
"Kalian semua buka semua jeruji besinya!" perintah Evan kepada Ruyin Li, Tang Chen dan satu orang Pria yang membawa jalan mereka.
Setelah jeruji besi dibuka, tampak para anak-anak itu hanya diam dengan tubuh gemetar ketakutan, para anak-anak itu berpikir bahwa saat ketika jeruji besi dibuka, maka akan ada beberapa anak kecil yang akan dibawa untuk diambil darahnya hingga beberapa anak kecil itu mati karena kehabisan darah.
Ketika Evan dan yang lainnya mendatangi dan menghampiri para anak-anak kecil tersebut, seketika wajah para anak-anak kecil langsung menjadi pucat karena ketakutan.
"Kalian jangan mendekat!" kata para anak-anak kecil tersebut dengan tubuh yang gemetar ketakutan.
Evan dan yang lainnya yang melihat hal itu pun sontak meraa sedih, Kemudian Evan pun berlutut dan memeluk dua anak kecil yang ada dihadapannya.
"Kalian semua jangan takut, Kakak-kakak disini ingin menyelamatkan kalian, ayo, kakak akan membawa kalian semua keluar dari tempat ini dan pulang kerumah!" kata Evan dengan lemah lembut kepada semua anak-anak kecil tersebut sambil berlutut dan memeluk dua anak kecil yang ada dihadapannya.
Namun walau pun Evan telah bersikap lemah lembut tetapi para anak-anak itu masih tampak takut dan ragu.
"Kalian kenapa takut?, kami bukan orang jahat, kami berjanji kepada kalian kalau kami tidak akan menyakiti kalian, kami janji!" kata Evan mengucapkannya dengan penuh kelembutan kepada kepada semua anak-anak kecil tersebut.
Namun kemudian terdengar suara rintihan dari seorang anak kecil yang sedang sakit karena kelaparan.
"Perutku sakit, lapar sekali!..." rintih anak kecil tersebut yang kelaparan hingga menangis.
Melihat itu Evan pun langsung menghampiri anak kecil yang sedang kelaparan tersebut, kemudian Evan pun memegang perut anak kecil tersebut dan menyalurkan energi spiritual kepadanya, agar rasa lapar dan sakit perut anak kecil tersebut dapat berkurang.
Setelah Evan menyalurkan energi spiritualnya ke perut anak kecil tersebut, anak kecil itu pun tertidur dengan pulas, dan kemudian Evan pun memeluk dan menggendongnya.
"Sayang-sayangku, kalian lapar bukan?, ayo kita keluar dari tempat ini, setelah itu Kakak akan membawa kalian semua makan enak yang banyak sampai puas, yah?" bujuk Evan dengan lemah lembut kepada semua anak-anak kecil itu.
Mendengar kata makan para anak-anak kecil itu pun akhirnya terbujuk dan mau ikut dengan Evan untuk pergi meninggalkan tempat itu (Penjara Darah).
Sekitar lebih dari 200 anak kecil ikut dengan Evan keluar meninggalkan Penjara Darah yang kotor, jorok, dan kumuh tersebut.
Setelah keluar dari Penjara Darah dan melihat cahaya matahari, para anak-anak kecil itu pun tampak senang dengan wajah tersenyum mereka, melihat itu Evan dan yang lainnya pun ikut merasa bahagia.
__ADS_1
Setelah mereka semua dari penjara, para orang-orang-orang yang menunggu didepan pintu penjara pun senang melihat para anak-anak kecil itu keluar dengan raut wajah tersenyum, karena terlalu senang mereka pun sampai menangis, karena mereka mengingat bagaimana mereka memperlakukan anak-anak kecil itu disaat mereka sedang dikendalikan.
Mereka semua juga terharu ketika melihat Evan yang memperlakukan para anak-anak kecil itu dengan kelembutan.
Evan yang tidak hanya telah menyelamatkan mereka semua tetapi juka memperlakuan mereka semua dengan baik, didalam hati mereka pun Evan bagaikan seperti pahlawan mereka.
Kemudian tiba-tiba seseorang pria dari orang-orang itu berlutut dan memberi hormat kepada Evan.
"Tuan Penyelamat, saya mohon terimalah saya sebagai pengikutmu, saya berjanji akan selalu setia mematuhi semua perintahmu!" kata Pria tersebut berlutut dan memberi hormat kepada Evan.
Melihat itu, Evan, Ruyin Li dan Tang Chen pun merasa heran dan terkejut, dan para anak-anak kecil itu pun juga ikut merasa heran.
Tetapi tidak berhenti sampai disitu saja, kemudian Pria orang yang sebelumnya membawa jalan yang sedang berdiri disamping mereka pun juga ikut berlutut dan memberi hormat kepada Evan.
