KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 366 : Mengubah Sedikit Rencana


__ADS_3

"Baik Kakak Besar!" kata Sea Lin menerima perintah.


Kemudian Evan pergi, sedangkan Sea Lin masuk kedalam ruangan interogasi untuk membereskan para prajurit mata-mata Kerajaan Mo.


Didalam ruang interogasi Sea Lin menyerap mereka semua, bahkan juga sang komandan musuh yang telah menjadi mayat. Suara jeritan dan teriakan kematian dari Prajurit mata-mata kerajaan Mo, terdengar menghiasi malam yang suram.


Setelah itu, Evan, Sea Lin dan teman-teman yang lainnya kembali berkumpul dengan duduk mengelilingi api ungun yang menghangatkan tubuh dan menyinari malam mereka.


Mereka semua berdiskusi tentang beberapa strategi yang perlu di ubah untuk pertempuran melawan Kerajaan Mo besok.


"Evan, kenapa kamu ingin mengubah strategi kita?. Apakah ada masalah dengan strategi yang kamu susun sebelumnya?" tanya Luo Bai merasa heran dengan Evan yang tiba-tiba ingin mengubah strategi perang mereka.


"Rencana Strategi kita yang sebelumnya sama sekali tidak ada masalah. Tetapi perangkap musuh yang membuat kita perlu mengubah strategi perang!" kata Evan menyampaikan informasi yang ia dapatkan kepada teman-temannya.


"Perangkap!?" kata mereka semua sontak terkejut ketika mendengar informasi yang dikatakan oleh Evan.


"Benar, perangkap musuh." kata Evan menganggukkan kepalanya.


"Pasukan Kerajaan Mo sepertinya sudah sejak lama bersiap siaga untuk menunggu kedatangan kita. Mereka tahu kalau cepat atau lambat, kita pasti akan datang menyerang mereka." kata Evan kepada teman-temanya.


"Kamu mengatakan ini, apakah kamu sudah tahu perangkap yang mereka persiapkan itu seperti apa?" tanya Ray Qi pada Evan.


"Tentu saja aku tahu, aku mendapatkan informasinya dengan cukup detail dari Sekelompok Prajurit mata-mata kerajaan Mo yang aku dan Sea Lin tangkap sebelumnya." kata Evan pada teman-temannya.


Kemudian Evan memberitahukan dan menjelaskan tentang Perangkap Formasi Perang dan Formasi Pemusnah kepada teman-temannya.


"Perangkap yang dipersiapkan oleh Kerajaan Mo untuk melawan kita adalah dua buah Formasi Pemusnah, yaitu Formasi Ombak Kaisar Pasir Pemusnah. Dan enam buah formasi perang, yaitu Formasi Kalajengking Pasir Emas!" kata Evan memberitahu teman-temannya.


Mendengar itu, seketika mereka semua merasa terkejut dan merasa penasaran.


"Dua Formasi Pemusnah dan Enam Formasi Perang?" tanya mereka semua merasa terkejut dan penasaran.


"Benar, Dua Formasi Pemusnah ini adalah dua Formasi Ombak Pasir Pemusnah. Menurut perkataan Prajurit mata-mata yang interogasi sebelumnya, Formasi ini dapat memusnahkan puluhan ribu prajurit hanya dalam satu kali serangan. Sedangkan Enam Formasi Perang, yaitu Formasi Kalajengking Pasir Emas, kekuatannya bisa setara dengan seorang Tingkat Kaisar Emperor Level Lima." kata Evan menjelaskan semua yang diketahuinya kepada teman-temannya.

__ADS_1


Setelah mendengar penjelasan dari Evan, akhirnya mereka semua sudah mulai mengerti situasi dan kondisi kekuatan Pasukan Kerajaan Mo.


"Jika seperti itu, kamu memang benar, kita harus mengubah strategi perang kita. Jika kita menggunakan taktik perang yang sebelumnya, takutnya kita akan kehilangan setengah dari pasukan kita, bahkan sebelum melakukan pertempuran." kata Luo Bai yang mulai mengerti dengan alasan Evan yang ingin mengubah strategi perang.


"Baiklah, kita kembali ke inti permasalagan. Sekarang jelaskan, bagaimana kita akan mengubah strateginya?." tanya Ray Qi pada Evan dan yang lainnya.


Mendengar pertanyaan Ray, akhirnya saat yang ditunggu-tunggu oleh Evan untuk menjelaskan pengubahan strategi akhirnya tiba.


