KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 436 : Pertarungan Dengan Hewan Monster


__ADS_3

"GROOOAARRR!!" Raja Gorila Guntur meraung kesakitan dengan sangat kencang sambil memegang tangan kanannya yang telah terpotong.


Sementara Raja Gorila Guntur sedang maraung kesakitan, Evan dengan cepat langsung menyelamatkan Prajurit yang tadi akan dipukul oleh Raja Gorila Guntur, dan membawanya ke tempat yang lebih aman dan jauh dari tempat pertempuran Para Hewan Monster Tingkat Tinggi tersebut.


Sesaat kemudian, akhirnya Evan berhasil menyelamatkan dan membawa Prajurit tersebut ke tempat yang lebih aman dan jauh dari tempat pertempuran Para Hewan Monster tingkat tinggi tersebut. Dan dengan perlahan Evan meletakan Prajurit yang sedang sekarat tersebut, agar dapat duduk bersandar ke sebuah pohon besar yang ada dibelakangnya.


"Kamu beristirahatlah disini untuk memulihkan luka dan tenagamu, aku akan mencari orang untuk melindungi kamu disini!" kata Evan kepada Prajurit yang sedang sekarat sambil duduk bersandar di pohon tersebut.


"Baik Tuan Jenderal, aku akan beristirahat disini untuk memulihkan tenaga dan luka ku. Dan terima kasih Tuan Jenderal, anda telah menolongku tepat waktu!" kata Prajurit tersebut berterima kasih dan menuruti apa yang dikatakan oleh Evan kepadanya.


Mendengar ucapan terima kasih dari Prajuritnya, Evan merasa senang dan kemudian tersenyum kepada Prajurit tersebut.


"Sama-sama, kamu baik-baik beristirahat disini, sekarang aku harus pergi untuk membereskan empat Hewan Monster tingkat tinggi itu!" kata Evan yang ingin pergi meninggalkan Prajurit yang sedang sekarat tersebut.


"Siap Tuan Jenderal, Jenderal berhati-hatilah, ke-empat Hewan Monster tingkat tinggi itu sangatlah kuat, Tuan Jenderal tidak boleh meremehkan mereka!" kata Prajurit tersebut mengingatkan Evan untuk berhati-hati.


Kemudian Evan pun terbang pergi meninggalkan Prajurit yang sedang sekarat tersebut, dan terbang menuju ke tempat Empat Hewan Monster tingkat tinggi itu berada.


Sesampainya Evan di tempat Empat Hewan Monster tingkat tinggi itu berada, Evan melihat kalau Sang Raja Gorila Guntur tersebut masih meraung kesakitan pada tangan kanannya yang telah terpotong, oleh suriken raksasa yang dilapisi kekuatan energi elemen Angin milik Evan sebelumnya.


Disana, Evan tidak hanya melihat Sang Raja Gorila Guntur yang merupakan salah satu Hewan Monster Tingkat Enam Level Tinggi itu saja, tetapi Evan juga melihat Dua Monster Tingkat Enam Level Tinggi lainnya dan satu Hewan Monster Tingkat Tujuh Level Menengah.


Dua Hewan Monster Tingkat Enam Level Tinggi tersebut adalah Elang Biru Penguasa Langit dan Katak Beracun Mata Seribu, Sedangkan Monster Tingkat Tujuh Level Menengah tersebut bukanlah Hewan Monster, melainkan adalah Tanaman Monster yang bernama Monster Penguasa Pohon.

__ADS_1


kemudian Sang Raja Gorila Guntur tiba-tiba menjadi marah dan mengamuk, saat melihat Evan yang telah memotong tangannya ada dihadapannya.


"GROOOAARRR!!" Sang Raja Gorila Guntur meraung marah dan mengamuk pada saat melihat Evan.


Melihat Sang Raja Gorila Guntur meraung marah dan mengamuk karena dirinya yang telah memotong tangan Sang Raja Gorila Guntur, Evan tetap hanya diam sambil terbang di udara dengan Sayap Aura.


Karena Evan ingin mempercepat waktu dan mempermudah pertempuran, Evan ingin terlebih dahulu membunuh dan menghabisi Sang Raja Gorila Guntur yang tangannya telah terpotong.


