KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 264 : Rencana Perang Dan Membuat Kertas Jimat Peledak


__ADS_3

Singkat cerita di markas militer.


Tampak Evan telah berkumpul dengan semua teman-teman Prianya, kecuali Luo Bai yang telah pergi ke kota Hao untuk melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Evan.


Tampak teman-teman Evan yang hadir didalam rapat rata-rata telah mencapai tingkat Jenderal Level Enam ke atas.


Wolf berada di Tingkat Jenderal Level Delapan.


Paman Qian Ji berada di Tingkat Kaisar Level Satu.


Tang Chen berada di Tingkat Jenderal Level Tujuh.


Qin Shan berada di Tingkat Jenderal Level Enam.


Ray Qi berada di Tingkat Jenderal Level Delapan.


Sea Lin berada di Tingkat Kaisar Level Satu.


Yu Zhong berada di Tingkat Kaisar Level Satu.


...****************...


Kemudian dengan peta di atas meja Evan pun memulai rapatnya.


"Semuannya pasti sudah tahu mengapa aku memanggil kalian kemari untuk rapat!, besok kita akan memulai perang dengan merebut tiga kota terdekat dari tangan Kerajaan Mo, yaitu Kota Wen, Kota Tian Wu, dan Kota Tian Wei!"


"Wolf dan Tang Chen akan memimpin 50 ribu prajurit untuk menyerang dan merebut Kota Wen!" ujar Evan kepada Wolf dan Tang Chen sambil menunjuk letak kota Wen yang ada dipeta.


"Ray Qi dan Sea Lin akan memimpin 50 prajurit untuk menyerang dan merebut kota Tian Wu" ujar Evan kepada Ray Qi dan Sea Lin sambil menunjuk letak kota Tian Wu yang ada dipeta.


"Sedangkan Paman Qian Ji dan Qin Shan akan memimpin 20 Prajurit lainnya untuk tetap berjaga di Nanzhou, sambil menunggu Luo Bai dan pasukan lainnya sampai kembali ke Nanzhou!" ujar Evan kepada Paman Qian Ji dan Qin Shan.

__ADS_1


"Semuannya paham?" tanya Evan kepada teman-temannya yang sedari tadi mendengarkan penjelasan Evan.


"Kami Paham, tetapi tadi kamu bilang kita akan merebut tiga kota Kerajaan Mo, yaitu kota Wen, Kota Tian Wu dan Kota Tian Wei. Aku dan Sea Lin merebut kota Tian Wu, Wolf dan Tang Chen merebut Kota Wen, tetapi bagaimana dengan kota Tian Wei?, apakah kamu dan Yu Zhong yang akan menyerang kesana?, tetapi seluruh pasukan sudah kamu bagikan ke kami semua, jika tidak ada prajurit bagaimana kamu dan Yu Zhong akan merebut kota Tian Wei?" tanya Ray Qi merasa heran dan bingung sambil menunjuk ke letak kota Tian Wei yang ada di atas peta.


"Benar Kakak Besar, bagaimana kamu akan merebut kota Tian Wei tanpa membawa pasukan?, itu akan sangat berbahaya!" kata Sea Lin merasa heran dan khawatir pada Evan.


Mendengar pertanyaan Ray Qi dan Sea Lin, Evan pun tersenyum dan tertawa kecil.


"Hehehe..., kalian tenang saja, jika hanya untuk merebut kota Tian Wei, aku hanya perlu membawa Yu Zhong dan 300 prajurit pasukan Gagak Malamnya!" kata Evan dengan percaya diri.


Mendengar itu teman-teman Evan pun sontak terkejut, tetapi melihat Evan yang begitu percaya diri, mereka pun mencoba percaya kepada Evan. Lagi pula kekuatan tempur Pasukan Gagak Malam memang tidak boleh disepelekan, karena Para Kultivator Kegelapan memang dikhususkan untuk melakukan pembantaian.


Karena Evan sudah selesai menjelaskan tugas dan misi masing-masing kepada teman-temannya, Evan pun membubarkan rapat.


"Baiklah, karena semuannya sudah mengerti tugas dan misi masing-masing, maka semuannya sudah boleh bubar dan mempersiapkan pasukan yang akan kalian bawa!' kecuali Qin Shan, kamu tetap disini, ada sesuatu yang ingin aku minta tolong padamu!" kata Evan sembari menoleh dan melihat ke Qin Shan.


