KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 452 : Adu Siasat


__ADS_3

Mendengar itu, Sang Jenderal Iblis pun seketika terkejut dan menjadi terdiam dengan ekspresi serius.


"Jika memang benar seperti yang Penasihat katakan, jadi bagaimana kita akan menghadapi situasi ini? Mohon Penasihat memberi saran!" pinta Sang Jenderal Iblis.


"Begini Tuan Jenderal, sebaiknya kita suruh Pasukan untuk mundur dan tetap bertahan. Juga, kita kirim satu Pasukan berjumlah seribu Prajurit untuk masuk ke dalam Hutan, untuk menyergap dan membunuh Prajurit musuh yang menyerang kita secara diam-diam!" ujar Sang Penasihat memberi saran.


"Tapi jika hanya Seribu Prajurit, takutnya itu tidak akan bisa membunuh semua musuh yang ada di dalam Hutan," ujar Sang Jenderal Iblis merasa ragu.


"Tuan Jenderal tenang saja. Pasukan yang melakukan serangan diam-diam, tidak akan pernah berjumlah lebih dari seribu orang. Karena jika jumlah mereka terlalu banyak, maka pergerakan mereka akan dengan sangat mudah terbaca." ujar Sang Penasihat menjelaskan.


"Baiklah, kalau begitu, ayo kita lakukan sesuai dengan saran Tuan Penasihat!" kata Sang Jenderal Iblis setuju dengan saran yang diberikan oleh Sang Penasihat.


Kemudian Sang Jenderal Iblis pun melakukan apa yang disarankan oleh Sang Penasihat militernya. Ia memerintahkan seluruh Pasukannya untuk mundur dan menjauh dari pedalaman Hutan.


Melihat Pasukan Iblis mundur, Evan pun merasa terkejut dan heran.


"Mengapa mereka semua mundur? Seharusnya mereka semua maju menyerang dan masuk ke dalam Hutan. Apakah rencana kami sudah ketahuan oleh mereka?" batin Evan dalam hati.


"Tetapi, jika misalnya mereka sudah mengetahui rencana kami, mereka tidak mungkin akan melewati jalur ini untuk memulai serangan. Ataukah, mereka hanya menebak dan mencurigai rencana kami?" lanjut Evan berkata dalam hati.


"Tuan Jenderal, sepertinya ada Sekelompok Prajurit Iblis sedang menuju ke arah kita!" kata salah seorang Prajurit Pasukan Gagak Malam kepada Evan.


Mendengar itu, Evan pun langsung melihat ke arah depan. Dan terlihat seribu Prajurit Iblis sedang menuju ke dalam Hutan, atau lebih tepatnya tempat Evan dan Pasukan Gagak Malam berada.


"Oohh, sepertinya memang benar sesuai dugaan ku. Mereka tidak mengetahui rencana kami, mereka hanya menebak dan merasa curiga saja. Kalau begitu, mari aku temani kalian semua bermain!" kata Evan bergumam pelan.

__ADS_1


Kemudian seribu Prajurit Iblis masuk ke dalam Hutan tempat Evan dan Pasukan Gagak Malam berada.


Diantara seribu Prajurit Iblis tersebut ada salah satu Prajurit yang merupakan seorang Kultivator Jiwa tingkat satu. Dengan menggunakan persepsi kekuatan Jiwanya, Prajurit Iblis tersebut mencoba untuk mencari tahu keberadaan Evan dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam.


Akan tetapi dengan kemampuan khusus yang dimiliki oleh Para Prajurit Pasukan Gagak Malam, yaitu menyembunyikan Aura mereka, maka Prajurit Iblis tersebut tidak dapat menemukan atau mengetahui keberadaan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam. Apa lagi hanya dengan kemampuan Kekuatan Jiwa tingkat satu.


Kemudian disisi lain, Evan juga menggunakan kemampuan Persepsi Kekuatan Jiwa miliknya.


Dengan menggunakan kekuatan Jiwanya, Evan melihat kalau beberapa Prajurit Iblis tersebut menyimpan sebuah Jimat Pengirim Informasi. Jimat Pengirim Informasi ini sebenarnya adalah sebuah Jimat yang digunakan secara berpasangan. Selain Jimat Pengirim Informasi, ada juga Jimat yang bernama Jimat Penerima Informasi. Dan kedua Jimat tersebut merupakan Jimat yang digunakan secara berpasangan.


