KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 368 : PERANG BESAR #1


__ADS_3

Kemudian Evan yang merasa sudah cukup dekat dengan Pasukan Kerajaan Mo, segera memberi perintah pada Sea Lin untuk mulai menyerang.


"Sea Lin, Hancurkan Barisan Depan Pasukan musuh!" perintah Evan pada Sea Lin yang berlari disampingnya.


Mendengar perintah dari Evan, kemudian Sea Lin langsung mengeluarkan tombak sabitnya dan mengumpulkan energi darah dan kegelapan.


Dengan segera, Sea Lin langsung menciptakan satu Bom darah ditengah Tombak sabitnya.


Kemudian Sea Lin dengan sekuat tenaga langsung melemparkan Bom Darah ke arah Pasukan Kerajaan Mo, yang berada seratus meter didepan mereka.


Melihat ada sebuah Bola berwarna hitam kemerahan melesat dan menuju ke arah mereka. Para Prajurit Kerajaan Mo yang sudah pernah melihat jurus Ledakan Darah milik Sea Lin, dengan segera langsung menjauh dan menghindari Bom Darah milik Sea Lin tersebut.


Dari atas menara komando, Mo Sueyan yang sebelumnya sudah pernah melihat jurus Ledakan Darah milik Sea Lin, kemudian langsung berteriak kepada seluruh Pasukan garis depan untuk menghindar.


"Pasukan Garis depan cepat menghindar!. Semuannya cepat menjauh, jangan sampai terkena ledakan bola hitam itu!" teriak Mo Sueyan dari menara komando memberi perintah kepada seluruh Pasukan garis depan.


Mendengar teriakan dari Mo Sueyan, dengan segera seluruh Pasukan barisan depan, langsung pergi menjauh dan menghindari Bom Darah yang sedang melesat ke arah mereka.


Namun sudah terlambat, Bom Darah yang terlempar dengan sangat cepat dan sedang menuju ke arah mereka sudah tidak dapat dihindari lagi.


"BOOOMMM!!" seketika Bom Darah langsung jatuh ditengah-tengah pasukan barisan depan dan menciptakan satu ledakan besar yang sangat kuat.


Hanya dengan satu ledakan besar dari Jurus Ledakan Darah milik Sea Lin, kini sebagian Pasukan Garis depan telah dihancurkan dan dilenyapkan.


Melihat ledakan besar tersebut, sontak seluruh Pasukan Kerajaan Mo merasa sangat terkejut dan tercengang.


Sementara itu Mo Sueyan yang berada di atas menara komando merasa sangat marah dan geram, ketika melihat ratusan prajurit garis depannya telah dilenyapkan dengan begitu mudahnya hanya dengan satu jurus.


"Sial!" kata Mo Sueyan merasa sangat geram sambil mengertakkam giginya.


Kemudian Mo Sueyan sontak terkejut, ketika melihat dari arah depan ada sepuluh Bom Darah yang sama seperti sebelumnya, sedang melesat menujuh ke arah Pasukannya.


Mo Sueyan yang melihat sepuluh Bom Darah itu sedang menuju ke Pasukannya, dengan segera langsung berteriak dan memberi peringatan kepada Seluruh Pasukannya untuk segera menghindar.


"Seluruh Pasukan Cepat Menghindar!!" teriak Mo Sueyan dari menara komando memberi peringatan kepada seluruh Pasukannya.

__ADS_1


Namun peringatan dari Mo Sueyan sudah terlambat dan tidak berguna lagi, suara keributan dalan perang membuat suara teriakannya tidak terdengar oleh Seluruh Pasukannya.


Kemudian dengan cepat sepuluh Bom Darah langsung jatuh menghantam ke sepuluh tempat yang berbeda, dalam barisan Pasukan garis depan dan pasukan bagian tengah.


Sepuluh Bom Darah yang jatuh, seketika langsung menciptakan sepuluh ledakan besar yang meledak secara beruntun, disepuluh tempat yang berbeda.


Dalam sekejab mata sepuluh ledakan besar,sekerika langsung menghancurkan dan melenyapkan lebih dari lima ribu prajurit Pasukan Kerajaan Mo.


Sontak Mo Sueyan tercengang, melihat sepuluh ledakan darah tersebut telah menghancurkan lebih dari lima ribu prajuritnya, hanya dalam waktu kurang dari sepuluh detik.


Sepuluh ledakan besar dari Sea Lin, seketika langsung mengembalikan rasa takut dan kepanikan didalam hati Seluruh Pasukan Kerajaan Mo.


Namun Mo Sueyan yang tercengang segera tersadar dan melihat, bahwa Prajurit telah kembali ketakutan dan panik.


Kemudian Mo Sueyan tidak membiarkan seluruh Pasukannya menjadi Pengecut, Mo Sueyan langsung berteriak kepada seluruh Pasukannya.


