
Kemudian diperlihatkan juga para Tetua, Jenderal Ryu dan teman-teman Evan yang juga tampak terpojok. Namun mereka telah berhasil menyelamatkan para murid keluar dari pengepungan pembantaian tersebut.
Kini hanya tinggal mereka sendiri yang kesulitan untuk menyelamatkan diri sendiri, Elemen Kegelapan yang mempunyai firasat kalau Evan berada dalam bahaya kembali kedalam tubuh Evan.
Mereka terbagi menjadi dua kelompok, yang satu adalah kelompok yang mengawal para murid yaitu Tetua Long Qi, Tetua Luo Shanqi, Tetua So ling, kakek Jing, Sea Lin, Luo Bai, Tang chen, dan Qin Shan. Kelompok nerekaereka terkepung oleh jenderal Seng Ki dan Mo Xiqi dengan Jenderal-Jenderal veteran lainnya dan dua puluh ribu prajurit kerajaan Xiao.
Sedangkan Kelompok kedua yaitu ada Evan, Pemimpin Sekte, Jenderal Ryu dan Tetua Hang lin. yang dikepung oleh Jenderal Tong, Jenderal Lancer, Jenderal Lanxia, Jenderal Hundian dan TeTua Mo ling dan Tetua Mo Wu Zhang juga beserta 80.000 prajurit yang mereka bawa.
Kelompok Evan yang terpojok kembali berkumpul dan membentuk sebuah lingkaran, mereka dikelilingi oleh begitu banyak musuh. Evan dan yang lainnya sangat terlihat kelelahan dengan nafas yang tidak beraturan.
"Hahahaha!, akhirnya kalian menjumpai ajal kalian.." ucap Jenderal Lancer menertawai Evan dan yang lainnya yang telah terkepung.
"Kalian sudah membuatku kehilangan tanganku, kalian harus membayarnya dengan nyawa kalian!" Ucap Jenderal Tong merasa kesal dan geram sembari memegang lengannya yang buntung.
"Ternyata kalian cukup merepotkan juga, tetapi kali ini kalian akan mati disini!" ucap Jenderal Lanxia.
"Sebaiknya kita segera membunuh mereka, dari pada nanti mereka memiliki rencana tersembunyi!" ucap Jenderal Hundian yang merasa waspada.
Disisi lain Evan, Para Tetua dan Jenderal Ryu saling berkomunikasi dengan menggunakan transformasi suara (telepati).
__ADS_1
"Evan, kau harus bisa kabur dan pergi dari sini, kami akan mengulur waktu untukmu!." kata Pemimpin Sekte kepada Evan.
"Aku tidak akan pergi, kita pasti bisa keluar dari sini bersama-sama!" saut Evan menolak untuk pergi
"Kau memang orang yang baik, tapi kami pasti akan jadi bebanmu, kamu harus pergi dari sini hidup-hidup, kami tidak ingin jadi beban kamu!" kata Tetua Hang Lin kepada Evan.
"Yah.. kami orang-orang tua ini tak ingin menjadi beban untuk anak muda sepertimu , masa depanmu masih panjang dan tak terbatas kami tak ingin menghalangi masa depanmu yang cerah itu." ucap Jenderal Ryu.
"Benar, kau masih memiliki masa depan yang panjang, jadi kami berharap kau bisa mengembalikan kejayaan sekte matahari merah kedepannya!" pinta Kepala Sekte. kepada Evan.
"Aku ingin minta tolong padamu untuk menjaga Sea lin dengan baik." pinta Tetua Hang Lin kepada Evan.
"Uaah aku juga ingin minta tolong padamu untuk menjaga dan melindungi Reya kedepannya." pinta Jenderal Ryu kepada Evan.
"Kau harus berjanji kepada kami, Evan!."
"kami mengandalkanmu, Evan."
"Kamu Harus Membalaskan Dendam Ini !!"
__ADS_1
Mereka mendesak Evan untuk pergi, Evan yang mendengar itu hanya menangis sedih dengan terisak, Evan menggenggam pedangnya dengan erat.
"Aku Berjanji Pasti Akan Membalaskan Dendam Ini Seribu Kali Lipat Kepada Mereka !!" ucap Evan dengan geram dan penuh amarah sambil mengeluarkan air mata
"Bagus...., ini adalah cincin ruang penyimpanan milikku dan token kepala sekte matahari merah, dengan ini kau akan resmi menjadi pemimpin sekte matahari merah, juga token ini adalah kunci untuk masuk ke semua tempat yang ada di sekte matahari merah, jadi dengan token ini kau akan bisa memasuki semua tempat yang ada didalam sekte!" tetua kepala sekte memberikan cincin ruang miliknya dan memberikan hak posisi kepemimpinan sekte kepada Evan.
"Ini juga cincin ruang penyimpananku, ini memang tidak seberapa tapi mungkin kau akan memerlukannya nantinya." Tetua Hang lin juga ikut memberikan cincin ruangnya kepada Evan
"ini cincin ruang penyimpanan milikku juga, dan ini ada sebuah surat, aku ingin agar kau memberikan surat ini kepada Kaisar Gu dikerajaan Gu, katakan kalau ini surat dariku, dan kau adalah orang kepercayaanku!" Jenderal Ryu juga tidak mau kalah dan ikut memberikan cincin ruang penyimpanan miliknya kepada evan dan juga sebuah surat misterius.
Evan menerima semuannya dengan senang hati dan berjanji akan menggunakannya dengan baik, dan menepati semua janji dan memenuhi permintaan dari para Tetua dan Jenderal Ryu.
"Terima kasih atas pemberian dari para Tetua dan Jenderal Ryu, aku berjanji aku pasti akan melakukan semua yang kalian minta dengan baik!." kata Evan bertekad dan berjanji.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
__ADS_1
......................
......................