
Beberapa saat kemudian Evan beserta pasukannya sudah akan sampai kediaman walikota Yinzhou.
Namun saat sudah akan sampai terjadi sesuatu, terlihat seoarng pencuri yang membawa sebuah kantong hitam yang besar sedang dikejar-kejar oleh para penjaga kediaman walikota.
Pencuri itu keluar dari pintu gerbang walikota tanpa rasa takut.
"Bleek..!, kalian semua sungguh lambat!, Ayo kalau bisa kejar dan tangkap aku!" ucap si Pencuri tersebut menantang para penjaga dengan memberikan bokongnya sambil mengejek menjulurkan lidahnya.
"Sialan kau Ray si pencuri!, jangan biarkan Ray si pencuri kabur!" ucap salah satu penjaga yang kesal dibuat oleh si pencuri.
"Tangkap!, serang dia!" ucap penjaga lainnya.
Kemudian para penjaga langsung menyerang si pencuri, namun si Pencuri berhasil menghindar dengan cepat yang membuat tiga penjaga itu langsung bertubrukan saling menimpa satu sama lain.
"Hwahahaha....., ternyata kalian tidak punya kemajuan sama sekali! Hwahahaha...." ucap dan tertawa si Pencuri sambil berdiri menginjak tumpukan para penjaga yang saling menimpa.
"Itu Ray! jangan biarkan dia lolos lagi!" Si Pencuri terkejut mendengar teriakan para penjaga yang sudah menyusulnya.
"Hahaha... kalian sangat lambat!, sampai jumpa besok lagi!" ucap si Pencuri yang kemudian kabur dengan cepat.
"Sial!, Ray si pencuri itu kaburnya sangat cepat, selalu saja bisa melarikan diri!" ucap para penjaga yang kesal karena tidak bisa menangkap Ray si pencuri.
Setelah menonton Evan dan pasukannya pun langsung mendatangi kediaman Walikota, para penjaga terkejut melihat kedatangan Evan yang membawa pasukan.
"Siapa kalian?!" tanya si Penjaga dengan tegas kepada Evan yang berekspresi wajah dingin.
"Menyingkir dari jalanku! SRAAASSH....!!" tanpa basa-basi Evan langsung menebas membunuh si penjaga.
Melihat itu para penjaga yang lainnya pun langsung minggir dengan raut wajah penuh ketakutan, Dan Evan pun masuk bersama dengan pasukannya.
...****************...
Terlihat Yu He dan Yu Sen beserta para pejabat lainnya dan beberapa orang lainnya sedang mengadakan sebuah perjamuan di aula pertemuan.
"PRAAKK ....!!" Evan melemparkan sebuah meja ke dalam ruang aula pertemuan yang mengejutkan Yu He dan Yu Sen serta semua orang yang ada didalam ruangan tersebut.
Evan masuk ke aula pertemuan seorang diri.
"Siapa yang......!" ucap Yu He seketika terhenti ketika melihat Evan.
"Kau!, Tuan Jenderal, ada perlu apa tuan datang mengacau di kediamanku?" tanya Yu He mencoba bersikap tenang.
__ADS_1
"Jangan berpura-pura lagi!, sekongkolan kalian Ding He sudah mati di tanganku!" ucap Evan menyerang Yu He dengan tebasan pedang.
Namun Yu He dan Yu Sen dan semua orang itu berhasil mengelak dan bertahan dari serangan Evan.
"Shooossh...." Evan dengan kekuatan elemen petir dan jurus langkah kilat surgawi dengan kecepatan seperti kilat langsung berada dibelakang Yu He dan Yu Sen.
"BAAMM !!" Evan memukul Yu He dan Yu Sen hingga terlempar keluar dari ruang aula pertemuan.
Yu He dan Yu Sen berlutut menahan sakit sambil memegang dadanya dengan darah yang keluar dari pinggir mulut mereka.
"Penjaga!" panggil Yu He dengan berteriak namun tidak ada satu pun penjaga yang menjawab.
"Kakak besar, semua para penjaga sudah dibereskan, mereka yang melawan sudah aku bunuh!" ucap Sea Lin melapor dari samping Evan.
Luo Bai menjaga para penjaga yang sudah berhasil mereka tahan.
Zhang Pin beserta para prajuritnya mengeliling Yu He dan Yu Sen yang sedang berlutut dan terluka parah.
