
Mendengar semua itu, seketika membuat Gu Mei merasa putus asa dan hilang harapan untuk melawan Wu Shen dan membalaskan dendam Ayahnya.
Kemudian Gu Mei dengan sangat putus asa langsung terduduk lemas dan menangis kembali.
"Huhuhu...., Ayah maafkan aku, aku tidak bisa membalaskan dendam Kaisar.., Kerajaan Gu semuannya sudah dikuasai oleh Para Pengkhianat!...." kata Gu Mei menangis tersedu-sedu.
"Tuan Putri tenang saja, sebenarnya kita masih memiliki kesempatan untuk membalaskan dendam Kaisar dan merebut kembali Kerajaan Gu dari tangan Wu Shen dan Para Sekutunya!" kata Hua Qing Qing.
"Bagaimana caranya?...., kamu cepat katakan padaku!" kata Gu Mei yang langsung memegang pundak Hua Qing Qing dengan berlinang air mata.
"Tuan Putri tenang dulu, biar aku katakan!" kata Hua Qing Qing sambil tersenyum mencoba menenangkan Gu Mei yang emosinya masih tidak stabil.
Kemudian Hua Qing Qing membantu Gu Mei untuk bamgkit berdiri. Setelah bangkit berdiri kemudian Gu Mei mencoba untuk menenangkan diri dan emosinya. Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Gu Mei berhenti menangis dan emosinya menjadi jauh lebih stabil dari pada sebelumnya.
Setelah Gu Mei berhasil menenangkan diri, kemudian Gu Mei bertanya kembali tentang kesempatan yang dikatakan oleh Hua Qing Qing sebelumnya, yaitu kesempatan untuk merebut kembali Kerajaan Gu dari tangan Panglima Wu Shen dan Para Sekutunya.
"Kamu katakan padaku, bagaimana caranya kita akan mengalahkan Panglima Wu Shen dan merebut kembali Kerajaan Gu dari tangannya?" tanya Gu Mei
"Baiklah, akan aku katakan. Sebenarnya tidak seluruh wilayah Kerajaan Gu telah dikuasai oleh Wu Shen dan Sekutunya, karena masih ada satu Wilayah yang belum dikuasai oleh Wu Shen dan Sekutunya!" kata Hua Qing Qing memberitahu Gu Mei.
"Satu Wilayah? Wilayah yang mana?" tanya Gu Mei merasa heran dan penasaran.
"Provinsi Nanzhou!" jawab Hua Qing Qing membuat Gu Mei seketika merasa terkejut.
"Provinsi Nanzhou!?, bukankah itu adalah Wilayah yang kekuasaannya dipegang oleh Evan?, maksudku Jenderal Li?" ujar Gu Mei.
__ADS_1
Melihat bahwa Gu Mei tahu kalau orang yang memimpin Provinsi Nanzhou adalah Evan atau Jenderal Besar Li, membuat Hua Qing Qing tersenyum senang dan mengganggukan kepalanya.
"Kalian terlalu banyak berharap, Walaupun Nanzhou bersedia membantu kita, tetapi Nanzhou tidak akan mungkin bisa mengalahkan Wu Shen dan merebut kembali Kerajaan Gu dari tangan Para Pengkhianat." kata Gu Mei yang tidak mengerti kondisi Nanzhou saat ini.
Mendengar perkataan Gu Mei, seketika membuat Hua Qing Qing dan Para Murid Sekte Gunung Abadi yang lainnya merasa heran dan bingung.
"Kenapa Putri Gu Mei berkata seperti itu?" tanya Hua Qing Qing yang merasa penasaran dengan alasan Gu Mei berkata, kalau Nanzhou tidak bisa mengalahkan Wu Shen dan merebut kembali Kerajaan Gu dari tangan para Pengkhianat.
"Karena mungkin Nanzhou saat ini masih dalam kesusahan. Apakah kalian kalian tidak tahu, kalau Nanzhou adalah wilayah termiskin yang dimilki oleh Kerajaan Gu? Nanzhou tidak hanya miskin, tetapi juga wilayah yang sering terjadi peperangan-peperangan besar antar Negara maupun Ras. Mungkin saja Nanzhou saat ini tidak hanya kesusahan, tetapi bisa saja kalau Nanzhou kini telah dikuasai oleh Kerajaan Mo atau Kerajaan Kai!" kata Gu Mei dengan ketidaktahuannya.
