
Kemudian belasan murid tersebut ingin memberitahukan dan menyebarkan tentang kejadian langka tersebut kepada para murid Sekte lainnya.
"Ini sangat luar biasa!, kita harus memberitahukan kejadian ini kepada para murid sekte lainnya!"
"Yah mereka semua harus tahu dan melihat ini!"
Kemudian belasan murid tersebut pun pergi menyebar untuk memberitahukan dan menyebarkan ke semua murid sekte Gunung Abadi, tentang Topeng Perak yang berhasil masuk kedalam peringkat 10 besar hanya dengan waktu kurang dari lima jam.
Tak lama setelah belasan murid tersebut pergi, Tetua Hua dan Tetua Meng pun sampai ke Gua Gravitasi dan menghampiri Hua Qing Qing yang sedang melihat dan memperhatikan Papan Nama Peringkat.
Seketika Hua Qing Qing menoleh dan merasa senang ketika melihat kedatangan Kakeknya (Tetua Hua) dan Tetua Meng.
"Akhirnya Kakek dan Tetua Meng datang juga!" kata Hua Qing Qing sambil melihat Tetua Hua dan Tetua Meng turun dan mendarat dihadapannya.
"Bagaimana?, apakah Jenderal Evan Li sudah masuk ke Peringkat lima besar?" tanya Tetua Hua kepada Hua Qing Qing.
Seketika Hua Qing Qing sontak merasa sangat terkejut dan heran ketika mendengar Tetua Hua menyebut nama Jenderal Evan Li.
"Jenderal Evan Li?, apa maksud Kakek?" tanya Hua Qing Qing kepada Tetua Hua.
"Ekhem!, sebenarnya dua tamu tadi yang kamu ajak jalan-jalan dan berkeliling sekte adalah Jenderal Evan Li dan Pengawalnya!" ujar Tetua Hua menjawan Hua Qing Qing.
Mendengar itu, Hua Qing Qing pun sontak terkejut dan merasa sangat kesal kepada Tetua Hua.
"Kakek!!?, kenapa kamu tidak bilang dari awal kalau ternyata dua tamu itu ternyata adalah Jenderal Evan Li dan Pengawalnya!?, Hahh!?" ujar Hua Qing Qing merasa sangat kesal dan marah kepada Tetua Hua.
"Kan kamunya tidak bertanya jadi itu bukan salah Kakek!" ujar Tetua Hua merasa tidak bersalah.
"Dasar Kakek Sialan!" kata Hua Qing Qing yang kemudian langsung duduk meringkuk dan merasa sedih.
__ADS_1
"Huhuhu dasar Kakek Sialan!, gara-gara Kakek tidak memberitahu aku kalau dua tamu yang aku ajak jalan-jalan dan berkeliling sekte adalah Jenderal Evan dan Pengawalnya, aku pikir Jenderal Evan adalah Tuan Muda manja dari keluarga kaya, jadi aku pun bersikap dingin dan tidak terlalu peduli kepada Jenderal Evan Li, bahkan beberapa kali memarahi Jenderal Evan Li dan Pengawalnya. Aku benar-benar telah menyia-nyiakan kesempatan emas untuk mendekati Jenderal Evan Li, aku sungguh telah kehilangan pesonaku!" kata Hua Qing Qing merasa sedih dan kesal kepada Tetua Hua.
Melihat Hua Qing Qing cucu satu-satunya tersebut merasa sedih, Tetua pun Hua ikut merasa sedih dan kasihan kepada Hua Qing Qing.
"Heumm.., maafkan Kakek, setelah Jenderal Evan Li keluar, Kakek pasti akan membantu dan memdukung Qing Qing agar bisa mendekati Jenderal Evan Li!" ujar Tetua Hua sambil mengusap kepala Hua Qing Qing yang sedang menunduk.
Kemudian Hua Qing Qing pun mengangkat kepalanya, yang mana tampak Hua Qing Qing yang sedang menangis dan merengek.
"Janji akan membantu Qing Qing mendekati Jenderal Evan Li?" ujar Hua Qing Qing sambil mengeluarkan jari kelingking.
"Janji!" kata Tetua Hua mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Hua Qing Qing.
Tetua Meng merasa sangat jengkel dan sebal melihat tingkah konyol kakek dan cucu tersebut.
"Kalian berdua berhentilah bertingkah dramatis dan konyol!, berhenti bermain dan seriuslah!" ujar Tetua Meng memisahkan Tetua Hua dan Hua Qing Qing.
