KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 329 : Kembali Ke Nanzhou


__ADS_3

Singkat cerita, Evan dan Sai yang ingin pulang kembali ke Nanzhou diantar oleh Tetua Hua dan Para Tetua lainnya serta Zhang Xiu, hingga ke depan pintu gerbang Sekte Gunung Abadi.


"Apakah Jenderal Evan Li benar-benar ingin pulang hari ini?, Apakah Jenderal Li tidak ingin tinggal beberapa hari lagi di Sekte Gunung Abadi?" tanya Tetua Hua yang ingin menahan Evan agar tetap tinggal untuk beberapa hari lagi.


"Benar Jenderal Li, anda tinggallah disini beberapa hari lagi, aku akan memperkenalkan banyak hal menarik yang ada di Sekte Gunung Abadi!" kata Zhang Xiu ikut membujuk Evan agar tetap tinggal.


Para Tetua dan Zhang Xiu tampak tidak rela jika Evan kembali ke Nanzhou begitu cepat, Namun Evan yang memiliki banyak urusan yang perlu diselesaikan tidak ingin berada terlalu lama di Sekte Gunung Abadi.


"Maaf semuannya, sebenarnya aku juga ingin tinggal lebih lama lagi di Sekte Gunung Abadi bersama kalian, tetapi aku memang harus segera kembali pulang ke Nanzhou, karena disana aku masih memiliki banyak urusan yang perlu aku selesaikan, jadi aku minta maaf kepada kalian semua!" ujar Evan memberitahu kepada Para Tetua dan Zhang Xiu, agar mereka tidak mencoba membujuk dan menahan untuk tetap tinggal di Sekte Gunung Abadi.


Mendengar itu, Para Tetua dan Zhang Xiu pun tidak ingin menaksa dan membujuk Evan lagi untuk tetap tinggal di Sekte Gunung Abadi.


"Hmm.., bebar juga, Jenderal Li adalah seorang pemimpin besar, jadi Jenderal Li pasti memiliki banyak urusan yang harus diselesaikan, kalau begitu kami tidak akan menahan Jenderal Li lagi!" kata Tetua Hong yang sudah tidak ingin menahan Evan lagi.


"Terima kasih karena Jenderal Li sudah berkunjung ke Sekte Gunung Abadi, jika ada waktu luang kami pasti akan datang bertamu ke Nanzhou, begitu juga dengan Jenderal Li, jika Jenderal Li ada waktu luang berkunjunglah lagi ke Sekte Gunung Abadi, kami pasti akan menyambut Anda dengan senang hati!" kata Tetua Hua sambil tersenyum kepada Evan.


"Yah pasti, jika ada waktu luang aku pasti akan datang berkunjung lagi. Baiklah sampai jumpa semuannya!" kata Evan berbalik badan dan terbang pergi yang diikuti oleh Sai sang pengawalnya.


Didalam perjalanan pulang ke Nanzhou, Evan dan Sai sama sekali tidak menemui masalah apapun, dengan cepat mereka pun terbang melesat pulang ke Provinsi Nanzhou.


Delapan hari kemudian akhirnya Evan dan Sai sampai di Provinsi Nanzhou, kota Yanzhou.


Dari kejauhan Para Prajurit yang sedang menjaga benteng pertahanan melihat Evan dan Sai yang terbang melesat ke arah mereka.


"Itu adalah Tuan Jenderal!, Tuan Jenderal sudah pulang!" kata salah satu parjurit yang pertama kali melihat kepulangan Evan dan Sai.


Namun Evan dan Sai langsung terbang melewati benteng pertahanan dan langsung terbang menuju ke kediaman Jenderal.

__ADS_1


Didalam perjalanan menuju ke kediaman Jenderal, Evan dan Sai terbang di atas udara melewati kota Yanzhou, dari atas udara Evan dan Sai melihat bahwa masyarakat di kota Yanzhou sudah mulai beraktivitas secara normal.


"Baru satu bulan aku pergi, tetapi kota Yanzhou sudah mulai kembali normal!" kata Evan merasa senang dengan keadaan rakyatnya yang mulai kembali normal.


Evan dan Sai terus terbang menuju ke kediaman Jenderal, hingga beberapa saat kemudian akhirnya mereka berdua pun sampai di kediaman Jenderal.


