KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 229 : Menantang Ruyin Li


__ADS_3

"Tingkatan Pencapaian tidak bisa menentukan segalanya!" kata Tang Chen yang kemudian terbang dengan sayap auranya menuju ke arah Ruyin Li.


"Tidak tahu diri!" kata Ruyin Li dengan arogan.


"Jurus Pembunuh!, Pedang Badai Salju!" seru Ruyin Li mengeluarkan jurus pedangnya yang menciptakan sebuah pusaran angin berwarna putih yang sangat dingin yang menyerang ke arah Tang Chen.


"Jurus Pedang Kilat Petir!" kata Tang Chen yang juga mengeluarkan Jurus pedang yang menyerang ke arah Ruyin Li.


"BAAMM !!" kedua jurus pun saling menghantam dengan sangat kuat hingga membuat Tang Chen terlempar jatuh kebawah.


Perbendaan tingkatan pencapaian yang begitu jauh membuat Tang Chen tidak bisa berkutik melawan Ruyin Li.


Tang Chen bangkit bangun sambil memegang dadanya, tampak darah mengalir keluar dari pinggir bibir Tang Chen.


"Apakah kamu sudah lihat?, inilah perbedaan kekuatan kita!, kamu sangat lemah, membunuhmu sama saja seperti membunuh semut!" kata Ruyin Li dengan sangat sombong sambil terbang di atas udara.


"Sial!, walaupun aku bisa mengalahkan seorang tingkat Jenderal Level Sembilan, tapi aku tidak menyangka ternyata perbedaan kekuatan tingkat Jenderal dengan Tingkat Kaisar begitu jauh!" kata Tang Chen dalam hatinya sembari melihat ke arah Ruyin Li yang terbang diudara.


"Karena kamu tadi menghalangiku maka Sekarang kamu matilah!" kata Ruyin Li menyerang Tang Chen dengan jurus Pembunuh Pedang Badai Salju yang sama seperti yang sebelumnya.


"BOOM!!" Serangan tersebut menyerang dan menghantam Tang Chen dengan sangat kuat.


Namun seketika Runyi terkejut ketika melihat orang yang terkena dan menerima serangannya bukanlah Tang Chen melainkan Evan.


"Apa!?, kapan dia datang?, kenapa aku tidak melihatnya?, dan bagaimana mungkin dia bisa menerima seranganku tanpa terluka?" batin Ruyin Li dalam hatinya merasa heran sambil terbang melayang di udara.


"Maaf Tang Chen telah merepotkan kamu, aku baru saja selesai membuat Pil, jadi baru bisa datang menolongmu!" kata Evan sembari melirik Tang Chen yang ada dibelakangnya.


"Jika kamu tidak datang tepat waktu mungkin sekarang aku sudah mati!, sekarang akan aku serahkan padamu!" ujar Tang Chen kepada Evan sembari berlutut memegang dada dan pedangnya.


Kemudian Evan pun fokus melihat ke arah Ruyin Li yang terbang diudara menggunakan Sayap Aura dan sambil memegang pedangnya.

__ADS_1


Tatapan Evan yang dingin membuat Runyi Li yang melihatnya pun sampai menelan ludah.


"Ada apa dengan tatapan matanya itu?, kenapa aku bisa merasa tidak nyaman melihatnya?" batin Ruyin Li dalam hatinya sembari melihat Evan.


Tak lama kemudian datang dua orang Tingkat Kaisar Level Dua yang terbamg ke arah mereka.


Evan dan Ruyin Li melihat ke arah dua orang itu yang ternyata adalah Jenderal Yunfan Li dan Bibi Rue Luanyi.


Bibi Rue Luanyi datang dan langsung menghampiri Ruyin Li, sedangkan Jenderal Yunfan Li menghampiri Evan.


"Ibu, bagaimana Ibu dan Ayah bisa kesini?" tanya Ruyin Li kepada Ibunya.


"Kamu pergi keluar dari kediaman malam-malam dengan mengeluarkan Aura Membunuh yang sangat kuat, bagaimana mungkin Ayah dan Ibu tidak bisa tahu?, setelah itu kami berdua mengikuti kamu yang ternyata pergi ke tempat Dua sampah ini berada!" jawab Bibi Rue Luanyi sambil melihat ke arah Evan, Tang Chen dan Jenderal Yunfan Li yang ada dibawahnya.


