
Sementara itu diluar Gua Gravitasi, tampak Hua Qing Qing dan Tetua Meng yang masih sedang menunggu sambil melihat Papan nama peringkat.
"Sudah hampir satu jam, apakah mereka sudah masuk sampai 500 meter kedalam Gua?" ujar Hua Qing Qing yang sedang menunggu.
"Sudahlah jangan ditunggu lagi, kurasa mereka tidak mungkin bisa masuk kedalam peringkat 100 besar, apa lagi 10 besar. jika bisa masuk sedalam 300 meter saja sudah cukup beruntung!" ujar Tetua Meng yang kemudian berbalik badan.
Namun disaat Tetua Meng ingin berjalan meninggalkan Papan Nama peringkat, tiba- tiba suara Hua Qing Qing mengejutkan Tetua Meng.
"Mereka masuk!, nama mereka telah masuk ke peringkat 100 besar dan masih terus bergerak!" kata Hua Qing Qing sambil melihat nama Topeng Perak (Evan) dan Sai yang telah masuk kedalam Papan Nama Peringkat dan masih terus bergerak.
Mendengar itu, Tetua Meng yang ingin meninggalkan Papan Nama Peringkat terkejut, Tetua Meng langsung berbalik badan dan kembali melihat papan nama peringkat bersama dengan Hua Qing Qing.
Saat ini Evan dan Sai telah mencapai peringkat 91 dan 92 dengan jarak sejauh 520 meter kedalam Gua, dan itu masuk terus bergerak.
"Aku tidak menyangka kalau dua orang itu ternyata benar-benar bisa masuk kedalam peringkat 100 besar!" kata Tetua Meng merasa salut.
Sementara itu Evan dan Sai masih terus bergerak masuk semakin jauh kedalam Gua Gravitasi.
Namun disaat Evan dan Sai telah masuk hingga 605 meter kedalam Gua Gravitasi dan masuk kedalam peringkat 72 dan 73, tampak nama mereka berdua dipapan nama peringkat berhenti bergerak.
Hua Qing Qing dan Tetua Meng pun merasa terkejut dan heran melihat nama Evan dan Sai, tiba-tiba berhenti bergerak di Papan Nama peringkat nomor 72 dan 73 dengan jarak sejauh 605 meter kedalam Gua Gravitasi.
"Kenapa mereka tiba-tiba berhenti?" kata Hua Qing Qing merasa heran.
Sementara itu didalam Gua Gravitasi, tampak Sai yang sudah tidak sanggup untuk berlari lagi dan berjalan dengan langkah berat.
Sai terengah-engah dan berhenti berjalan. "Jenderal tinggalkan saja aku sendiri, aku sudah tidak sanggup berlari lagi dan pasti akan memperlambat Jenderal!" ujar Sai dengan membungkuk dan nafas yang terengah-engah.
"Baiklah, kalau begitu kamu berhenti disini saja dan berlatihlah, energi spiritual disini cukup tebal untuk kamu bisa naik tingkat!" ujar Evan.
"Baik Jenderal!" jawab Sai dengan patuh.
Kemudian Evan pun melanjutkan perjalanan untuk terus masuk kedalam Gua Gravitasi, sedangkan Sai berhenti di peringkat 73 besar dengan kedalaman Gua 605 meter.
__ADS_1
Sementara itu diluar Gua, tampak Hua Qing Qing dan Tetua Meng yang sedang melihat papan nama peringkat.
"Bergerak!, Topeng Perak bergerak maju lagi! dan pergerakannya sangat cepat sekali!" kata Hua Qing Qing yang merasa kaget dengan pergerakan Evan.
Namun seketika Hua Qing Qing merasa heran ketika melihat Sai tidak bergerak lagi dan hanya diam dititik 605 meter dengan peringkat 73 besat.
"Kenapa Tuan Pengawal (Sai) tidak bergerak lagi?" kata Hua Qing Qing merasa heran.
"Mungkin dia sudah tidak sanggup lagi, jadi memutuskan untuk berhenti dan berlatih dititik tersebut!" ujar Tetua Meng.
Sementara itu Evan terus bergerak dengan sangat cepat, Evan terus naik peringkat demi peringkat, hingga membuat Hua Qing Qing dan Tetua Meng yang melihatnya merasa sangat terkejut dan takjub sampai tercengang.