Kemudian Evan menciptakan Tombak dari Logam yang ia sediakan di dalam cincin ruang penyimpanan miliknya, dan setelah Tombak Logam telah selesai dibentuk, kemudian Evan melapisi Tombak tersebut dengan kekuatan Elemen Petir.


"Tombak Logam Dan Petir Pemusnah Langit!" seru Evan meluncurkan Tombak Logam Dan Petir Penguasa Langit ke arah sang Raja Gorila Guntur.


Melihat Evan menyerang dengan jurus Tombak Logam Dan Petir Pemusnah Langit, maka Sang Raja Gorila Guntur mencoba untuk memberikan perlawanan terakhir pada Evan.


Dengan menggunakan telapak tangan kiri raksasanya yang dilapisi oleh Energi Guntur, Sang Raja Gorila Guntur mencoba menahan Jurus Tombak Logam Dan Petir Pemusnah Langit milik Evan.


Setelah kepalanya berlubang karena terkena serangan Tombak Logam Dan Petir Pemusnah Langit milik Evan, maka Sang Raja Gorila Guntur pun tumbang dan jatuh ke atas tanah.


"Sudah mati satu, sekarang hanya tinggal tiga Monster lagi!" kata Evan sembari menarik kembali Tombak Logam Dan Petir Pemusnah Langit miliknya, serta menoleh ke arah Tiga Monster Tingkat tinggi lainnya.


Evan memisahkan kembali Tombak Perak dan menjadikannya sepuluh Pedang Perak, seperti saat pertama kalinya. Namun kali ini Evan tidak menggunakan energi elemen Kegelapan untuk melapisi sepuluh Pedang Perak tersebut, tetapi Evan menggunakan energi elemen Api yang sangat membara untuk melapisi sepuluh Pedang Perak tersebut.


Disaat Evan sudah bersiap untuk menyerang, tiba-tiba ia diserang terlebih dahulu oleh Sang Katak Beracun Bermata Seribu dengan menggunakan lidah beracun-nya.

__ADS_1


Evan yang menyadari serangan dari Katak Beracun Mata Seribu, dengan cepat langsung menghindari serangan Lidah Beracun tersebut dan berbalik memotong Lidah Beracun milik Katak Beracun Mata Seribu, dengan menggunakan Serangan Pedang Perak yang telah dilapisi kekuatan energi elemen Api miliknya.


Tentu saja Lidah Beracun milik Katak Beracun Mata Seribu langsung terputus, akan tetapi air liur beracun milik Katak Beracun Mata Seribu secara tidak sengaja berhasil mengenai lengan kiri Evan.


Evan yang terkena racun mematikan tersebut, tentu saja seketika langsung merintih kesakitan pada lengan kirinya yang terkena racun mematikan tersebut.


"Sialan! Racun dari Monster Katak Beracun Mata Seribu ini ternyata memiliki sifat korosi yang sangat ganas, bahkan bisa menembus pertahanan tubuhku yang memiliki kekuatan Raga Tingkat Empat!" kata Evan merintih kesakitan pada lengan kirinya.


"Aku harus menyelesaikan pertarungan ini dengan cepat, agar aku bisa mencari penawar untuk lengan kiri ku yang terkena racun!" pikir Evan yang ingin menyelesaikan pertarungannya dengan ketiga Hewan Monster Tingkat tinggi dengan cepat, agar dirinya dapat mencari obat penawar untuk menyembuhkan lengan kirinya yang terkena racun.


Kemudian Evan yang telah terkena racun ganas, akhirnya menjadi lebih waspada dan melapisi tubuhnya dengan Armor Spirit Elemen Api yang sangat kuat dan dipenuhi oleh Energi Elemen Api yang membara.


"Karena kau yang pertama kali menyerang aku, maka aku akan memulai pertarungan dengan membunuh terlebih dahulu, Katak Beracun Mata Seribu!" kata Evan yang ingin menargetkan Sang Katak Beracun Mata Seribu terlebih dahulu.


"Pedang Perak Bara Api!" kata Evan menyerang Sang Katak Beracun Mata Seribu dengan menancapkan sepuluh Pedang Perak Berlapis Api miliknya ke tubuh Sang Katak Beracun Mata Seribu.


Hanya dengan satu kali serangan yang tidak sampai lima detik tersebut, Evan berhasil membunuh Sang Katak Beracun dengan serangan Pedang Perak Bara Api miliknya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...

__ADS_1


......................


......................


__ADS_2