
Kemudian Evan langsung mengepakkan sayap Aura-nya dan terbang ke udara mengejar Ratu Yue Xian Ling.
Disisi lain, Ratu Yue Xian Ling terus terbang dengan tubuh yang telah terluka. Sesekali ia menoleh ke belakang untuk melihat Evan yang semakin dekat mengejarnya.
Sesaat kemudian, akhirnya apa yang dicari-cari oleh Ratu Yue Xian Ling telah terlihat jauh didepannya. Yaitu sebuah Danau kecil yang berada di tengah-tengah Hutan lebat.
"Itu Danau, aku harus cepat sampai sana!"
Ratu Yue Xian Ling menambah kecepatan terbangnya menuju Danau tersebut. Sedangkan Evan yang berada dibelakang terus terbang mengejar Ratu Yue Xian Ling.
Setelah sampai di atas Danau tersebut, Ratu Yue Xian Ling langsung menghilangkan Sayap Aura-nya dan terjun ke dalam Danau.
Disisi lain, tampak Evan yang berhasil mengejar Ratu Yue Xian Ling hingga sampai ke Danau.
"Ternyata Dia mencari lokasi pertempuran yang menguntungkan untuknya!" pikir Evan sambil melihat Ratu Yue Xian Ling yang telah menyelam ke dalam Danau.
Sementara itu di dalam Danau, tampak Ratu Yue Xian Ling yang sedang memulihkan tenaga dan luka pada tubuhnya.
Didalam air Ratu Yue Xian Ling dapat menyembuhkan semua lukanya dengan sangat cepat. Bahkan energi spiritual yang sebelumnya telah terkuras habis, kini telah pulih kembali secara perlahan.
Namun karena energi spiritual Elemen Air di dalam Danau sangatlah terbatas, maka Ratu Yue Xian Ling hanya bisa memulihkan 70% dari energi spiritual miliknya.
Setelah semua lukanya sembuh, Ratu Yue Xian Ling berenang ke permukaan dan berdiri di atas air.
Ratu Yue tanpa basa-basi langsung bersiap untuk menyerang Evan dengan jurusnya.
"Ratu Phoenix Biru!"
Seketika seekor Phoenix Elemen Air keluar dari dalam Danau dan terbang ke udara ke arah Evan.
Melihat itu, Evan pun langsung mengeluarkan Pedangnya yang diselimuti oleh Kekuatan Elemen Petir.
"Pedang Naga Petir!" Evan mengayunkan pedangnya. Dan seketika dari ayunan Pedang tercipta seekor Naga Petir yang sama besarnya dengan Phoenix Biru milik Ratu Yue Xian Ling.
"DUAAARR!!" kedua serangan saling menghantam dengan sangat kuat, hingga menciptakan sebuah gelombang ledakan energi yang sangat dahsyat.
Setelah kedua serangan saling menghantam, tampak Evan dan Ratu Yue Xian Ling yang masih berada ditempatnya masing-masing.
__ADS_1
"Ternyata memang benar, daya serang jurus miliknya menjadi dua kali lipat lebih kuat, setelah Dia berada di tempat yang memiliki banyak air. Sepertinya Danau ini merupakan lokasi pertarungan yang sangat menguntungkan untuknya!" pikir Evan.
"Namun, jika begitu, ini juga merupakan kelemahan yang sangat terlihat jelas untuknya. Asalkan Aku membawanya pergi dari Danau ini, maka Kekuatannya akan kembali lemah seperti sebelumnya!" lanjut Evan dalam pikirnya.
Kemudian dengan Teknik Kilat Langkah Surgawi, Evan terbang meluncur ke bawah ke arah Ratu Yue Xian Ling.
Melihat Evan datang menyerang ke arahnya, Ratu Yue Xian Ling segera menggunakan Jurus Pertahanannya untuk menciptakan Penghalang untuk Evan.
"Terpaan Ombak Penghalang!"
Seketika sebuah Ombak Besar yang berbentuk seperti Dinding tercipta di antara Ratu Yue Xian Ling dan Evan.
Ombak besar tersebut melindungi Ratu Yue Xian Ling dan menghalangi Evan untuk melakukan serangan langsung.
"Sial!" ucap Evan dan langsung mengubah arah terbangnya untuk menghindari tabrakan ke Ombak Besar tersebut.
Segera setelah berhasil menghindari tabrakan, Evan langsung mengeluarkan Jurus untuk melakukan serangan balik kepada Ratu Yue Xian Ling.
"Sembilan Naga Petir!"
