
kompetisi terus berlanjut hingga masuk ke delapan besar, kini yang tersisa yaitu
evan : tingkat ahli silat level 9
reya : tingkat ahli silat level 5
luo bai : tingkat ahli silat level 4
sea lin : tingkat ahli silat level 2
lu rao rao : tingkat ahli silat level 4
ding he : tingkat ahli sikat level 3
ye lan : tingkat ahli silat level 8
wu zhou : tingkat jenderal level 1
selanjutnya Reya vs ding he, Evan vs Ye lan, Lu rao rao vs luo bai, dan sea lin vs wu zhou
...****************...
...REYA VS DING HE...
"Cepatlah aku tidak ingin membuang waktuku denganmu!" ucap reya dengan sombongnya
"kau memang sombong dan angkuh!" ucap ding he
"kau cari mati!" reya langsung menyerang ding he dengan tombaknya
__ADS_1
"hmph... Area Petir !" ding he mengeluarkan sebuah jurus yang membentuk sebuah area petir
Reya menarik langkahnya kembali dan mundur, ding he menarik kekuatannya kembali kemudian berbalik maju menyerang
"Tebasan petir!" reya terkena sedikit serangan dari ding he, dia terus menerus menghindar dan terpojok. ding he yang berhasil memojokan reya mengambil kesempatan untuk membuat reya keluar dari arena
-"sial! jika terus seperti ini aku akan keluar dari arena!" reya terus menghindar
namun reya mengayunkan tombaknya dengan kuat hingga membuat ding he menghindar dan mundur. keduannya saling mengamati, reya maju dan menyerang lebih dahulu lagi, ding he mengeluarkan jurus yang sama
"Area Petir!"
"jurus yang sama tidak akan berguna lagi untukku!, Tombak Dewa Chang la!!" reya melemparkan tombaknya
ding he yang masih menggunakan jurus Area petir tidak dapat menghindar, BooM!. ding he terluka akibat serangan itu
"kau kalah!" ucap reya
reya berbalik dan melihat ke arah evan, dan mengarahkan tombaknya ke arah evan "selanjutnya adalah kau!"
evan menatap reya dengan tatapan dingin -"dia sungguh sangat berbeda saat aku menyamar sebagai topeng perak" gumam evan
...****************...
...LU RAO RAO VS LUO BAI...
"luo bai kita bertemu lagi!, kali ini aku yang akan menang!" ucap lu rao rao
"Semoga tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kau selalu meninggalkan arena dengan menangis!" luo bai meledek lu rao rao
__ADS_1
"kau jangan mengungkitnya lagi!" wajah lu rao rao memerah
"apa yang terjadi dengan mereka dikompetisi sebelumnya?" tanya evan kepada sea lin
"luo bai dan lu rao rao dulunya adalah sepasang kekasih, tapi tidak tau kenapa mereka jadi bertengkar dan saling bermusuhan, kompetisi tahun semalam luo bai membuat pakaian lu rao rao rusak parah di atas arena, hingga membuat lu rao rao meninggalkan arena dengan menangis" sea lin bercerita menjawab evan
"hadeh" evan menepuk jidatnya "ternyata luo bai sebrengsek itu hingga membuat mantan pacar malu didepan umum"
"haha... hati manusia memang sulit ditebak kak" ucap sea lin
"tapi dari dari yang aku lihat luo bai dan lu rao rao masih saling menyukai" ucap evan
kembali ke arena
"Badai bung cinta...." lu rao rao mengeluarkan jurus pertamanya
jurus 'Badai Bunga' adalah jurus area yang mampu membuat lawannya masuk kedalam sebuab ilusi, yang mana korbannya akan melihat apa yang dia inginkan dari seorang yang dia cintai, jika sang korban tidak segera sadar maka dia akan terus berada dalam ilusi selama sang pemakai tidak melepas jurusnya
luo bai masuk kedalam ilusi tersebut, dia melihat seorang wanita sedang menggendong seorang bayi, dan wanita itu adalah lu rao rao
luo bai menghela nafasnya seketika bayangan ilusi itu menghilang perlahan, dan luo bai pun tersadar dari ilusi dan dalam sekejab luo bai menghilang dari hadapan lu rao rao dan langsung berada di belakang lu rao rao
"Menyerahlah, aku tidak ingin melukaimu!" pinta luo bai sambil meletakan pedangnya dileher lu rao rao
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
__ADS_1
......................
......................