
"Baiklah, kalian semua boleh bangkit berdiri!" kata Evan menyuruh ratusan prajurit Nanzhou tersebut untuk bangkit berdiri.
Kemudian ratusan Prajurit tersebut pun bangkit berdiri mematuhi perintah Evan. Para Prajurit tersebut menepi dan memberi jalan pada Evan, Luo Bai dan Sea Lin untuk masuk ke dalam Gudang Harta.
Sebelum masuk Evan memeriksa apakah Gudang Tersebut memiliki formasi pelindung (penghalang) atau tidak.
Dan benar saja, disaat Evan memeriksanya Evan menemukan adanya sebuah formasi besar tersembunyi yang melindungi gudang harta, dan menghalangi siapapun orang yang ingin masuk ke dalam gudang harta.
"Ternyata benar, walaupun Gudang Harta ini terlihat seperti Gudang Harta tang biasa, tetapi ternyata Gudang Harta ini memiliki sebuah formasi besar tersembunyi yang melindungi gudang harta. Formasi ini cukup besar, jika secara tidak sengaja aktid pasti akan cukup merepotkan. Sepertinya kami akan sedikit kesulitan untuk masuk ke dalam Gudang Harta!" pikir Evan dalam hatinya.
Melihat Evan yang bukannya membuka pintu dan masuk ke dalam gudang harta tetapi malah termenung dan melamun, Luo Bai dan Sea Lin merasa heran dan bingung pada Evan.
"Evan, kenapa kamu melamun?" tanya Luo Bai menegur Evan hingga tersadar.
"Sepertinya kita tidak bisa langsung masuk ke dalam Gudang Harta, ada sebuah formasi pelindung yang menghalangi kita untuk masuk ke dalam gudang harta. Jika kita memaksa untuk masuk, takutnya akan mengaktifkan formasi pelindung tersebut. Dan jika sampai formasi pelindung tersebut aktuf, pasti akan cukup merepotkan untuk kita!" ujar Evan memberitahu Luo Bai dan Sea Lin.
"Formasi Pelindung?" kata Luo Bai dan Sea Lin merasa heran, bingung dan penasaran.
Kemudian Evan teringat dengan cincin ruang penyimpanan milik Kaisar Mo Luo Tai yang ia ambil sebelumnya.
"Oh yah, bukankah sebelumnya aku mengambil cincin ruang penyimpanan milik Kaisar Mo Luo Tai?. Coba aku lihat, apakah ada benda yang dapat aku gunakan untuk membuka pintu Gudang Harta dan menghilangkan formasi pelindungnya!" pikir Evan dalam hatinya.
Kemudian Evan memeriksa cincin milik Kaisar Mo Luo Tai, dan mencari apakah ada benda yang dapat ia gunakan untuk membuka pintu gudang harta dan dan menghilangkan formasi pelindung.
Setelah sekian lama mencari, akhirnya Evan menemukan sebuah kunci emas yang kemungkinan merupakan kunci untuk membuka pintu gudang harta, tanpa mengaktifkan formasi pelindung gudang harta.
Kemudian Evan mengeluarkan sebuah kunci emas tersebut dari cincin ruang penyimpanan milik Kaisar Mo Luo Tai.
Melihat Evan mengeluarkan sebuah cincin emas, membuat Luo Nai dan Sea Lin merasa heran dan penasaran.
Kemudian Evan mencoba untuk membuka pintu Gudang Harta dengan kunci emas yang ia dapatkan tersebut.
Dan benar saja, kunci emas yang Evan dapatkan dari cincin ruang penyimpanan Kaisar Mo Luo Tai, ternyata benar-benar bisa membuka pintu gerbang tanpa nengaktufkan formasi pelindung gudang harta.
"Bagus sekali, ternyata benar adalah kunci untuk membuka gudang harta!" kata Evan merasa senang dan gembira.
__ADS_1
Setelah membuka pintu Gudang Harta, kemudian Evan, Luo Bai dan Sea Lin masuk ke dalam Gudang Harta tanpa ada halangan.
Saat masuk ke dalam Gudang Harta, Evan, Luo Bai dan Sea Lin dibuat takjub dan kagum melihat banyaknya harta yang tersusun rapi didalam Gudang Harta.
Semua jenis harta mau itu Emas, Perak, Kristal Spirit, Pil, Tanaman Spiritual, Senjata, Alat-alat spiritual dan sebagainya, semuannya ada didalam Gudang Harta.
"Luar Biasa sekali!, dengan semua harta ini, maka kita tidak perlu khawatir lagi dengan masalah keuangan kita!" kata Luo Bai merasa sangat senang.
"Benar, dengan semua ini maka masalah kemiskinan di Nanzhou dapat terselesaikan, dan juga kita bisa memperkuat kekuatan militer kita!" kata Evan yang juga merasa senang.
"Hahaha...., tidak aku sangka menaklukan satu Kerajaan bisa membuat kita menjadi kaya mendadak seperti ini!" kata Sea Lin yang juga merasa senang.