"Seluruh Pasukan Jangan Gentar!. Jumlah Pasukan musuh jauh lebih sedikit dari kita. Kita Pasti Bisa mengalahkan Mereka!" teriak Mo Sueyan dari menara komando dengan lantang kepada Seluruh Pasukannya.


Seketika teriakan Mo Sueyan, langsung membangkitkan dan membakar kembalisemangat dan keberanian Seluruh Pasukan Kerajaan Mo.


"Seluruh Pasukan dengarkan perintahku!. Pasukan Formasi Perang Dua, Tiga dan Empat, segera aktifkan Formasi Kalajengking Pasir Emas dan halangi musuh yang datang menyerang!" perintah Mo Sueyan memberi komando kepada Pasukan Formasi Perangnya.


Kemudian Pasukan Formasi Perang nomor Dua Tiga dan Empat, dengan segera langsung mengaktifkan dan membentuk Formasi Perang mereka.


Setelah ketiga pasukan Formasi Perang tersebut mengaktifkan Formasi Perang mereka, kemudian energi spiritual emas dan lautan pasir mulai berkumpul, Pasir emas yang berumpul langsung membentuk dan menciptakan tiga ekor Kalajengking Pasir Emas Raksasa.


"ROOOAAARRR!!!" Teriak tiga Kalajengking Pasir Emas Raksasa meraung pada Evan dan kelima temannya yang sedang berlari menuju mereka.


Melihat Tiga Kalajengking Pasir Emas Raksasa ada didepan mereka, Evan dan kelima temannya terus berlari tanpa takut, sambil mulai mengumpulkan energi dan kekutan untuk mulai menyerang.


Evan mulai mengumpulkan energi petir pada pedangnya. Sedangkan disamping Evan, tampak Sea Lin yang juga mulai mengumpulkan energi darah dan kegelapan, hingga menciptakan satu Bom Darah yang mengandung kekuatan halilintar pada Tombak sabitnya.


Kemudian Evan langsung melompat dan terbang ke udara dengan Sayap Aura Petirnya, sedangkan Sea Lin terus berlari dibawah Evan dengan teknik langkah bayangan pembunuhnya.


"JURUS PEDANG NAGA PETIR!!-JURUS LEDAKAN DARAH HALILINTAR" kata Evan dan Sea Lin yang ingin mengeluarkan serangan secara bersama-sama.

__ADS_1


Evan mengayunkan pedangnya dan mengeluarkan serangan Seekor Naga Petir dari Pedangnya. Sedangkan Sea Lin melemparkan Bom Darah Halilintar dari Tombak Sabitnya.


Naga Petir milik Evan terbang melesat di atas udara, sedangkan Bom Darah Halilintar milik Sea Lin terbang melesat di atas pasir.


Kedua serangan milik Evan dan Sea Lin tersebut, terbang dan melesat dengan sangat cepat ke arah salah satu Kalajengking Pasir Emas Raksasa, yang merupakan milik Pasukan Formasi Perang Nomor Dua.


Kemudian dengan sangat cepat serangan Naga Petir milik Evan dan serangan Bom Darah milik Sea Lin, langsung menyerang dan menghantam Kalajengking Pasir Emas Raksasa secara bersamaan dengan sangat kuat.


"BOOOMMM!! BOOOMMM!!" dua hantaman serangan yang sangat kuat, seketika langsung menciptakan sebuah ledakan yang sangat besar.


Dalam sekejab mata ledakan besar tersebut, seketika langsung menghancurkan dan melenyapkan Kalajengking Pasir Emas Raksasa.


Setelah Formasi Perang Kalajengking Pasir Emas Raksasa nomor dua telah dihancurkan, seketika Pasukan Formasi Perang Nomor Dua Kerajaan juga ikut terkena efeknya.


Pasukan Formasi Perang Nomor Dua Kerajaan Mo terluka berat pada Lautan Roh dan Jiwa mereka. Dan mereka tidak akan bisa mengaktifkan dan menggunakan Formasi Perang apapun lagi.


Melihat Satu Pasukan Foramsi Perang telah dihancurkan sengan sangat mudah oleh Pasukan Nanzhou, Mo Sueyan yang berada di atas menara komando merasa semakin kesal dan geram.


"Sial!, aku tidak percaya ini!" kata Mo Sueyan menggertakan giginya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


DITAKUTI DALAM MEDAN PERANG MERUPAKAN SALAH SATU KEHORMATAN BAGI SEORANG PRAJURIT.


PRAJURIT YANG HEBAT, ADALAH PRAJURIT YANG MAMPU MEMBUAT MUSUH KETAKUTAN HANYA DENGAN MENDENGAR NAMANYA.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2