Evan dan Sai turun dan mendarat tepat dihalaman depan kediaman Jenderal, Para penjaga yang melihat kepulangan Evan segera datang menghampiri dan memberi hormat kepada Evan.


"Selamat atas kepulangan anda Tuan Jenderal!" kata para penjaga tersebut pangsung berlutut dan memberi hormat kepada Evan.


"Sudah aku katakan, para prajuritku tidak ada yang boleh berlutut pada siapapun termasuk aku, kalian berdirilah!" ujar Evan menyuruh para penjaga yang berlutut dihadapannya.


"Baik Tuan Jenderal!" dengan patuh para penjaga itu pun langsung bangkit berdiri.


"Bagus, sekarang kalian boleh pergi, lakukanlah apa yang harus kalian lakukan!" ujar Evan memberi perintah kepada para penjaga itu.


"Sai, kamu pergilah panggil semua teman-teman kita, katakan pada mereka bahwa aku sudah pulang dan ingin mendiskusikan sesuatu dengan mereka!" kata Evan memberi perintah kepada Sai.


"Baik Jenderal, akan aku segera laksanakan!" kata Sai yang kemudian langsung menghilang layaknya seorang ninja.


Setelah Sai pergi, Evan langsung pergi ke halaman belakang kediaman Jebderal untuk mencari para Istrinya.


Beberapa saat kemudian Evan pun sampai dihalaman belakang kediaman Jenderal. Sama seperti biasanya, ketika sampai Evan melihat Keempat Istrinya yaitu Ririn, Reya, Ran Ran dan Nan Ruyu yang sedang menemani Cao Cao berlatih.


Tapi tidak hanya itu saja, tampak diantara keempat Istrinya itu ada Qiu Nia Lan yang sedang bermain dengan Limao yang sudah mulai tumbuh dewasa.


Melihat Evan datang Sang Harimau Putih Mata Emas tiba-tiba langsung datang menghampiri Evan, suara langkah kaki Harimau Putih yang besar membuat Cao Cao, Qiu Nia Lan dan Keempat Istri Evan langsung menoleh dan melihat ke arah Evan.

__ADS_1


"Evan Sayang, kamu sudah pulang?" ujar Ririn dam Para Istri Evan lainnya yang merasa senang melihat Evan telah kembali pulang.


"Tuan, akhirnya kamu pulang!" kata Harimau Putih yang terlihat menjadi lebih patuh dari biasanya.


Evan merasa senang melihat Harimau Putih yang menjadi lebih patuh dari biasanya.


"Yah, aku memang pulang lebih cepat, karena aku masih memiliki banyak urusan yang perlu aku selesaikan, terutama aku sangat merindukan Kalian semua Para Istri dan Adikku!" kata Evan sembari tersenyum kepada mereka.


Mendengar itu, mereka semua merasa senang, tetapi tampak Evan yang masih merasa heran kepada Harimau Putih yang tiba-tiba menjadi lebih patuh dan jinak dari pada biasanya.


"Harimau Putih kenapa hari ini kamu menjadi lebih patuh?, bahkan memanggil aku Tuan, sungguh membuat aku tidak terbiasa!" ujar Evan merasa heran kepada Harimau Putih.


"Aku juga tidak tahu kenapa, aku tidak bisa mengontrol diriku sendiri, seperti ada sesuatu yang membuat aku menjadi lebih patuh padamu. Aroma obat! aku mencium bau aroma obat, sepertinya aroma obat ini yang membuat aku hilang kendali!" kata Sang Harimau Putih sembari mengendus-endus aroma obat yang keluar dari cincin ruang penyimpanan milik Evan.


"Aroma Obat?" kata Evan merasa heran mendengar perkataan Harimau Putih.


Kemudian suara Elemen Petir terdengar didalam pikiran Evan.


"Aku ingat!, sebelumnya disaat kamu mengambil harta karun peninggalan yang diberikan oleh si Pria Tua Sun Guan Ji, sepertinya aku melihat satu jenis Pil obat bernama Pil Penakluk Hewan Monster, Pil ini merupakan Pil tingkat delapan, Sepertinya Harimau Putih kamu ini mabuk dan hilang kendali karena memcium aroma Pil Penakluk Hewan Monster itu!" kata Elemen Petir memberitahu Evan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2