"Sebenarnya tidak ada strategi atau taktik perang yang akan diubah, tetapi waktu pertempuran yang akan kita undur sedikit. Aku dan Sea Lin akan maju menyerang terlebih dahulu, untuk menemukan dan menghancurkan titik formasi. Setelah semua formasi pasukan musuh telah dihancurkan, barulah kalian semua memimpin Seluruh Pasukan untuk menyerbu!" kata Evan pada teman-temannya.


Mendengar itu mereka semua sontak terkejut, dan langsung tidak setuju dengan perubahan rencana yang dikatakan oleh Evan.


"Aku tidak setuju!." kata Luo Bai mengangkat tangannya.


"Aku juga tidak setuju!" kata teman-teman Evan yang lainnya mengikti Luo Bai, menolak perubahan rencana yang dikatakan oleh Evan.


Melihat para teman-temannya yang tidak setuju (kecuali Sea Lin), Evan menghela nafasnya.


"Kenapa kalian tidak setuju?" tanya Evan pada teman-temannya.


"Yah, benar Evan, kamu seharusnya juga mengajak kami. Walaupun kami tidak sekuat kalian berdua, tetapi kami juga bisa membantu kalian, untuk menyingkirkan semua musuh yang menghalangi jalan kalian!" kata Luo Bai sambil tersenyum pada Evan dan Sea Lin.


Wolf, Yu Zhong, Paman Qian Ji, Qiu Shen, Su Fan Ny, Tian Yin dan Tian Yang mengikuti Ray Qi dan Luo Bai. Mereka semua juga merasa ingin membantu dan tersenyum hangat pada Evan dan Sea Lin.


Melihat semua teman-temannya yang juga ingin membantu dan menunjukan senyuman yang tulus dan hangat, Evan dan Sea Lin tertegun dan merasa tersentuh.


Evan yang tertegun dan merasa tersentuh kemudian tersenyum senang sambil menundukan kepalanya.


"Hmmm.., Baiklah!" kata Evan bangkit berdiri dengan wajah tersenyum pada teman-temannya.


"Kita akan bertempur bersama, menghancurkan formasi musuh dan mengalahkan semua musuh sampai akhir!" kata Evan sampai mengusungkan kepalan tinjunya ke api ungun.


Melihat itu Evan telah berkata seperti itu, mereka semua seketika langsung tersenyum dan merasa senang. Mereka semua segera bangkit berdiri dan mengikuti Evan, mengusungkan kepalan tinju mereka ke arah api unggun.

__ADS_1


""Bertarung Bersama, Sampai Akhir!" kata mereka semua dengan bersorak penuh semangat.


...****************...


Sementara itu diatas benteng pertahanan Ibukota Kerajaan Mo, tampak Para Prajurit yang sedang berjaga.


Disana di atas benteng pertahanan Ibukota Kerajaan Mo, terlihat Mo Sueyan yang sedang menunggu sambil terus melihat ke arah perkemahan Pasukan Nanzhou.


Setelah sekian lama menunggu, Mo Sueyan merasa, bahwa Pasukan mata-mata yang ia kirim untuk memata-matai perkemahan Pasukan Nanzhou, pasti sudah tertangkap.


"Pasukan mata-mata tidak kembali, pasti mereka semua telah tertangkap." pikir Mo Sueyan dalam hatinya merasa kesal.


"Dasar Pasukan bodoh, seharusnya aku memberikan mereka racun terlebih dahulu, sebelum memberi perintah pada mereka. Jika mereka membocorkan informasi tentang formasi Pemusnah dan Formasi Perang. Pasti besok Orang-orang Nanzhou itu tidak akan masuk kedalam perangkap." kata Mo Sueyan yang semakin merasa kesal saat semakin memikirkannya.


"Sekarang jika ingin memindahkan titik formasi, juga sudah tidak sempat. Sialan!, Pasukan Bodoh!" kata Mo Sueyan merasa sangat geram hingga memukul dinding pembatas benteng pertahanan.


Pukulan Mo Sueyan yang sedang merasa geram dan kesal, membuat dinding pembatas hancur dan membekas sebuah kepalan tinju miliknya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


SEMUA ORANG TIDAK ADA YANG BISA MENGUBAH MASA LALU, TETAPI SEMUA ORANG BISA MELIHATNYA SEBAGAI PENGALAMAN HIDUP.


SEMUA ORANG TIDAK ADA YANG BISA MELIHAT MASA DEPAN, TETAPI SEMUA ORANG BISA MENJADIKANNYA SEBAGAI TUJUAN HIDUP.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


......................


__ADS_2