
Dua hari kemudian di pagi hari, tampak markas militer kota Yunzhou yang hancur telah mulai diperbaiki dan dibangun lagi, sedangkan itu tampak Sea Lin yang masuk kedalan satu tenda, terlihat didalam tenda tersebut ada Tang Chen yang sedang menjaga Evan yang sedang terbaring pingsan di atas tempat tidur.
"Tang Chen, bagaimana dengan keadaan Kakak Besar?" tanya Sea Lin kepada Tang Chen yang sedang melipat kedua tangannya.
"Proses penyembuhannya sangat luar biasa cepat, dia seperti memiliki kemampuan regenerasi, sekarang luka diseluruh tubuhnya telah sembuh. Tetapi tidak tahu kapan dia akan sadar!" kata Tang Chen menjawab dan menjelaskan kepada Sea Lin tentang keadaan Evan.
Mengetahui kalau Evan sudah baik-baik saja Sea Lin merasa senang.
"Baguslah jika Kakak Besar telah sembuh!" kata Sea Lin merasa senang namun sedikit merasa khawatir karena melihat Evan yang masih belum sadar.
Kemudian Tang Chen mengubah topik pembicaraan mereka, Tang Chen yang telah lama berada di Yunzhoun merasa penasaran dengan bagaimana keadaan Nanzhou dan persiapan perang mereka untuk menaklukan Kerajaan Mo.
"Sea Lin, saat ini bagaimana dengan persiapan perang kita untuk berperang melawan Kerajaan Mo?" tanya Tang Chen merasa penasaran.
"Saat ini semua persiapan perang kita telah benar-benar siap, kita sudah bisa pergi menaklukan Kerajaan Mo kapan pun. Tetapi melihat kondisi Kakak Besar seperti kita harus mengundur hari lagi, kita perlu menunggu Kakak Besar sadar untuk memimpin Pasukan!" kata Sea Lin memberitahu Tang Chen.
Mendengar itu Tang Chen langsung menghela nafasnya.
"Haaiiss..., dasar Evan, disaat-saat penting begini malah ada saja terjadi masalah padanya, sungguh merepotkan semua orang, gara-gara kondisi dia yang seperti kita jadi mengundur waktu untuk menaklukan Kerajaan Mo!" kata Tang Chen merasa jengkel dengan Evan.
"Jaga perkataanmu, atau aku akan merobek mulutmu, kita hanya perlu menunggu beberapa hari lagi, aku yakin Kakak Besar pasti akan segera sadar, kita hanya perlu mengundur waktu penyerangan beberapa hari saja, itu bukanlah masalah!" kata Sea Lin menegaskan kepada Tang Chen.
"Tidak perlu diundur lagi!, secepatnya kita akan segera berangkat berperang!" kata Evan yang tiba-tiba terbangun dari pingsannya.
Melihat Evan sudah terbangun dari pingsan, seketika Sea Lin dan Tang Chen merasa terkejut dan sangat senang.
"Kakak Besar-Evan!" kata Sea Lin dan Tang Chen dengan cepat langsung menoleh ke arah Evan yang sedang bangkit duduk di atas tempat tidur.
__ADS_1
"Kakak Besar, akhirnya kamu bangun juga, kami semua sangat mengkhawatirkan keadaan kamu!" kata Sea Lin merasa sangat senang melihat Evan yang telah bangun dari pingsannya.
"Tentu saja aku harus segera bangun, jika tidak nanti takutnya ada orang yang terus mengataiku dari belakang!" ujar Evan sambil tersenyum menyeringai kepada Tang Chen.
"Cih!, siapa juga yang mengatai kamu dari belakang, dari depan aku juga berani, dasar menyusahkan!" kata Tang Chen tanpa takut berkata pada Evan.
"Oooh menyusahkan kah?, kalau begitu kamu tidak usah ikut denganku ke Kerajaan Li bulan depan, mungkin nanti aku akan merekomendasikan Pria tampan untuk menikah dengan Yuna Li!" kata Evan memberi ancaman sambil tersenyum kepada Tang Chen.
"Bajingan!, beraninya main ancam!" kata Tang Chen merasa sangat kesal kepada Evan, sedangkan Sea Lin yang melihat pertengkaran mereka berdua merasa senang dan tersenyum bahagia.