Melihat Evan telah mengeluarkan Jurus Sembilan Naga Petir untuk melakukan serangan balik, Ratu Yue Xian Ling pun segera mengeluarkan Jurus miliknya untuk bertahan.
Dengan menggunakan Air yang ada di Danau, Ratu Yue Xian Ling menciptakan Sembilan Lonjakan Air berbentuk pusaran air yang bergerak ke udara.
Kemudian Sembilan Naga Petir milik Evan dan Sembilan Pusaran Air milik Ratu Yue Xian Ling saling menghantam dengan sangat kuat, hingga menciptakan sebuah Gelombang ledakan yang mengguncang Air Danau.
Di atas udara tampak Evan yang telah basah kuyup, sedangkan disisi lain, tampak Ratu Yue Xian Ling yang kesulitan untuk berdiri tegak di atas permukaan air yang bergelombang.
Evan dan Ratu Yue Xian Ling, keduanya tampak saling menatap satu sama lain.
"Dia mampu mengendalikan Air Danau. Sekarang Danau sudah menjadi daerah Dia kuasai, aku tidak bisa mendekatinya sama sekali!" pikir Evan yang sedang terbang di udara.
"Dia berada di udara dan aku sulit untuk menjangkaunya. Namun jika aku meninggalkan Air Danau untuk menjangkaunya, Aku akan dikalahkan dengan sangat mudah olehnya!" pikir Ratu Yue Xian Ling yang sedang berdiri di permukaan air yang terus bergerak.
Saat ini Evan maupun Ratu Yue Xian Ling berada dalam kondisi menguntungkan dan juga tidak menguntungkan bagi mereka.
"Ratu, menyerahlah! Kamu bahkan tidak bisa mengalahkan aku. Tanpa Danau kamu itu, kamu tidak akan bisa melakukan apa-apa!" kata Evan berbicara dengan keras.
__ADS_1
"Sebaiknya kamu saja yang menyerah! Beraninya hanya bermain di udara, kalau kamu berani, turun!" kata Ratu Yue Xian Ling mencoba memprovokasi Evan.
"Sebenarnya aku masih ada satu cara untuk mengalahkan kamu. Tapi takutnya, jika aku menggunakan Teknik itu, kamu akan langsung berjumpa dengan Raja Neraka!" ujar Evan mencoba menakut-nakuti Ratu Yue Xian Ling.
"Bodoh, apakah kamu pikir aku akan percaya dengan ucapan mu? Jika kamu memang memiliki kemampuan yang kamu sebutkan, kamu pasti sudah menggunakannya dari tadi untuk mengalahkan aku!"
"Haaiiss... dasar Wanita Tua keras kepala, kalau begitu jangan salahkan aku karena tidak mengingatkan kamu!"
Mendengar perkataan Evan, Ratu Yue Xian Ling seketika merasa terkejut dan sedikit takut.
"Sial, ucapannya itu, apakah dia benar-benar memiliki cara untuk mengalahkan aku?" batin Ratu Yue Xian Ling merasa khawatir.
Sementara itu disisi lain, tampak Evan yang sedang merentangkan tangan kanannya. Dan bersiap untuk mengeluarkan sebuah senjata dari dalam Cincin Penyimpanan miliknya.
"Sebenarnya Aku tidak ingin menggunakan senjata ini, tetapi jika wanita ini tidak diberi pelajaran, maka Dia tidak akan pernah merasa jera!" batin Evan dalam hatinya.
Kemudian tanpa menunggu lagi, Evan langsung mengeluarkan Tombak Raja Vraja yang selama ini telah tersimpan di dalam cincin penyimpanan miliknya.
Pada saat Tombak Raja Vraja muncul di tangan kanan Evan, Tombak tersebut mengeluarkan energi elemen Petir berwarna Emas yang menyambar-nyambar.
Kemudian secara bersamaan dengan robeknya lengan baju kanan Evan, muncul sebuah Tato bertuliskan sebuah mantra di tangan hingga bahu kanan Evan.
"Memang Senjata dan Teknik Tingkat Semesta. Perasaan ini sungguh sangat menakjubkan!" ucap Evan tersenyum menyeringai.
Sementara itu disisi lain, Ratu Yue Xian Ling merasa sangat terkejut saat melihat sebuah Senjata Tingkat Semesta ada di tangan Evan.
Perasaan tertekan oleh sebuah senjata Tingkat Semesta baru kali ini dirasakan oleh Ratu Yue Xian Ling.
"Apakah itu adalah Senjata Tingkat Semesta!?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
......................