"Tuan Penyelamat, tolong terima saya juga sebagai pengikutmu, saya berjanji akan selalu setia dan mematuhi semua perintah Tuan Penyelamat!" kata Pria tersebut yang berlutut disamping menghadap Evan.
Melihat sudah dua orang berlutut dan memberi hormat sambil memohon kepada Evan untuk menjadi pengikut, para orang-orang lainya pun tidak ingin ketinggalan, dalam sekejab semua orang itu pun ikut berlutut dan memberi hormat kepada Evan.
Melihat itu Evan, Ruyin Li dan Tang Chen pun sontak terkejut, bahkan para anak-anak kecil itu pun juga ikut terkejut dan merasa heran ketika melihat melihat orang-orang (semua Pria) yang dahulu menangkap dan mengurung mereka berlutut dan memberi hormat kepada Kakak tampan (Evan) yang menyelamatkan mereka.
Melihat itu Evan pun menghela nafasnya. "Kalian semua berlutut dan memberi hormat padaku sambil memohon untuk menjadikan kalian semua sebagai pengikutku, aku ingin bertanya apakah kalian semua sudah memikirkannya dengan baik?, menjadi pengikut seseorang bukanlah keputusan yang sembarangan, apakah kalian semua yakin ingin menjadi pengikutku?" tanya Evan kepada mereka semua.
Mendengar pertanyaan Evan, mereka semua pun menjawab tanpa ragu.
"Kami semua sudah memikirkan dengan baik, kami semua yakin ingin mengikuti Tuan Penyelamat!" jawab mereka semua dengan yakin dan tanpa ragu.
"Kami semua sudah tidak memiliki satu pun keluarga, disaat kami dikendalikan kami diperintahkan untuk menangkap anak-anak kecil dari keluarga kami, dan kami pun juga membantai dan membunuh keluarga kami!"
"Kami semua sangat merasa bersalah dan putus asa, kami tidak bisa bunuh diri karena disaat kami memiliki niat untuk bunuh diri maka kami semua akan langsung dikendalikan agar tidak bunuh diri, maka dari itu sebelumnya saat kami melihat ada musuh kuat yang datang kami memohon untuk dibunuh!"
"Tetapi setelah kami melihat Tuan penyelamat mampu membebaskan kami semua dan semua anak-anak kecil dan sikap Tuan Penyelamat yang sangat baik, kami semua pun merasa kagum kepada Tuan Penyelamat, jadi kami semua berpikir jika kami mengikuti Tuan Penyelamat maka kedepannya kami semua bisa menebus semua dosa-dosa kami!"
__ADS_1
Kata mereka semua menjelaskan alasan mereka ingin menjadi pengikut Evan.
Mendengar penjelasan mereka Evan pun tersenyum. "Baiklah, aku akan menerima kalian semua menjadi pengikut, Eh bukan, maksudku adalah prajuritku, aku sebenarnya adalah seorang Jenderal Penguasa Nanzhou, apakah kalian semua bersedia menjadi prajurit setiaku?" tanya Evan kepada mereka semua.
Mendengar hal itu mereka pun menjadi semakin senang dan bersemangat.
"Kami semua bersedia menjadi Pengikut Tuan Penyelamat, Eh bukan maksud kami adalah kami bersedia menjadi Prajurit Jenderal!" jawab mereka semua dengan senang hati dan tanpa ragu.
Mendengar jawaban tersebut Evan pun merasa senang.
"Baiklah, karena kalian semua adalah mantan orang-orang Organisasi Harimau Api maka nama pasukan ini adalah Pasukan Harimau Api!" kata Evan memberi nama pasukannya.
Setelah Evan memberikan nama Pasukan barunya, Evan pun kembali fokus kepada para anak-anak kecil yang sedang kelaparan.
"Kalian apakah ada yang tahu dimana tempat makan terdekat dari sini?, aku ingin tempat makan yang cuiup besar agar bisa memberi semua anak-anak kecil ini makan hingga puas!" ujar Evan bertanya kepada Pasukan Harimau Api.
"Didekat sini ada sebuah kota yang cukup besar bernama kota HONG, disana ada sebuah tempat makan yang cukup besar bernama kedai makan Chu Zhang!" jawab salah seorang menjawab Evan.
"Baiklah, bolehkah aku minta bantuan kepada kalian untuk mengendong anak-anak ini ke tempat yang kalian katakan?" pinta Evan kepada Pasukan Harimau Api.
"Siap Jenderal!" jawab Pasukan Harimau Api tanpa ragu.
Namun para anak-anak kecil yang trauma terhadap orang-orang Pasukan Harimau Api tampak takut dan tidak ingin digendong oleh orang-orang dari Pasukan Harimau Api.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
......................