"Baiklah Kakak Besar, kami tidak akan mengganggu kamu lagi, Kakak Besar beristirahatlah untuk memulihkan tenagamu, jika Kakak Besar perlu sesuatu panggil saja kami berdua atau prajurit yang ada didekat sini!" ujar Sea Lin kepada Evan.
Karena Evan baru bangun dari pingsan dan masih perlu istirahat, Sea Lin dan Tang Chen pun keluar dari tenda dan pergi meninggalkan Evan sendirian didalam tenda.
Setelah Sea Lin dan Tang Chen pergi meninggalkan tenda, Evan yang baru bangun dari pingsan masih merasa penasaran dengan apa yang terjadi pada tubuhnya.
Setelah memeriksa tubuhnya, Evan merasakan bahwa dirinya tidak hanya telah membangkitkan Jiwa Petarungnya dan naik ke Tingkat Kaisar Emperor Level satu, tetapi Evan juga merasakan bahwa energi bintang yang ada didalam tubuhnya telah hilang.
"Akhirnya setelah sekian lama aku bisa berhubungan dengan orang-orang disekitarku dengan normal!" kata Evan merasa sangat senang dan gembira.
Kemudian Evan bangun dari tempat tidurnya dan berjalan keluar dari tenda, setelah keluar dari tenda Evan melihat banyak para prajurit yang sedang memperbaiki markas militer kota Yunzhou yang hancur karena ledakan dari tubuh Evan.
Evan menghela nafas mengetahui kalau semua kekacauan tersebut disebabkan olehnya.
"Haaahh...., semua kekacauan ini pasti disebabkan olehku!" kata Evan menhela nafas rasa bersalah.
Pada hari pertama setelah Evan bangun dari pingsan, Evan mengurus masalah yang terjadi di Markas Militer Kota Yunzhou yang sebelumnya dihancurkan olehnya.
__ADS_1
Evan dan Para Prajuritnya membersihkan puing-puing batu dan bangunan yang hancur disekitar markas militer, membangun tenda-tenda darurat, memberi pengobatan kepada Para Prajurit yang terluka dan banyak hal lainnya.
Pada hari kedua setelah Evan bangun dari pingsan, Evan mengurus dan membereskan semua masalah banjir yang terjadi akibat bendungan yang rusak akibat penyerangan Pasukan Bangsa Iblis sebelumnya.
Karena Para Mayat yang mengapung diatas air telah dibersihkan pada saat Evan berkultivasi sebelumnya, kini pembersihan dan pembenahan pun menjadi semakin mudah.
Setelah Evan memperbaiki dan membersihkan bendungan air, maka air yang merendam sebagian kota Yunzhou berangsur-angsur surut.
Setelah air banjir surut, Evan dan para Prajuritnya serta para masyarakat beramai-ramai membersihkan seluruh daerah kota Yunzhou yang penuh dengan lumpur dan sampah-sampah.
Setelah semua masalah yang ada di Kota Yunzhou telah diselesaikan, maka Evan dan Sea Lin pun bersiap untuk pulang dan kembali ke Kota Yanzhou.
Tang Chen sangat ingin ikut pergi berperang untuk menaklukan Kerjaan Mu juga bersama dengan yang lainnya, namun Evan melarang Tang Chen untuk ikut pergi berperang, karena kewajiban Tang Chen saat ini adalah menjaga kota Yunzhou dari serangan Pasukan Bangsa Iblis.
"Apakah aku sungguh tidak bisa pergi berperang menaklukan Kerajaan Mo bersama kalian?, aku sangat bosan berada di kota Yunzhou sendirian!" ujar Tang Chen yang sangat ingin ikut berperang menaklukan kerajaan Mo bersama dengan Evan dan yang lainnya.
"Tidak bisa, tugas kamu sekarang adalah menjaga kota Yunzhou dari serangan Pasukan Bangsa Iblis, kamu harus tetap tinggal disini. Makanya kamu cepatlah lamar Yuna Li, setelah kalian menikah bawa dia kesini agar kamu tidak sendirian lagi, Hahaha..." ujar Evan menertawakan Tang Chen.
"Kamu!" kata Tang Chen merasa sangat kesal dan geram kepada Evan.
Kemudian Evan dan Sea Lin langsung terbang pergi meninggalkan Tang Chen dan kota Yunzhou, Evan dan Sea Lin terbang kembali menuju kota Yanzhou.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...****************...
__ADS_1
......................
......................