
"akhirnya keluar juga enam penghianat ini!" gumam evan
kompetisi terus berlanjut..
"NOMOR 7 MELAWAN NOMOR 33, ARENA 1!"
chen naik keatas arena, dan kini lawannya adalah zhuo lang, murid peringkat 20 besar dibagian murid luar
"hei kau murid baru, kau sebaiknya menyerah!, aku tidak ingin mengotori tanganku dengan darah kamu!" zhuo lang terkenal dengan sikap sombongnya dan dia juga seorang yang kejam dan brutal
"haha.., kita lihat saja, gada kamu yang berdarah atau pedangku!" ucap chen
"jangan sombong!"
Tang!! "tenaganya sangat kuat!" chen menahan gada dari zhuo lang
"kenapa? terkejut?, kau hanya berada ditingkat guru level dua, sedangkan aku level 5! perbedaannya kekuatan kita sangat jauh! sebaiknya kau menyerah sebelum aku membunuhmu!" zhuo lang terus menekan chen kebawah
kemudian zhuo lang menendang chen hingga terpental "uhuk.., perbedaan kekuatan kami sangat jauh, aku akan kalah jika terus seperti ini!" chen terluka karena tendangan tersebut
"kuberi kau satu kesempatan lagi untuk menyerah sebelum aku membunuhmu!" ancam zhuo lang
"aku tidak akan menyerah! 'jurus petir membelah gunung!!'" chen menyerang dengan kekuatan penuhnya
"Gada raksasa!!" zhuo lang membalas serangan chen
__ADS_1
BOOM!!, chen terduduk sambil batuk yang mengeluarkan darah dari mulut, chen terluka sangat parah, namun xhuo lang masih berdiri tegak diarena
"hahaha! sudah tau kan kalau kamu bukan lawan yang sebanding untukku?, tapi sudah terlambat jika kau ingin menyerah, karena aku akan membunuh kamu disini!"
"mau bunuh yah bunuh saja, kenapa harus bertele-tele?"
"sudah mau mati masih begitu sombong, Matilah kau!!" zhuo lang mengangkat gadanya dan menyerang chen.
namun "Tap!" evan manangkap gada zhuo lang
"dia sudah kalah, kamu tidak perlu membunuhnya!" ucap evan menghentikan zhuo lang
"siapa kau!?, kenapa aku tidak boleh membunuhnya?" zhuo lang marah karena evan menghentikan dia untuk membunuh chen
"aku adalah temannya, jadi aku akan membawanya pergi dari arena!" evan memapah chen pergi meninggalkan arena
evan tersenyum "tidak tau diri!" kemudian dia menarik pedangnya dan menebas zhuo lang menjadi dua bagian, kemudian evan tetap memapah chen keluar dari arena.
orang orang yang melihatnya pun terkejut, namun evan tetap diam tak bersuara
"SELANJUTNYA NOMOR 72 MELAWAN NOMOR 26, ARENA 3!"
shan naik keatas arena, namun dalam sekejab dia langsung kalah, kemudian ran ran melawan murid top wanita bagian murid dalam, bernama qi luo peringkat 6 didalam murid dalam
"ternyata lawanku adalah ran ran, si gadis cantik dari murid bagian luar, sungguh sebuah keberuntungan" ucap qi luo
__ADS_1
"kakak qi luo, mohon bimbimbingannya!" ucap ran ran
merekapun mulai bertarung, evan melihat dan memperhatikannya "wanita itu, tenyata dia belum pergi dari sekte!" gumam evan
ririn yang melihat evan memperhatikan ran ran terus menerus pun cemburu, evan yang menyadari ririn yang cemburu mengelus kepalanya "cemburu yah?"
"tidak, kenapa kau terus melihatnya?, apa kau mengenalnya?" tanya ririn
"kami hanya pernah bertemu sekali!" jawab evan
"........."
kemudian datang mentor chu xian menghampiri evan
"Evan!"
"bagaimana, apa para murid sudah meninggalkan sekte?" tanya evan
"belum, seluruh sekte telah dikepung, tidak ada jalan untuk keluar! bagaimana ini?" mentor chu xian bingung dan gelisah karena tidak tau harus berbuat apa
"kalau begitu kita harus menunggu hingga mereka menyerang dan mencari kesempatan untuk membawa para murid keluar dari sekte!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
__ADS_1
...----------------...
......................