yah, kita harus membuatnya terkejut. kita tidak boleh kalah darinya!" ucap shan sembari mengepal tangannya
...****************...
disisi lain, di asrama wanita murid bagian dalam. reya yang telah menembus tingkat ahli silat level bangun dari kultivasinya
"sudah tiga bulan, evan bersiap-siaplah untuk mati ditanganku diatas arena dua bulan lagi?" ucap reya penuh kebencian
...****************...
kembali ke gunung api penyucian, mereka yang berada diatas kawah melihat lava yang ada dikawah hanya tinggal setengah. mereka khawatir dan menunggu evan keluar
"bocah monster itu kenapa belum keluar juga?, ini sudah tiga bulan berlalu sejak dia masuk kedalam kawah. apa terjadi sesuatu padanya?" pria tua tersebut menunggu dengan khawatir
paman yang sebelumnya diselamatkan oleh evan juga ikut menunggu "anak muda lebih baik kau cepatlah keluar, semua orang sedang menunggumu untuk keluar" ucap pamam tersebut
wanita itu pun juga ikut menunggu evan dengan melihat kearah kawah
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
__ADS_1
...----------------...
......................