Melihat Gu Mei yang sama sekali tidak tahu tentang kondisi Nanzhou saat ini, membuat Hua Qing Qing dan Para Murid Sekte Gunung Abadi yang lainnya seketika langsung tertawa.
"Hahahaha......" tawa Hua Qing Qing dan Para Murid Sekte Gunung Abadi yang lainnya bersama-sama.
Gu Mei seketika merasa bingung dan heran melihat Hua Qing Qing dan Para Murid Sekte Gunung Abadi yang tiba-tiba tertawa.
"Hahaha.... maaf, apakah Tuan Putri sama sekali tidak tahu tentang kondisi Nanzhou saat ini?" ujar Hua Qing Qing bertanya pada Gu Mei.
Mendengar pertanyaan Hua Qing Qing, kemudian Gu Mei yang benar-benar tidak tahu tentang kondisi Nanzhou saat ini langsung menganggukan kepalanya.
"Hemmm..., pantas saja! baiklah, kalau begitu sekarang akan aku bekitahu pada Tuan Putri tentang kondisi Nanzhou saat ini!" kata Hua Qing Qing yang ingin memberitahu Gu Mei.
"Saat ini mungkin Provinsi Nanzhou adalah Wilayah terkuat yang dimliki oleh Kerajaan Gu. Walaupun saat ini Nanzhou belum bisa dikatakan sebagai Wilayah yang kaya, tetapi Nanzhou sudah bisa dikatakan sebagai Wilayah yang sejahtera dan tidak miskin lagi. Terakhir kali sekitar 50 hari yang lalu, Jenderal Besar Li Penguasa Nanzhou datang ke Sekte Gunung Abadi. Jenderal Besar Li datang untuk mencari Pasukan Bantuan untuk berperang menaklukan Kerajaan Mo. Akan tetapi 30 hari yang lalu saat kami (Pasukan Bantuan) ingin berangkat ke Nanzhou, kami malah diserang oleh Wu Shen dan Pasukan Besarnya. Namun kami yakin, walaupun tanpa adanya Pasukan bantuan dari Sekte Gunung Abadi, Nanzhou pasti dapat menaklukan Kerajaan Mo!" kata Hua Qing Qing dengan kagum memberitahukan semuannya tentang kondisi Nanzhou saat ini pada Gu Mei.
Mendengar semua cerita Hua Qing Qing yang sangat kagum pada Nanzhou, seketika membuat Gu Mei langsung tertegun.
__ADS_1
"Nanzhou sudah sehebat itukah?" ujar Gu Mei bertanya dengan tersenyum kagum pada cerita Hua Qing Qing.
"Yah, saat ini Nanzhou memang sangat hebat! mau itu Ekonomi, Pembanngunan atau pun Militer semuannya sangat hebat! ini semua berkat Jenderal Besar Li!" kata Hua Qing Qing dengan sangat kagumnya.
"Yah Evan memang sangat hebat! maksudku Jenderal Besar Li!" kata Gu Mei yang ikut tersenyum kagum.
"Belum ada tiga tahun, tetapi Evan sudah berhasil memakmurkan Provinsi Nanzhou, bahkan menaklukan Kerajaan Mo, sedangkan aku?......" batin Gu Mei dalam hatinya merasa sedih dan malu.
Kemudian ditengah rasa kagum semua orang pada Evan yang memerintah Nanzhou dengan sangat baik, Hua Qing Qing kembali membahas ke topik awal.
"Baiklah Tuan Putri, sekarang ayo kita pergi ke Nanzhou untuk meminta bantuan pada Jenderal Besar Li. Jika kita tidak pergi sekarang, takutnya para prajurit Panglima Wu Shen pasti akan menangkap kita. Aku yakin, Panglima Wu Shen pasti sudah mengirim sekelompok Prajurit untuk mengejar dan menangkap Tuan Putri!" ujar Hua Qing Qing.
"Kamu benar, Panglima Wu Shen pasti sudah mengirim sekelompok Prajurit untuk mengejar dan menangkapku. Mungkin sekelompok Prajurit itu sedang menuju kesini!" kata Gu Mei.
"Kalau Tuan Putri sudah tahu tunggu apa lagi, Ayo kita berangkat ke Nanzhou sekarang!" kata Hua Qing Qing kepada mereka semua.
Kemudian Gu Mei, Hua Qing Qing, Zhang Xiu dan Tai Ming serta Para Murid Sekte Gunung Abadi yang lainnya bersama-sama berangkat menuju Nanzhou.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
...****************...