KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 297 : Klan Hutan Bayangan Sampai Di Nanzhou


__ADS_3

Dua hari kemudian dipagi hari di Nanzhou tepatnya dibenteng pertahanan Nanzhou, karena ada banyaknya pekerja dan para masyarakat Nanzhou yang membantu, kini benteng pertahanan pun sudah hampir selesai diperbaiki.


Sementara itu diluar benteng pertahanan yaitu area padang pasir yang penuh kehancuran karena bekas pertempuran sebelumnya, tampak ditengah-tengahnya Evan yang sedang berlatih dengan duduk bersila.


"BOOMM!!" Energi besar keluar dari tubuh Evan dan membumbung tinggi ke langit.


Dalam sekejab energi tersebut pun menghilang, dan tampak Evan pun telah membuka matanya.


"Bagus sekali!, aku tidak menyang bahwa dengan menyerap energi spiritual sisa pertempuran sebelumnya dapat membuatku naik tingkat dan menerobos level!. sekarang aku sudah mencapai Tingkat Kaisar Level Enam!" kata Evan yang duduk bersila sambil mengepal kedua tangannya dengan penuh rasa gembira.


Kemudian Evan pun bangkit berdiri, hingga tidak lama kemudian tampak Cao Cao yang melompat ke atas sebuah bongkahan batu raksasa dan memanggil Evan.


"Kakak Evan!, Kakak Qin Shan sedang mencarimu, katanya dia ingin mengatakan sesuatu tentang Batu Gravitasi!" kata Cao Cao yang sedang berdiri di atas bongkahan batu raksasa.


Mendengar itu, Evan pun merasa senang. "Kamu tunggu Kakak, Kakak akan segera kesana!" ujar Evan kepada Cao Cao.


Kemudian Evan dan Cao Cao pun pergi bersama-sama kembali ke Kediaman Jenderal untuk menemui Qin Shan yang ingin membicarakan tentang Batu Gravitasi.


Beberapa saat kemudian Evan dan Cao Cao pun sampai dikediaman Jenderal, tampak Qin Shan dan para Istri Evan sedang mengobrol bersama.


"Qin Shan, ada perlu apa kamu mencariku?" sapa Evan bertanya sambil berjalan menghampiri Qin Shan yang sedang mengobrol dengan para Istri Evan.


Mendengar suara Evan, Qin Shan pun langsung menoleh dan berbalik badan ke arah Evan.


"Aku sudah menemukan informasi tentang tempat yang memiliki tekanan yang luar biasa berat, kemungkinan tempat itu memiliki batu Gravitasi yang sama seperti yang kamu sebutkan!" kata Qin Shan memberitahu Evan.


"Benarkah?, dimana letak tempat itu?" tanya Evan yang tampak bersemangat dan senang mendengar hal tersebut.


"Tempat itu berada ditempat Sekte Perguruan Gunung Abadi didaerah utara provinsi Qinling, tempat itu adalah tempat pelatihan bagi para murid yang ada disana!" jawab Qin Shan memberitahu Evan.


"Provinsi Qinling Sekte Gunung Abadi?" gumam Evan yang tampak berpikir, sedangkan Qin Shan mengangguk pelan.


"Evan, apakah kamu akan pergi kesana?" tanya Ririn yang sedikit tidak rela.


Seketika Evan langsung mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Ririn.


"Kenapa?, apakah kamu tidak rela melihat suamimu pergi?" tanya Evan menggoda Ririn.

__ADS_1


"Tentu saja, aku ingin kamu selalu menemaniku setiap hari!" kata Ririn yang langsung menjawab dengan cepat.


Melihat Ririn yang tidak bersedia ditinggal Evan pun menghela nafas, namun sesaat kemudian Ririn tersenyum.


"Hihihi kamu pergilah, aku hanya ingin melihat ekspresi kamu saja hihihi" kata Ririn sambil tertawa kecil.


"Aaah Istriku sudah mulai pintar menjahili suaminya!" kata Evan sambil tersenyum.


"Jadi kapan kamu akan pergi ke Sekte Gunung Abadi?" tanya Qin Shan kepada Evan.


"Secepatnya!, setelah perbaikan benteng pertahanan maka aku akan langsung pergi ke Sekte Gunung Abadi!" jawab Evan dengan pasti.


Malam hari dibawah sinar bintang dan bulan di atas benteng pertahanan, tampak Evan yang sedang berlatih menahan dan mengendalikan kekuatan energi bintang agar tidak terlalu cepat menyebar keseluruh tubuhnya.


Didalam lautan spiritual Evan, tampak bola energi spiritual Elemen Bintang yang terus menyerap bola energi spiritual milik Evan.