Kemudian semuanya pun menuruti perintah Evan, mereka semua bubar dari rapat dan hanya menyisakan Evan dan Qin Shan didalam ruangan rapat.


"Evan, apa yang ingin kamu minta tolong padaku?" tanya Qin Shan.


"Kertas Jimat?, untuk apa kamu ingin mengumpulkan banyak kertas jimat?" tanya Qin Shan merasa heran dan penasaran.


"Aku ingin membuat sebuah jimat peledak untuk aku gunakan dalam berperang!" Jawab Evan.


"Kamu bisa membuat jimat peledak?" tanya Qin Shan merasa heran karena dia sama sekali belum pernah melihat Evan membuat bahkan memegang kertas jimat sekalipun.


"Aku baru ingin belajar!" jawab Evan yang seketika membuat Qin Shan merasa terkejut mendengarnya.


Singkat cerita sore hari disebuah ruangan di kediaman Jenderal, tampak Evan yang sedang duduk bersila dengan ribuan-belasan ribu jimat juga kuas dan tinta di atas meja yang ada dihadapannya.


Evan berbicara dan meminta bimbingan pada para Elemen yang ada didalam tubuhnya untuk membuat kertas jimat peledak.

__ADS_1


"Para Kakak Elemen, sebelumnya kalian mengatakan padaku ingin mengajari aku untuk membuat sebuah jimat peledak dengan kertas jimat, sekarang semua bahannya sudah ada dan lengkap, hanya perlu bimbingan dari kalian saja untuk aku membuatnya!" ujar Evan kepada para Elemen yang ada dalam tubuhnya.


"Baiklah kami akan mengajari kamu untuk membuat kertas jimat, tetapi sebelum itu kami akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai kertas jimat dan bagaimana membuat sebuah kertas jimat kepadamu" kata Elemen Kegelapan.


Kemudian Para Elemen pun menjelaskan apa-apa saja yang perlu diketahui mengenai kertas jimat kepada Evan.


"Kertas Jimat dibuat dengan menggambar (menulis) sebuah pola mantra di atas jimat kertas, pola mantra digambar dengan menyalurkan Energi Spiritual ke ujung kuas dan tinta, dan disetiap gerakan dalam menggambar adalah sebuah usaha yang akan menguras banyak energi spiritual dan energi jiwamu....." Kata Elemen Kegelapan yang mulai menjelaskan mengenai pola mantra pada kertas jimat dan bagaimana cara membuatnya kepada Evan.


Penjelasan dari Elemen Kegelapan berlangsung selama hampir satu jam lamanya kepada Evan, dan selama Elemen Kegelapan menjelaskan Evan pun mendengarkan dengan baik apa yang dijelaskan oleh Elemen Kegelapan.


Setelah Elemen Kegelapan menjelaskan semuannya kepada Evan, barulah Elemen Kegelapan dan para elemen lainnya mulai mengajari dan membimbing Evan untuk membuat kertas jimat peledak.


"Baiklah, aku sudah menjelaskan semuannya kepadamu, sekarang ayo kita mulai membuat kertas jimat peledak!" kata Elemen Kegelapan kepada Evan.


Mendengar itu Evan pun tampak bersemangat untuk memulai belajar membuat pola mantra kertas jimat peledak.


Kertas Jimat dibedakan menjadi 10 tingkatan sesuai dengan kualitasnnya, semakin tinggi tingkatan kertas jimat tersebut maka semakin berkualitas, berharga, dan langka kertas jimat tersebut.


Karena keterlangkaan tersebut, kini kertas jimat yang hanya dimiliki oleh Evan adalah kertas jimat tingkat satu dan dua, juga pulahan kertas jimat tingkat tiga.


Untuk menghindari pemborosan, Evan pun memulai membuat pola mantra dengan kertas jimat tingkat satu.


Beberapa percobaan pertama Evan tampak kesulitan dan gagal, namun setelah beberapa kali mencoba dan berkat ajaran dan bimbingan dari para Elemen, Evan pun tampak mulai bisa dan terbiasa.


Evan terus membuat kertas jimat peledak hingga sampai larut malam tanpa ada istirahat sama sekali.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...

__ADS_1


......................


......................


__ADS_2