
Evan menjadi jengkel mendengar ucapan si pria tua "Ini tidak seperti yang kalian pikirkan !, Sudahlah, percuma juga menjelaskannya!" evan bersiap siap akan melompat dengan meregangkan ototnya, kemudian dia melompat kedalam kawah gunung api
Byuurr !
si pria tua mendengar sesuatu ada yang jatuh kedalam kawah "hei bocah apa kau melihat ada sesuatu yang jatuh?...............????" pria tua tidak melihat evan "gila ! bocah bodoh itu malah bunuh diri!?"
wanita tersebut keluar dari kurungannya dan melihat bahwa evan sudah tidak ada ditempat "Dasar bodoh !" ucap wanita tersebut.
pria tua menggelengkan kepalanya "mungkin anak muda itu sudah tidak kuat atas penderitaan hidupnya, sungguh malang nasibmu anak muda" ucap pria tua itu dengan sedih
paman yang dari tadi diam tak besuara keluar dari ruang tahanannya sambil menangis "maaf dik, aku tidak bisa membalaskan dendammu. maafkan kakak yang tidak cukup kuat untuk menegakkan keadilan untukmu" ucap paman tersebut meratapi kesedihannya. dia berjalan maju dan mendekat ke kawah gunung api "mungkin anak muda itu benar, jika sudah tidak sanggup menahan penderitaan lebih baik menyerah saja. adik aku akan ikut menyusulmu tunggu kakak" paman tersebut pun juga ikut terjun kedalam kawah
pria tua dan wanita itu melihat paman yang ingin terjun mengikuti evan "jangan !!" ucap mereka berdua mencoba untuk mencegah, namun sudah terlambat
__ADS_1
Evan yang baru saja terjun dan masih berada didalam air, menyadari kalau ada yang akan terjun untuk bunuh diri. evan langsung keluar dari dalam lava dan menangkap paman tersebut dan membawanya kembali ke ruang tahanan.
pria tua dan wanita tersebut kaget sekaget-kagetnya "Ba-ba-bagaimana bisa!?" gumam mereka berdua
evan menurunkan paman tersebut dan mengomelinya "kenapa paman ikut melompat!?, apa tidak tau kalau itu sangat berbahaya!?, apakah paman tidak ingin membalaskan dendam adik pamam!?,bla bla bla bla.." evan terus mengomeli paman tersebut seperti anak kecil
"anak muda kau masih hidup!?" tanya pria tua tersebut yang terheran heran
"Kenapa, apa aku tidak boleh hidup?, kenapa anda menanyakan seperti yang aku sudah mati saja!?" jawab evan
"aku memang melompat kedalam kawah karena ingin berenang, makanya aku tadi membuka pakaianku agar tidak terbakar" ucap evan menjelaskan
"A-apa!? Berenang!?"
__ADS_1
"hahahaha kaget yah"
wanita tersebut terus melihat evan yang sedang menyombongkan dirinya dengan si pria tua. evan menyadari bahwa dia terus diperhatikan oleh wanita itu "Hei wanita yang ada disana !, kamu jangan memandangiku terus seperti itu, atau apakah kamu kagum terhadap tubuhku yang indah ini?" ucap evan menyombongkan diri sambil berfose
mendengar ucapan evan, wajah wanita tersebut memerah "Dasar tidak tahu malu !" wanita tersebut berbalik badan dan pergi
evan yang sudah selesai menyombongkan diri ingin terjun kembali kedalam kawah lava "pria tua sudah dulu yah byeee" evan terjun kembali kedalam kawah
BYUURR !!
...****************...
Evan berenang kedasar kawah, evan melihat ada banyak sekali kristal api didasar kawah gunung api yang besar itu "banyak sekali kristal api disini, karena sudah ditemukan maka jangan menyia-nyiakannya" evan menelusuri seluruh kawah yang sebesar danau tersebut dan mengambil semua sumber daya yang ada
__ADS_1
mereka yang ada diatas tidak tahu mau mengatakan apa ketika melihat evan yang sesukanya berenang didalam lava kawah merapi yang sangat panas itu "monter, sungguh monster!" ucap pria tua sambil menggelengkan kepalanya