Evan terus mencoba menekan kekuatan Bola Energi Bintang tersebut yang tampak terus bergejolak dan membara, dengan sekuat tenaga dan waktu yang cukup lama, beberapa jam kemudian Evan pun akhirnya berhasil membuat Bola Energi Bintang menjadi lebih tenang dari sebelumnya, tampak Bola Energi Bintang tidak lagi bergejolak dan tidak membara sama seperti sebelumnya.


Sementara itu diluar lautan spiritual, tampak tubuh sebelah kanan Evan yang diselimuti oleh energi bintang menguap dan mengeluarkan asap.


Kemudian Evan menarik nafas dan menghembuskannya perlahan, setelah itu kemudian Evan pun membuka matanya dan bangkit berdiri.


"Energi sungguh sangat menyiksaku, aku harus segera membangkitkan Elemen Bintang sesegera mungkin, aku tidak ingin mati dan meninggalkan orang-orang yang aku sayangi, terutama Ririn dan calon anakku nanti!" kata Evan menyemangati dirinya sendiri.


...****************...


Keesokan harinya, tampak rombongan Klan Hutan Bayangan (Klan Tian) sampai didepan pintu gerbang benteng pertahanan Nanzhou.


"Siapa kalian?, darimana kalian berasal?, apa tujuan kalian datang ke kota Yanzhou (Provinsi Nanzhou)?" tanya salah seorang prajurit yang menjaga gerbang.


Kemudian Tian Yin dan Tian Yang pun maju kedepan untuk menjawab.


"Kami semua adalah orang-orang dari Klan Hutan Bayangan, kami semua berasal dari Wilayah Hutan Kerajaan Xiao!" jawab Tian Yang sambil memberi hormat.


Mendengar itu para prajurit yang menjaga gerbang pun saling bertanya.


"Hei, apakah kamu tahu Klan Hutan Bayangan?, katanya mereka berasal dari Wilayah Kerajaan Xiao!" tanya prajurit tersebut kepada para prajurit yang lainnya yang sedang menjaga pintu gerbang.

__ADS_1


Namun para prajurit tersebut tidak ada yang tahu atau pun mengenal siapa itu Klan Hutan Bayangan, mereka semua hanya mengangkat bahu dan menggelengkan kepala mereka.


"Siapa kalian sebenarnya?, apa tujuan kalian kemari?, jika kalian adalah mata-mata maka kami akan membunuh kalian semua!" kata prajurit tersebut dengan tegas kepada Klan Hutan Bayangan.


"Kami sungguh adalah Klan Hutan Bayangan dari kerajaan Xiao, Klan Hutan Bayangan kami memang adalah sebuah Klan tersebunyi, karena Klan kami semuannya adalah para Kultivator Kegelapan, kami kesini karena kami ingin mendaftar menjadi prajurit Nanzhou!" kata Tian Yang dengan cepat langsung menjelaskan dan mengatakan semuannya.


Mendengar itu, para prajurit yang menjaga benteng pertahanan pun sontak terkejut.


"Belasan ribu orang ini semuannya adalaha Para kultivator kegelapan?!" batin prajurit merasa terkejut.


Kemudian sebelum memperbolehkan orang-orang Klan Hutan Bayangan untuk masuk kedalam kota Yanzhou, para prajurit itu pun segera memanggil Evan dan para komandan untuk datang ke benteng pertahanan Nanzhou, karena menurut mereka ini adalah sebuah keputusan besar.


Dikediaman Jenderal tampak Evan yang sedang bersama dengan ketiga temannya, yaitu Sea Lin, Yu Zhong dan Ray Qi.


Hingga tak lama kemudian seorang prajurit datang menghampiri mereka.


"Hormat Tuan Jenderal, saya datang ingin melapor!" kata prajurit tersebut sambil berlutut dan memberi hormat kepada Evan.


"Bangkitlah katakan apa yang ingin kamu laporkan!" kata Evan kepada prajurit tersebut.


"Didepan pintu gerbang kota Yanzhou ada sekelompok orang yang jumlahnya sekitar lima belas ribu orang, katanya mereka adalah Klan Hutan Bayangan dari kerajaan Xiao, mereka semua adalah Kultivator Kegelapan yang ingin mendaftar menjadi prajurit Nanzhou!" kata Prajurit tersebut melapor kepada Evan.


Mendengar itu Evan dan ketiga temannya pun langsung pergi menuju pintu gerbang benteng pertahanan Nanzhou, tempat orang-orang Klan Hutan Bayangan berada.


Beberapa saat kemudian Evan bersama ketiga temannya yaitu Sea Lin, Yu Zhong dan Ray Qi pun akhirnya datang dan sampai ke depan pintu gerbang Benteng pertahanan Nanzhou.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


...****************...


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2