
"Ini namanya bukan curang tetapi cerdik dengan taktik, bagaimana? apakah kamu akan menyerah dalam taruhan ini atau tidak?" ujar Evan bertanya kepada Sea Lin.
"Cih! Sialan!, sudah begini mau tanya apa lagi?, walaupun aku tidak menyerah Kakak Besar pasti tidak akan menghilangkan tekanan ini dan akan menghabisi semua Pasukan Iblis sendirian, jadi aku menyerah!" kata Sea Lin dengan perasaan kesal terpaksa menyerah.
Mendengar jawaban Sea Lin yang setuju untuk menyerah, Evan sungguh merasa senang dan tersenyum gembira.
"Hahaha bagus!, kalau begitu kamu bantulah aku menghabisi semua Pasukan Iblis ini, kita bantai mereka bersama-sama hingga habis!" kata Evan yang kemudian langsung menghilangkan tekanan Roh miliknya.
Setelah tekanan Roh yang menekan Jiwa hingga membuat tubuh tidak bisa bergerak menghilang, dengan segera Sea Lin langsung bangkir berdiri begitu juga dengan Para Prajurit Pasukan Iblis, mereka semua segera bangkit berdiri.
Setelah bangkit berdiri tegak, Sea Lin langsung mengeluarkan energi darah dan kegelapannya hingga membentuk Armor Spiritnya yang menyelimuti tubuhnya kembali.
"Sea Lin, Bantai!" seru Evan yang langsung bergerak menyerang dengan teknik langkah bayangan pembunuh.
"Siap!" saut Sea Lin yang langsung mengikuti Evan untuk maju menyerang dan membantai Pasukan Bangsa Iblis.
Dengan tubuh yang diselimuti oleh Armor Spirit dan Aura Energi Kegelapan, Evan dan Sea Lin bersama-sama maju menyerang dan menghabisi semua Prajurit Pasukan Bangsa Iblis dengan brutal tanpa tersisa.
Sementara iru Para Prajurit Pasukan Bangsa Iblis yang baru saja bangkit berdiri dan belum siap untuk bertempur, tiba-tiba langsung ditebas dan dibunuh oleh Evan dan Sea Lin hingga terpotong-potong menjadi beberapa bagian.
Ledakan demi ledakan, teriakan demi terikan dan jeritan demi jeritan menggema diseluruh hutan.
Dengan tanpa ampun Evan dan Sea Lin menebas dan membunuh seluruh Prajurit Pasukan Bangsa Iblis dengan sangat brutal dan kejam. Darah bercucuran dan mengalir dimana-mana, Evan dan Sea Lin terus mengayunkan senjata mereka yang telah bersimba dengan darah.
Para Prajurit Pasukan Iblis yang ketakutan segera kabur dan melarikan diri untuk segera keluar dari hutan, namun siapa sangka bahws dengan adanya jebakan dan perangkap yang telah dipasang dan dipersiapkan oleh Pasukan kota Yunzhou sebelumnya, banyak Para Prajurit Pasukan Bangsa Iblis yang mati dan binasa karena masuk kedalam perangkap dan jebakan.
Jebakan dan perangkap kebanyakan terdiri dari lubang berduri pedang, kertas jimat peledak, batang pohon berduri yang mengayun dan berbagai macam jebakam dan perangkap lainnya.
__ADS_1
Pertempuran besar yang dilakukan oleh Evan dan Sea Lin serta dengan adanya jebakan dan perangkap yang telah mereka persiapkan sebrlumnya, membuat Seluruh Pasukan Bangsa Iblis tidak ada yang bisa kabur melarikan diri dari hutan, mereka semua binasa dan mati dengan sangat mengenaskan.
Tampak Evan dan Sea Lin yang menggila dalam pertempuran melawan Pasukan Bangsa Iblis, mereka berdua dengan sangat brutal membunuh dan menghabisi seluruh pasukan Iblis dengan tebasan senjata pedang dan tombak sabit mereka, seluruh Prajurit Pasukan Bangsa Iblis mati dengan tubuh yang pastinya terbelah menjadi dua.
Sementara itu dipinggir hutan tampak Tang Chen dengan empat pasukan pemanahnya yang sedang menunggu Pasukan Bangsa Iblis untuk keluar dari hutan.
