KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 228 : Pembicaraan Yuna Li Dengan Ruyin Li


__ADS_3

Malam hari dikamar Yuna Li, tampak Yuna Li yang sudah bersiap untuk tidur dengan melepas hiasan rambutnya. Namun kemudian seseorang dantang dan mengetuk pintu kamarnya.


"Siapa itu?" tanya Yuna Li.


"Ini Kakak, Yuna Li apakah kamu sudah tidur?, Kakak ingin bicara sama kamu" ujar Ruyin dengan lemah lembut dari balik pintu.


Mengetahui kalau Kakaknya datang Yuna Li seketika langsung menunjukan ekspresi dingin dan kesal.


"Jika Kakak ingin bicara padaku bicara saja dari luar!, aku masih tidak ingin melihatmu!" kata Yuna Li bersikap dingin kepada Ruyin Li.


"Apakah kamu masih marah dengan Kakak?, Kakak dan Ibu melakukan itu juga demi kebaikan kamu, Kakak dan Ibu tidak ingin kamu yang paling kami sayangi bergaul dengan para sampah seperti Evan dan temannya itu, kami melakukan itu karena kami menyayangi kamu Yuna..., Jadi Kakak mohon Yuna jangan marah dengan Kakak yah" kata Ruyin dengan sangat lemah lembut kepada Yuna Li.


"Pangeran Evan dan Tang Chen bukan sampah seperti yang Kakak dan Ibu pikirkan, Pangeran Evan dan Tang Chen sangat bersikap baik padaku, mereka menolongku dari para bandit dihutan dengan tulus, selama mereka bersamaku mereka tidak pernah melakukan hal yang kurang ajar padaku !" kata Yuna Li kepada Kakaknya.


"Bagaimana kamu tahu kalau mereka menolong kamu dengan tulus?, kamu hanya baru bertemu mereka kurang dari tiga hari, kamu belum mengenal sifat asli mereka, mereka menolong kamu karena mereka hanya ingin memanfaatkan kamu agar mereka bisa membuat Ayah merasa berhutang budi pada mereka!. Yuna Li, kamu masih terlalu polos, kamu belum pernah melihat betapa kejamnya dunia!" kata Ruyin Li dari baik pintu kepada Yuna Li.


"Kakak jangan menjelek-jelekan Pangeran Evan!, aku hanya tahu bahwa Pangeran Evan adalah orang baik dan bukanlah orang yang seperti Kakak katakan, Pangeran Evan tidak mungkin akan memanfaatkan aku!" kata Yuna Li dengan tegas kepada Ruyin Li.


"Yuna, sebenarnya kenapa dengan kamu?,kenapa kamu rela membenci dan marah dengan Kakak demi membela si pecundang sampah tidak berguna itu?" tanya Ruyin dengan lemah lembut lepada Ruyin Li.


"Kakak, menurut kamu kenapa aku dari kecil tidak ingin menjadi seorang kultivator seperti kamu, Ayah dan Ibu?, sekarang aku akan memberitahukan padamu alasannnya, yaitu karena aku tidak ingin menjadi lebih kuat dari Pangeran Evan, karena jika aku menjadi lebih kuat dari Pangeran Evan, aku akan merasa bahwa Pangeran Evan tidak pantas menjadi temanku, aku tidak ingin membuat Pangeran Evan merasa bahwa dirinya terlalu rendah (minder) dan tidak pantas untuk bersamaku, aku hanya ingin kami bisa selalu bersama-sama tanpa ada yang merasa bahwa dia terlalu Tingi atau pun Rendah!" kata Yuna Li kepada Ruyin Li.


"Jadi maksud kamu, kamu rela menjadi seorang sampah juga hanya karena ingin membuat kesetaraan antara kamu dengab Evan, benar begitu bukan?" tanya Ruyin Li dengan lemah lembut sembari mengepal tangannya dengan sangat kuat.


"Baguslah jika Kakak bisa mengerti, jadi setelah ini aku mohon pada Kakak agar tidak melarangku untuk berhubungan dengan Pangeran Evan!" pinta Yuna Li kepada Ruyin Li.


"Yuna Li kakak ingin bertanya, kamu melakukan semua ini apa karena kamu menyukai Evan?" tanya Ruyin Li dengan lemah lembut.

__ADS_1


"Hem.., Yah aku menyukai Pangeran Evan!" jawab Yuna Li sambil tersenyum.


"Yuna Li, sebenarnya apa bagusnya Evan si sampah itu?, kenapa kamu bisa menyukainya?, dan kenapa kamu rela melakukan semua ini demi dirinya tetapi apakah dia tahu?" tanya Ruyin dengan lemah lembut sembari terus mengepal tangannya hingga berdarah.