Sesuai dengan namanya, Jimat Pengirim Informasi adalah Jimat yang mampu mengirim Informasi atau Pesan. Sedangkan Jimat Penerima Informasi adalah Jimat yang mampu menerima Informasi yang dikirimkan oleh Jimat Pengirim Informasi.


"Sepertinya Para Prajurit Iblis ini sudah melakukan Persiapan yang lengkap, sebelum datang kemari untuk menyerang kami. Beberapa dari Prajurit Iblis ini membawa Jimat Pengirim Informasi, dan aku yakin Pemimpin mereka pasti sedang memegang Jimat Penerima Informasi!" pikir Evan dalam hati.


"Heh, cukup pintar. Namun sayang sekali, aku tidak akan membiarkan kalian menggunakan Jimat Pengirim Informasi itu, untuk mengirimkan Informasi kepada Pemimpin kalian!" ucap Evan menyeringai.


Tekanan Kekuatan Jiwa yang sangat kuat, seketika membuat Para Prajurit Iblis tersebut langsung berlutut dan tersungkur di atas tanah.


"Sial, tekanan apa ini? Kuat sekali, sampai membuat aku tidak bisa bergerak dan berbicara sama sekali!" kata salah seorang Prajurit Iblis berbicara dalam hati.


"Jika seperti ini, maka kita tidak akan bisa menggunakan Jimat Pengirim Informasi untuk mengirim pesan kepada Tuan Jenderal!" kata salah seorang Prajurit Iblis lainnya yang juga berkata dalam hati.


Namun kemudian, Para Prajurit Iblis seketika merasa sangat terkejut saat melihat Evan tiba-tiba muncul di hadapan mereka. Tidak hanya Evan, tetapi sesaat kemudian Para Prajurit Pasukan Gagak Malam juga mulai menampakkan diri mereka.


"Manusia?" ucap Para Prajurit Iblis dalam hati mereka.

__ADS_1


Semenjak Evan telah menerobos Tingkat Kaisar Emperor Level Dua dan mendapatkan Kemampuan dan Pemahaman Kekuatan Elemen Logam yang sangat luar biasa, kini Evan juga mampu menggunakan Kekuatan Jiwa miliknya dengan Pengendalian yang cukup sempurna. Contohnya, kini Evan dapat menciptakan sebuah Tekanan Kekuatan Jiwa, dan mampu mengendalikan Tekanan tersebut ke arah target yang ditujukan. Walau hanya dalam jarak jangkau tertentu saja.


Terlihat kini Para Prajurit Iblis benar-benar berada di dalam ambang kematian. Dalam kondisi yang sudah tidak dapat bergerak, sekarang mereka telah dikepung dan dikelilingi oleh Para Prajurit Pasukan Gagak Malam yang siap menghabisi mereka semua.


"Haha, melihat dari ekspresi wajah kalian, apakah kalian merasa terkejut melihat kami?" kata Evan sambil berjalan mendekati Para Prajurit Iblis.


Mendengar ucapan Evan, Para Prajurit Iblis ingin sekali rasanya berbicara dan memaki Evan. Tidak hanya ingin memaki Evan saja, tetapi Para Prajurit Iblis tersebut ingin sekali maju menyerang untuk membunuh Evan. Namun karena adanya Tekanan Kekuatan Jiwa yang menekan mereka semua, mereka tidak bisa melakukan apa yang ingin mereka ingin lakukan.


"Apakah kalian pikir, dengan melakukan Persiapan yang lengkap sebelum datang kesini, kalian akan dapat mengalahkan kami? Asal kalian tau, kalian semua masih terlalu lemah!" ucap Evan memprovokasi dan menghina Para Prajurit Iblis.


"Sebenarnya aku ingin berterima kasih, karena kalian telah datang kesini membawa barang yang sangat berguna untuk kami!" kata Evan lagi.


Kemudian Evan merogoh baju salah satu Prajurit Iblis yang ada dihadapannya, dan disaat Evan menarik tangannya kembali, Evan pun mendapatkan Jimat Pengirim Informasi dari dalam Baju Prajurit Iblis tersebut.


Jimat Pengirim Informasi tersebut berupa sebuah lembaran kertas, dengan sebuah tulisan mantera tertulis di atasnya.


"Dengan menggunakan Jimat Pengirim Informasi yang kalian bawa ini, kami bisa mengirim Informasi palsu kepada Pemimpin kalian. Haha terima kasih, sungguh terima kasih ha-ha-ha!" kata Evan sambil tertawa menertawakan kecerobohan dan kebodohan Para Prajurit Iblis yang ada dihadapannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2