"Pemuda Topeng Perak ini benar-benar seorang Monster, seumur hidup aku menjadi penjaga Gua Gravitasi, baru kali aku melihat ada seorang pemuda yang bisa bergerak secepat itu didalam Gua Gravitasi. Mungkin Topeng Perak ini dapat mengubah sejarah!" kata Tetua Meng merasa sangat terkejut dan takjub kepada Evan yang mengubah namanya menjadi Topeng Perak sebagai nama samaran.
"Dia memang sangat luar biasa, tetapi Tetua Meng jangan lupa kalau setelah titik 700 meter maka itu adalah tekanan gravitasi yang sebenarnya!" ujar Hua Qing Qing.
"Benar juga, setelah titik 700 meter maka yang ada tidak hanya tekanan Gravitasi tetapi juga Tekanan Roh!" kata Tetua Meng.
"Tekanan Roh?" batin Evan yang menghentikan langkahnya karena merasakan adanya tekanan Roh yang ringan.
Kemudian suara Elemen Bintang pun terdengar dipikiran Evan.
"Sepertinya jalan kedepan selanjutnya akan ada tekanan Roh, sepertinya diujung Gua ini tidak hanya ada Batu Gravitasi tetapi juga ada benda berharga lain yang memiliki kekuatan Roh yang cukup kuat. Kamu teruslah maju kedepan, ini adalah sebuah harta karun yang sangat berharga untukmu!" ujar Elemen Bintang menyuruh Evan.
"Baik Kakak Bintang, terima kasih atas pemberitahuannya!" kata Evan berterima kasih kepada Elemen Bintang.
Kemudian tanpa ragu lagi, Evan pun langsung melanjutkan untuk terus masuk kedalam Gua Gravitasi.
Sementara itu diluar Gua Gravitasi, tampak Hua Qing Qing dan Tetua Hua yang terus melihat papan nama peringkat dan menunggu pergerakan Evan.
"Dia bergerak lagi!, dia terus bergerak dan sekarang sudah masuk ke Peringkat 10 titik 730 meter!" kata Hua Qing Qing sambil melihat nama Topeng Perak yang terus bergerak di Papan nama Peringkat.
"Pemuda Topeng Perak ini memang sangat luar biasa, kali ini aku benar-benar dibuat takjub olehnya!" kata Tetua Meng merasa takjub oleh Evan.
__ADS_1
"Qing Qing, sepertinya Topeng Perak ini akan segera melewati titik 783 meter dan peringkatmu akan turun menjadi yang kedelapan!" ujar Tetua Meng kepada Hua Qing Qing.
"Hanya sebuah peringkat saja, aku tidak terlalu memperdulikannya, sekarang yang lebih penting adalah apakah Topeng Perak ini benar-benar dapat mengubah sejarah Papan Nama Peringkat Gua Gravitasi atau tidak!" ujar Hua Qing Qing.
"Kamu benar sekali, ini adalah suatu peristiwa yang benar-benar penting, kalau begitu aku harus memberitahukan Kakek kamu mengenai ini!" ujar Tetua Meng yang ingin memanggil Tetua Hua sang Peminpin Sekte Gunung Abadi.
"Yah, Tetua Meng cepat panggil Kakekku, dia harus melihat hal ini dengan mata kepalanya sendiri!" ujar Hua Qing Qing menyetujui Tetua Meng.
Kemudian Tetua Meng langsung pergi meninggalkan Hua Qing Qing dan pergi menuju tempat tinggal Tetua Hua sang pemimpin Sekte Gunung Abadi.
Sementara itu tampak para murid Sekte yang merasa heran dan bingung ketika melihat Tetua Meng yang sedang terbang dengan sangat cepat menuju tempat tinggal Tetua Hua.
"Bukankah itu adalah Tetua Meng?, kenapa dia terbang dengan sangat cepat ke arah tempat tinggal Pemimpin Sekte?"
"Bukankah biasanya Tetua Meng selalu menjaga Gua Gravitasi?, kenapa dia pergi ketempat tinggal Pemimpin Sekte, apakah Gua Gravitasi telah terjadi sesuatu yang sangat penting?"
"Untuk apa kita merasa heran disini?, lebih baik ayo kita pergi ke Gua Gravitasi dan melihatnya sendiri!"
Karena merasa penasaran, akhirnya para murid pun banyak yang pergi ke Gua Gravitasi untuk melihat apa yang terjadi sebenarnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
......................
......................
__ADS_1