"Sebenarnya aku juga tidak tahu kenapa aku bisa menyukainya dan kenapa aku bisa rela melakukan ini semua demi dirinya walaupun dia tidak pernah tahu!" jawab Yuna Li kepada Ruyin yang masih berada diluar kamar (depan pintu kamar).


Mendengar itu Ruyin pun berhenti bertanya lagi.


"Maaf karena Kakak sudah mengganggu kamu malam-malam begini, kamu cepatlah tidur dan tidurlah dengan nyenyak, selamat malam Yuna Li, Kakak menyayangi kamu selamanya!" kata Ruyin Li berbalik pergi meninggalkan kamar Yuna Li.


"Evan!, kamu telah membuat adikku sampai seperti ini, dia bahkan rela melawan aku dan Ibunya hanya demi dirimu, aku berjanji tidak akan membiarkan adikku terjerumus oleh tipu muslihatmu, aku akan membunuhmu!" kata Ruyin Li sambil berjalan dengan tatapan mata yang kejam dan niat membunuh yang kuat.


Disisi lain Jenderal Yunfan Li dan Bibi Rue Luanyin yang berada ditempat yang berbeda yang tak jauh dari tempat Ruyin Li berada merasakan niat membunuh yang dikeluarkan oleh Ruyin Li.


Sementara itu di sebuah penginapan, tampak Tang Chen yang masih sedang mencari udara segar dihalaman.


Evan berjalan-jalan dengan santai sembari menghirup udara segar dengan bebas, namun tidak lama kemudian Ruyin Li yang terbang di udara menggunakan sayap Aura berwarna putih datang ke penginapan tempat Evan dan Tang Chen berada.


Tang Chen yang sedang berjalan-jalan dengan santai sembari menghirup udara segar seketika berhenti dan menunjukan ekspresi serius.


Tang Chen berbalik badan dan mendongak melihat ke atas yang mana tampak Ruyin Li yang terbang di atas udara dengan menggunakan sayap Aura.


"Ternyata si wanita busuk sialan yang datang, sepertinya dia ingin mencari masalah dengan kami!" pikir Tang Chen dalam hatinya sembari melihat ke arah Ruyin Li yang terbang di atas udara.


"Hei kamu!, dimana Evan!, jika kamu memberitahuku dimana dia maka aku akan membiarkan kamu hidup malam ini!" kata Ruyin Li mengancam Tang Chen.


"Ternyata benar dugaanku, wanita busuk ini datang mencari masalah dengan kami!" kata Tang Chen dalam hatinya.

__ADS_1


"Hei wanita busuk sialan!, apakah kamu sedang mencari Evan?, Evan saat ini sangat sibuk dan tidak punya waktu untuk bertemu dengan kamu!" kata Tang Chen menjawab Ruyin Li.


"Karena kamu tidak ingin mengatakannya maka jangan salahkan aku jika bertindak kejam!, aku akan membunuhmu terlebih dahulu setelah itu baru Evan si pecundang sampah tidak berguna itu!" kata Ruyin Li dengan sangat sombong dan arogan.


"Kalau begitu coba saja jika kamu memang sanggup membunuhku!" kata Tang Chen menantang Ruyin Li.


"Heh, hanya temannya seorang sampah saja pasti juga adalah seorang sampah!" kata Ruyin Li dengan sangat sombong.


"Kalau begitu kamu jangan terkejut!" kata Tang Chen yang kemudian langsung mengeluarkan Aura dan Sayap Aura tingkat Jenderal level Enam.


Melihat itu, Ruyin Li pun seketika terkejut.


"Apa!?, Bagaimana mungkin temannya si sampah itu adalah seorang Pendekar Tingkat Jenderal Level Enam.


Namun walaupun Ruyin merasa cukup terkejut mengetahui bahwa Tang Chen adalah seorang Pendekar Tingkat Jenderal Level Enam, namun dia tetap tidak takut karena Tingkatan dirinya jauh lebih tinggi dari pada Tang Chen.


"Heh!, hanya seorang Pendekat Tingkat Jenderal level Enam saja jangan sombong, aku akan tunjukan bahwa kekuatan kita jauh berbeda!" kata Ruyin Li mengeluarkan Aura dan Armor Spirit transparan berwarna putih seperti salju yang menyelimuti tubuhnya.


"Aku berada adalah Pendekar Tingkat Kaisar Level satu, sedangkan kamu hanyalah Tingkat Jenderal Level Enam, Kau lihat inilah perbedaan kekuatan kita!" kata Ruyin Li dengan sombong sambil terbang dengan sayap Aura di udara dan Armor Spirit berwarna putih salju yang menyelimuti tubuhnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................

__ADS_1


__ADS_2