
kemudian datang seseorang yang ditugaskan untuk menjemput evan keluar.
"teman teman, tunggu aku, aku pasti akan mengeluarkan kalian dari sini, dan kita akan membalas semua perbuatan orang orang jahat itu!" ucap evan kepada mereka yang ada disitu
"yah kau jaga diri baik baiklah" ucap si pria tua
"yah kalian juga yah, hei gadis galak aku belum tau siapa namamu" tanya evan pada wanita itu
"kalau kau berhasil mengeluarkan aku dari sini, aku akan memberitahukan namaku padamu!" jawab si wanita memberi syarat
...****************...
setelah keluar evan dikejutkan oleh teman temannya yang sengaja datang menjemputnya
"Evaan!" seru mereka dengan wajah yang berseri seri.
"kalian datang menjemputku?" tanya evan kepada mereka
"yah, kami sengaja datang menjemputmu" jawab shan
"evan bagaimana keadaanmu?, kau baik sajakan sejak berada didalam?" tanya yun
__ADS_1
"yah kau baik baik saja kan?, kalau kau mati aku tidak akan sempat pamer padamu kalau aku sudah berada ditingkat guru level dua!" ucap chen dengan sombong
"aku baik baik saja, karna kau telah naik ketingkat guru dan aku juga telah keluar, ayo kita rayakan hari baik ini!, tapi sebelum itu aku ingin kembali ke kediaman kakek jing untuk memberitahu mereka juga kabar baik ini" ucap evan
"baiklah kami juga ikut kalau begitu"
...****************...
singkat cerita mereka telah sampai dikediaman kakek jing. evan yang melihat cao cao berlatih, memanggilnya, cao cao yang mendengar suara evan langsung berlari mendatangi evan dan memeluk evan
"kakak!, kakak akhirnya kembali pulang. kami sangat mencemaskanmu" ucap cao cao dengan penuh kerinduan. evan yang melihat cao cao bertingkah seperti itu langsung mengusap kepala cao cao dengan lembut "aku juga merindukan kalian. kak ririn kemana, dia baik baik sajakan selama ini?" tanya evan
"kak ririn baik baik saja, mungkin sekarang dia sedang membuat syal dikamarnya" jawab cao cao
"okey"
kemudian evan pergi kekamar ririn untuk menemuinya, dan benar ririn sedang membuat sebuah syal. evan memerhatikan ririn dari belakang dengan senyuman. "Ririn" ucap evan memanggil ririn
ririn yang mendengar suara evan terkejut dan tidak sengaja menusuk jari telunjuknya dengan jarum. evan yang melihat itu langsung bergegas menghampiri ririn, dan dia langsung memasukan ujung jari telunjuk ririn kemulutnya
"apa masih sakit?" tanya evan dengan lembut
__ADS_1
Ririn yang benar benar melihat evan yang selalu dirindukan berada dihadapannya, tak tahan menahan tangis "kenapa kau pergi lama sekali?" ucap ririn protes dengan sedih
"Maaf yah sudah membuatmu menunggu lama. bagaimana apakah sudah tidak sakit lagi?" tanya evan sambil mengeluarkan ujung jarinya ririn dari mulutnya. ririn mengangguk pelan dan berhenti menangis, evan tersenyum melihat ririn yang sudah tidak menangis lagi
"oh yah, kenapa kamu membuat syal?. apakah untukku?" tanya evan
"Yah, ini memang aku buat khusus untukmu" jawab ririn
"untukku?" tanya evan dengan penuh keheranan
"iyah, karena lusa adalah hari ulang tahunmu. jadi aku ingin memberimu hadiah, dan karena sebentar lagi adalah musim dingin jadi aku ingin memberi hadiah syal" jawab ririn
"Kenapa kamu bisa tahu kalau lusa adalah hari ulang tahunku?" tanya evan
"kamu adalah orang yang terkenal, jadi tidak mungkin bagiku kalau aku tidak tahu bukan?" jawab ririn dengan mudah
evan tidak menyangka bahwa ririn ingat dan ingin merayakan hari ulang tahunnya, yang dia sendiri lupakan. hal itu membuat evan sangat bahagia
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
__ADS_1
...----------------...
......................