"Kalian para pejabat sampah, yang setiap hari bersenang-senang dengan kehidupan yang mewah, kalian memeras rakyat dan membuat mereka menderita dalam ketakutan!, hari ini aku akan menegakkan keadilan untuk Rakyat yaitu membunuh kalian para pejabat sampah yang biadab!" ucap Evan sambil berjalan selangkah demi selangkah menghampiri Yu He dan Yu Sen.
Yu He dan Yu Sen yang sudah terluka ditambah lagi dengan tekanan Roh yang dikeluarkan oleh Evan, membuat mereka berdua tidak sanggup berdiri.
"Hei Nak, kamu jangan sombong!, ada kami disini kau tidak akan bisa membunuh mereka!" ucap seseorang dari arah belakang Evan, suara orang sangat mendominasi hingga membuat semua orang yang ada dibawahnya merasa tertekan.
Evan menghentikan langkahnya dan membalikan badan dan mendongak ke atas langit, terlihat ada 6 orang yang sedang terbang di atas dengan sayap aura dan jirah spirit ditubuh mereka mereka.
"Hari ini adalah hari kematianmu Nak!" ucap seorang pria tua yang paling kuat diantara 5 orang lainnya.
Pria Tua itu berada ditingkat kaisar level 2 dan empat orang lainnya berada di tingkat kaisar level 1, dan satu lainnya berada di tingkat kaisar level 2 juga.
"Dua orang tingkat Kaisar level 2, dan Empat orang tingkat kaisar level satu." gumam Evan dengan raut wajah dinginnya.
"Hahahaha..., kau tidak menyangkanya kan?, kami punya seorang yang kuat yang mendukung kami!" ucap Yu He tertawa.
"Hahahaha...., hari ini kau pasti akan mati!" ucap Yu Sen tertawa.
"Nak menyerahlah!, jika kau ikut bergabung dengan kami menjadi bawahan Bangsa Iblis, kami tidak akan membunuhmu!" ucap Pria tua itu mengajak Evan bergabung.
"Heh, Sea Lin jaga dua anjing ini jangan sampai pergi, malam ini aku akan memberikan kamu hadiah besar!" perintah Evan pada Sea Lin.
Evan merapatkan dua jarinya, jari tengah dan telunjuk.
__ADS_1
..."JURUS TUBUH BAYANGAN PENGGANTI !" "PEMBAGIAN ELEMEN !"...
Evan membelah diri menjadi Enam, dengan dua Elemen pada Evan yaitu Elemen kegelapan dan Daun.
Orang-orang yang belum pernah melihat jurus Evan langsung terkejut, mereka baru pertama kali melihat ada sebuah jurus bayangan yang tidak seperti ilusi, dan mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat.
Dan yang paling terkejut adalah 6 orang yang sedang terbang di atas Evan dengan sayap aura mereka, juga dengan memakai jirah spirit.
"Anak ini tidak boleh diremehkan, kita harus membunuhnya!, jika tidak dia pasti akan menjadi ancaman besar bagi kita semua!" ucap si Pria tua yang paling kuat tadi.
"Baik!" ucap lima orang lainnya.
Diwaktu yang sama....
"Grep!" Api meremas kepalan tinjunya. "Sepertinya malam ini kita akan berolahraga lagi!" ucap Api *******-***** kedua kepalan tinjunya.
"Aku sangat kesal dengan kekalahan waktu itu, malam ini ayo kita balas kekalahan kita!" ucap Angin.
"Jangan gegabah, lawan kita berbeda beberapa level dengan kita, jangan ceroboh!" ucap Petir mengingatkan.
"Baiklah, kita akan selesaikan dengan cepat!" ucap Tanah.
"Yang Penting lenyapkan dan......." ucap Air
"BANTAI SEMUA MUSUH !!" ucap Evan dan para elemen kompak.
Kemudian Evan dan para Elemen mengeluarkan sayap aura mereka dan langsung terbang ke atas menyerang 6 orang tingkat kaisar itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
INGAT!, ANAK SERIGALA JUGA PUNYA GIGI UNTUK MENGGIGIT
JANGAN PERNAH MEREMEHKAN SEBERAPA REMEHNYA LAWANMU
KARENA DISAAT KAMU LENGAH, MAKA ITU AKAN BISA MEMBUATMU TERLUKA
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
__ADS_1
...----------------...
......................