Kemudian Evan, Luo Bai dan Sea Lin mencoba untuk masuk lebih dalam ke dalam Gudang harta. Mereka bertiga ingin tahu, harta apa saja yang ada didalam Gudang Harta tersebut .
Mereka bertiga masuk lebih dalam ke dalam Gudang Harta, mereka bertiga melihat-lihat dan memeriksa semua harta yang ada didalam Gudang Harta tanpa terlewatkan satu harta pun.
Gudang Harta dibagi menjadi tiga lantai, setiap lantai mewakili seberapa berharganya harta yang disimpan didalam Gudang Harta.
Evan, Luo Bai dan Sea Lin melihat-lihat dan mengambil beberapa harta berharga yang mereka butuh dari Gudang Harta.
Evan, Luo Bai, dan Sea Lin terus memerik seluruh harta yang ada didalam Gudang harta, hingga akhirnya mereka bertiga sampai dilantai tiga Gudang Harta.
Tidak hanya ada senjata, tetapi puluhan Pil tingkat tujuh, alat-alat spiritual, batu dan besi spritual lainnya yang sangat berharga.
Terlihat Evan, Luo Bai dan Sea Lin merasa sangat senang dan bersemangat melihat semua harta berharga tersebut.
"Lantai tiga Gudang Harta ini sangat luar biasa, ini semua adalah harta berharga yang sangat langka. Mungkin perlu waktu puluhan sampai ratusan tahun untuk mengumpulkan semua harga berharga ini!" kata Luo Bai yang sangat takjub melihat semua harta berharga tersebut.
"Kakak Besar, bolehkan aku mengambil beberapa harta yang ada didalam Gudang ini?" tanya Sea Lin meminta ijin pada Evan.
"Untuk apa kamu sungkan?. Jika ada harta berharga yang kamu inginkan, silahkan ambil saja, tidak perlu meminta ijin padaku. kamu juga Luo Bai, jika ada harta berharga yang kamu inginkan atau kamu butuhkan, silahkan ambil saja, tidak perlu sungkan padaku" ujar Evan pada Sea Lin dan Luo Bai.
Mendengar itu Luo Bai dan Sea Lin merasa senang. Kemudian Luo Bai dan Sea Lin melihat-lihat dan mengambil beberapa harta berharga yang mereka butuhkan.
Melihat Luo Bai dan Sea Lin yang sangat sibuk mencari harta berharga, membuat Evan juga ingin mencari apakah ada harga berharga yang dapat menarik perhatiannya atau para Elemen.
__ADS_1
Akan tetapi setelah sekian lama mencari, Evan sama sekali tidak menemukan satu pun harta berharga yang dapat menarik perhatian Evan dan Para Elemen.
"Haaiiss..., sayang sekali, diantara sekian banyaknya harta berharga, sama sekali tidak ada yang dapat aku gunakan untuk meningkatkan kekuatanku!" batin Evan dalam hatinya sambil menghela nafas.
Akan tetapi disaat Evan hendak berbalik badan untuk memeriksa dan melihat-lihat harta berharga ke tempat lain, Evan melihat sebuah kotak besi yang terlihat sangat misterius disebuah rak lemari paling bawah.
Evan yang merasa penasaran langsung berjongkok dan mengambil kotak besi tersebut. Terlihat bahwa kotak besi tersebut dilapisi oleh debu yang sangat tebal.
"Huuuuuff......" Evan meniup dan membersihkan semua debu yang menempel di kotak Besi.
"Kotak besi apa ini?, kenapa aku sama sekali tidak merasakan ada benda apapun didalam kotak besi ini?" pikir Evan merasa sangat heran.
Tidak lama kemudian Luo Bai dan Sea Lin, akhirnya telah selesai memilih dan mengambil harta berharga yang mereka inginkan dan butuhkan.
Dengan ekspresi senang dan gembira, Luo Bai dan Sea Lin berjalan menghampiri Evan yang sedang berjongkok sambil memegang sebuah kotak besi.
Melihat kedatangan Luo Bai dan Sea Lin, Evan segera bangkit berdiri dan berdiri saling menghadap dengan Luo Bai dan Sea Lin.
Luo Bai dan Sea Lin merasa penasaran dengan kotak besi yang sedang dipegang oleh Evan.
"Evan, kotak apa yang ada ditanganmu?" tanya Luo Bai merasa penasaran.
"Kotak besi ini?, aku juga tidak tahu kotak besi apa ini sebenarnya, aku hanya menemukannya secara tidak sengaja saat sedang melihat-lihat harta berharga!" kata Evan yang juga merasa heran dan penasaran.
"Heummm....., dari pada penasaran, lebih baik kita buka saja kotak besinya, bukankah mudah?" ujar Sea Lin memberi saran pada Evan dan Luo Bai.
"Benar juga apa yang kamu katakan, ayo kita buka kotak besi ini!" kata Evan yang setuju untuk membuka kotak besi tersebut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
......................
......................