Tang Chen dan empat pasukan pemanahnya sudah menunggu sangat lama dipinggir hutan, selain mendengar suara ledakan, teriakan dan jeritan dari arah tengah hutan, Tang Chen dan pasukannya sama sekali tidak ada melihat satu orang Prajurit Iblis pun yang keluar dari huran.
Sangking lamanya mereka menunggu, mereka semua sampai ada yang merasa bosan dan mengantuk, termasuk Tang Chen sendiri yang merupakan komandan yang memimpin empat pasukan pemanah tersebut.
"Hoaamm.., kenapa tidak ada satu pun prajurit Iblis yang keluar dari hutan?, seharusnya ini sudah jam tidurku!" kata Tang Chen sambil mrnutup mulutnya yang menguap.
Tang Chen menonton dan melihat pertempuran besar yang terjadi ditengah hutan, ledakan demi ledakan dan teriakan demi teriakan dari pertempuran besar yang terjadi ditengah hutan, terdengar sampai ditelinga Tang Chen dan empat pasukan pemanahnya yang berada dipinggir hutan.
"Sepertinya dua orang itu ingin menunpas habis Pasukan Bangsa Iblis sendirian, tanpa bantuan dari empat Pasukan pemanah. Sebenarnya untuk apa empat pasukan pemanah ini dipersiapkan jika tidak untuk bertempur, apakah kami hanya disuruh untuk berjaga diluar hutan semalaman tanpa melakukan apapun?" pikir Tang Chen merasa heran dengan rencana yang dikatakan oleh Evan sebelumnya.
Disaat Tang Chen sedang setengah tidur dengan pisisi berdiri, tiba-tiba salah seorang prajurit berteriak bahwa ada rombongan para prajurit pasukan Bangsa Iblis yang hendak melarikan diri dengan keluar dari hutan.
"Pasukan Iblis! Pasukan Iblis!" teriak salah seorang prajurit hingga membuat Tang Chen seketika langsung terbangun.
"Semuannya bersiap untuk menyerang, siapkan anak panah dan busur kalian!" perintah Tang Chen memberi komando kepada seluruh pasukan pemanah.
Mendengar perintah komando dari Tang Chen, dengan segera empat pasukan pemanah langsung mengeluarkan anak panah dan menarik tali busur mereka.
Empat Pasukan Pemanah siap menembakan panah mereka untuk menyambut kedatangan Pasukan Bangsa Iblis dipinggir (luar) hutan.
Tidak lama kemudian, tampak dari dalam hutan puluhan sampai ribuan prajurit pasukan bangsa Iblis sedang berlari menuju keluar dari hutan.
__ADS_1
Sontak betapa terkejutnya para Prajurit Pasukan Bangsa Iblis ketika keluar dari hutan, mereka tidak menyangka bahwa ternyata mereka telah disambut oleh Tang Chen dan empat pasukan pemanah yang siap untuk menembakan panah dan menghabisi mereka semua.
"Sial, sepertinya kita telah dikepung oleh pasukan musuh!"
"Bagaimana ini? apa yang harus kita lakukan?"
"Sepertinya kita tidak mungkin bisa kabur lagi, kita semua akan mati disini!" k
Tampak Para Prajurit Pasukan Bangsa Iblis yang telah dikepung oleh Tang Chen dan Empat Pasukan Pemanah, Pasukan Iblis merasa putus asa dan tidak ada harapan untuk hidup lagi.
Tang Chen yang melihat para prajurit pasukan Bangsa Iblis, seketika langsung tersenyum menyeringai dan langsung memberi perintah kepada Empat Pasukan pemanah yang telah siap untuk menembakan anak panah.
"Selamat, kalian mendapatkan sambutan berdarah dari kami, Seluruh Pasukan tembakan panah, bunuh mereka semua jangan sampai ada yang berhasil melarikan diri!" kata Evan memberi perintah kepada Seluruh Pasukan pemanah.
Mendengar perintah komando dari Tang Chen, seketika Seluruh Pasukan langsung menembakan anak panah mereka ke arah Pasukan Bangsa Iblis.
Dengan ribuan tembakan anak panah, seketika semua prajurit pasukan bangsa Iblis yang keluar dari hutan langsung lenyap dan mati tanpa sisa.
Mayat peajurit pasukan bangsa Iblis mati bergelimpangan dengan tubuh yang bersimba darah yang mengalir dari luka yang ada ditubuh mereka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
...****************...