Sementara itu Jenderal Yunfan Li yang datang menghampiri Evan tampak khawatir.


"Pangeran Evan, apakah anda ada yang terluka?" tanya Jenderal Yunfan Li kepada Evan.


"Mohon maaf Pangeran, ini semua salah saya karena lalai mendidik Putri saya!, Pangeran tenang saja saya pasti akan memberinya pelajaran saat dirumah nanti!" kata Jenderal Yunfan Li meminta maaf sembari memberi hormat kepada Evan.


"Tidak usah!, sekarang Paman tolong jaga temanku Tang Chen dan untuk memberi pelajaran maka biarkan aku saja!" kata Evan kepada Jenderal Yunfan Li dengan tegas.


Mendengar itu seketika Jenderal Yunfan Li pun terkejut dan merasa khawatir.


"Pangeran...." ucap Jenderal Yunfan Li yang ingin menghentikan Evan.


"Paman tenang saja, aku hanya ingin memberi pelajaran kepada Runyi Li saja, aku tidak akan melukainya!" ujar Evan agar membuat Jenderal Yunfan Li merasa tenang.


Mendengar itu Jenderal Yunfan Li pun tidak ingin menghentikan Evan lagi untuk memberi pelajaran kepada Ruyin Li putri pertamanya.


"Pangeran, anda berhati-hatilah, walaupun anda kuat tetapi Ruyin Li juga bukanlah lawan yang mudah!" ujar Jenderal Yunfan Li mencoba mengingatkan Evan.

__ADS_1


"Tuan Jenderal tenang saja, walaupun Ruyin Li Putri anda itu kuat, tetapi Evan jauh lebih kuat!, sebelumnya disaat Evan masih berada ditingkat Jenderal Level Delapan dia telah berhasil membunuh Tingkat Kaisar Level Lima!" kata Tang Chen yang kemudian bangkit berdiri.


Sementara itu tampak Evan berjalan menghampiri Ruyin Li dan Bibi Rue Luanyin yang terbang diudara.


"Awalnya aku tidak ingin menunjukan kekuatanku, tetapi benar apa yang dikatakan Tang Chen, jika aku terus merendah maka aku tidak akan pernah dihormati apa lagi oleh orang-orang yang membenci dan meremehkan aku!" kata Evan sembari berjalan semakin dekat ke arah Ruyin Li dan Bibi Rue Luanyi.


Melihat Evan yang berjalan menghampiri mereka, Ruyin Li dan Bibi Rue Luanyi yang terbang di udara pun mengerutkan alis mereka.


"Apa yang ingin dilakukan oleh sampah ini?" tanya Bibi Rue Luanyi yang heran melihat Evan.


"Aku juga tidak tahu, mungkin dia ingin memohon maaf padaku!" kata Ruyin Li merasa sombong.


Setelah cukup dekat dengan Ruyin Li dan Bibi Rue Luanyi, Evan pun menghentikan langkah kakinya dan mendongak melihat ke arah Ruyin dan Bibi Rue Luanyi yang terbang di atasnya.


"Sampah!, apa yang ingin kau lakukan?, apakah kau ingin meminta maaf padaku?, jika iyah maka meminta maaflah sembari bersujud padaku!" kata Ruyin Li dengan sombongnya.


"Kamu salah paham, aku ingin bertarung dengan kamu satu lawan satu!, jika kamu berani kita buat perjanjian!, jika aku berhasil mengalahkan kamu, kamu harus berjanji meminta maaf padaku dan temanku, jika kamu menang maka terserah padamu ingin nelakukan apapun padaku!" kata Evan menantang Ruyin Li untuk bertarung satu lawan satu.


"Aku tidak salah dengar?, kamu yang sampah ini ingin bertarung denganku satu lawan satu denganku?" kata Ruyin Li meremehkan Evan.


"Yah, kamu tidak salah dengar, aku memang menantang kamu untuk bertarung satu lawan satu dengaku, apakah kamu berani?" tanya Evan menantang Ruyin Li.


"Haha.., baiklah aku akan menerima tantangan kamu, dan sesuai perjanjian jika aku menang maka aku bisa melakukan apapun kepadamu, dan aku ingin kamu mati!" kata Ruyin Li dengan sombongnya.


"Terserah, asalkan kamu bisa mengalahkan aku!" kata Evan sambil tersenyum melihat ke arah Ruyin Li.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...

__ADS_1


......................


__ADS_2