
"dia mencoba untuk membunuh tetua kedua dan keenam sekte matahari merah. mereka berdua adalah orang yang ikut memburu kakaknya " ucap pria tua itu
evan tidak menyangka bahwa tetua ketiga mo ling dan tetua keenam mo wu zhang adalah orang yang seperti pria tua itu katakan. kemudian evan mencoba menanyakan kebenarannya kepada gadis itu
"hei gadis yang ada disana, apakah benar yang dikatakan pria tua itu?, jika benar seperti itu aku akan membantumu keluar dari sini dan balas dendam, namun kamu harus sabar, karena kita harus mencari bukti terlebih dahulu" evan mengucapkan beberapa kalimat namun tidak ada jawaban dari wanita itu
"hei jawab aku!, yasudah, aku akan mencari kebenarannya sendiri dan jika itu benar, aku akan membalaskan dendam kamu dan kakakmu" ucap si evan berjanji.
wanita tersebut sebenarnya mendengarkan dan menangis tersedu sedu
"jika aku mengatakan kalau itu benar apa yang akan kau lakukan?, apa kau bisa mengeluarkan aku dari sini, kau sendiri bahkan tidak bisa keluar dari. bagaimana caranya ingin balas dendam?" gumam wanita tersebut didalam hatinya
evan tidak menyangka bahwa, ternyata sekte matahari merah memiliki banyak rahasia didalamnya. seketika evan sadar bahwa dari tadi ada satu orang yang diabaikan. evan mencoba memanggilnya "hei paman kenapa kau diam saja, ayo berbicaralah dengan kami"
__ADS_1
paman tersebut tidak menjawab sama sekali, malah terdengar suara tangisan yang pelan darinya. evan menanyakannya kepada si pria tua "kenapa paman itu menangis?"
"pria itu selalu saja menangis mungkin karena dia tidak bisa membalaskan dendam adiknya yang terbunuh didalam kompetisi 25 tahun yang lalu oleh mo wu zhang yang sekarang telah menjadi tetua keenam. padahal dulu dia seorang murid elite" ucap si pria tua
"hei paman yang ada disana, aku akan mencari tahu kebenarannya jika memang mo wu zhang adalah orang yang seperti itu. aku berjanji akan membalaskan dendammu dan juga gadis itu, aku akan menepati janjiku" setelah mengucapkan itu evan menghela nafasnya. dia tidak menyangka bahwa sekte matahari merah memiliki sisi buruk yang tak terlihat
para elemen yang dari tadi menunggu evan untuk berkultivasi meminta evan untuk segera berkultivasi "kau cepatlah mulai berlatih, apa kau tidak ingin segera mencapai tingkat kaisar dan menyelamatkan nyawa pacar kecilmu?" ucap para elemen mengingatkan
evan terkejut mendengar perintah tersebut "kalian ini ingin menyuruh aku berlatih atau mati!?".
kemudian para elemen menjelaskan pada evan "tenanglah kau tak akan mati, jika kau masuk kedalam kawah aku yakin, tidak sampai hari kompetisi sampai kau sudah mengeringkan isi kawah api ini, dan pasti akan akan mencapai tingkat ahli silat bahkan jenderal"
mendengar itu evan menjadi lebih bersemangat dan tidak sabaran, evan berdiri dan melepas pakaiannya. wanita tersebut yang tadi didalam keluar dan tidak sengaja melihat evan yang sedang telanjang "Aaaah mesum !!"
__ADS_1
si pria tua kaget mendengar jeritan wanita itu, kemudian dia melihat kearah evan yang telanjang dan bertingkah aneh. si pria tua bertanya "apa yang ingin kau lakukan?, kenapa kau membuka bajumu dihadapan wanita!?"
evan yang melihat si pria tua dan wanita tersebut salah paham tidak mampu berkata-kata "hei, i...ini tidak seperti apa yang kalian lihat!" ucap evan mencoba menjelaskan
pria tua tersebut menggelengkan kepalanya "Nak ternyata kau orang yang seperti itu, bertobatlah selagi sempat" ucap pria tua itu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
__ADS_1