Sementara itu didalam Gua Gravitasi, tampak Evan yang sudah mencapai peringkat 6 dengan titik sejauh 800 meter kedalam Gua Gravitasi.
"Energi panas?" batin Evan merasakan adanya energi panas pada titik kedalaman Gua berikutnya.
Kemudian suara Elemen Bintang terdengar lagi dipikiran Evan.
"Sepertinya jalan didepan ada sebuah energi lima elemen penyiksaan untuk menempa dan memperkuat kekuatan tubuh, ini sangat bagus bagimu untuk menaikkan kekuatan raga hingga ketingkat empat!" ujar Elemen Bintang memberitahu Evan.
Mendengar itu Evan pun tampak menjadi bersemangat dan merasa senang.
"Bagus sekali!, ternyata Gua Gravitasi ini benar-benar harta karun bagiku!, aku harus cepat dan tidak boleh menyia-nyiakannya!" kata Evan merasa senang dan bersemangat.
Kemudian Evan pun melangkah maju lagi dan semakin masuk kedalam Gua, dengan tekanan Gravitasi, Roh dan siksaan panasnya Api yang semangkin bertambah kuat, Evan terus melangkah maju dan semakin masuk kedalam Gua Gravitasi.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, Evan pun telah sampai pada titik sejauh 818 meter kedalam Gua, disana Evan cukup terkejut ketika melihat ada seorang pemuda yang sedang berlatih.
Tampak pemuda itu duduk bersila dengan diam sambil memejamkan matanya, pemuda tersebut adalah orang yang berada diperingkat 5 Papan Nama Peringkat.
"Ternyata masih ada seseorang yang berhasil memasuki Gua Gravitasi sampai pada titik ini!, sepertinya orang ini cukup berbakat, Siapa dia?" kata Evan merasa penasaran siapakah pemuda berbakat tersebut.
Sementara itu diluar Gua, tampak Hua Qing Qing, Tetua Hua, Tetua Meng dan para Tetua lain Sekte Gunung Abadi serta ribuan murid sekte Gunung Abadi yang sedang melihat dan mengamati Papan Nama Peringkat.
Sebelumnya karena belasan murid yang memberitahukan dan menyebarkan adanya perubahan pada Papan Nama Peringkat ke seluruh penjuru Sekte Gunung Abadi, maka sekarang semua Tetua Sekte dan ribuan murid sekte datang ke Gua Gravitasi untuk melihat perubahan yang terjadi pada Papan Nama Peringkat.
"Lihat!, Jenderal Evan Li sudah sampai pada titik sejauh 818 meter kedalam Gua!" kata seorang murid dengan sangat kencang hingga semua orang mendengarnya.
"Titik ini adalah tempat Zhang Ziu sang Peringkat Lima!" kata Tetua Meng.
"Zhang Xiu?, pemuda yang masuk kedalam Gua Gravitasi sudah selama empat bulan dan masih belum keluar sampai sekarang?" kata seorang Kakek Tua yang merupakan salah satu Tetua Sekte Gunung Abadi, Kakek Tua itu bernama Tetua Hong.
"Yah, Zhang Xiu masih belum keluar hingga sekarang sejak masuk kedalam Gua Gravitasi empat bulan lalu, tidak tahu apakah dia sudah mati atau belum disana. Tetapi kita akan segera tahu setelah Jemderal Evan keluar dari Gua Gravitasi!" kata Tetua Meng menanti Evan keluar.
"Yah, kita hanya perlu menunggu Jenderal Evan Li keluar!, tetapi aku masih ingin bertanya kepada Pemimpin Sekte, Kenapa Pemimpin Sekte tidak memberitahu kami para Tetua Sekte jika ada tamu besar seperti Jenderal Evan Li datang ke Sekte!? Hahh!?, jika kami tidak mendengar dari para murid mungkin kami masih belum tahu!!" kata Tetua Hong merasa sangat kesal dan marah kepada Tetua Hua sang Pemimpin Sekte.
"Sebenarnya aku sudah berniat untuk memberitahu kepada Kalian semua besok, tetapi siapa yang menyangka jika hal seperti ini akan terjadi!?" ujar Tetua Hua merasa tidak bersalah.
Namun Para Tetua tetap merasa kesal dan emosi pada Tetua Hua sang Pemimpin Sekte.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
......................
__ADS_1
......................
......................