
Kemudian Evan melihat apa isi dari Cincin milik Fan Ling. "Ternyata Tuan Lin Fan ini tidak kalah jauh dari Tuan Qiang Xi, Hahaha... malam ini aku untung banyak!" batin Evan merasa senang.
Evan tersenyum-senyum sendiri padahal dibelakangnya ada Nona Yuyu, Tuan Qiang Xi dan Tuan Penjaga Paviliun sedang melihatnya dengan rasa takut dan heran.
Evan berbalik badan. "Maaf semuannya aku sudah membuat banyak keributan." ucap Evan meminta maaf sambil tersenyum.
"Tidak apa-apa, Tidak apa-apa...!" ucap Nona Yuyu, begitu juga dengan Tuan Fan Ling dan Tuan Penjaga Paviliun Baizu.
"Hem, Tuan Qiang ini Kitab Tingkat Langit level Bawah sekarang jadi milikmu, terima kasih sudah membelinya!" Ucap Evan menyerahkan Kitab Langit tersebut.
"Sama-sama Tuan Muda!" ucap mereka bersama-sama, Qiang Xi menerima kitab Langit itu dengan kedua tangannya.
"Kalau begitu aku pergi, sampai jumpa......" ucap Evan berbalik ingin pergi.
"Tunggu Tuan Muda!" Evan berhenti seketika dan menoleh sedikit kebelakang.
"Kalau boleh tau siapa nama Tuan muda?" tanya Nona Yuyu.
"Namaku Evan Li, Jenderal Penguasa Nanzhou yang baru!, ingat okey!" Kemudian Evan pun pergi keluar dari Paviliun Baizu.
"Evan Li?, Ternyata itu Dia!, astaga ternyata benar Jenderal besar Nanzhou adalah seorang remaja yang sangat muda!" Ucap Nona Yuyu heboh.
"Apakah Nona Yuyu mengenalnya?" tanya Qiang Xi.
"Apa Remaja itu sangat terkenal?" tanya Tuan Penjaga Paviliun.
"Kalian sungguh ketinggalan informasi!, Dia itu adalah Jenius muda yang di angkat menjadi Penguasa Nanzhou di Negri sebelah! Negara Gu. Dia itu...." jawab Nona Yuyu mulai bergosip panjang.
Disisi Lain Evan berjalan dijalan yang cukup sepi.
"Kalian keluarlah tidak perlu bersembunyi lagi!" perintah Evan, dan Kemudian Sea Lin dan Tang Chen pun keluar dari tempatnya dan langsung berdiri disamping kanan kiri Evan.
"Kakak, bagaimana? apakah rencananya lancar?" tanya Sea Lin.
"Yah sangat lancar, kita mendapatkan sangat banyak malam ini, ini semua berkat bantuan kalian berdua!" ujar Evan.
"Hahaha..., Tentu saja karena aku yang memberitahu mereka!" ucap Tang Chen dengan bangga.
"Yah Sea Lin juga, kalian sudah bekerja dengan baik malam ini!" puji Evan.
"Kalau begitu belikan kami arak sebagai hadiah untuk kami!" pinta Tang Chen merangkul Evan.
"Yah Kakak Besar, aku sudah sangat lama tidak minum arak lagi!" ucap Sea Lin.
__ADS_1
"Ya ya ya...., Ayo kita pergi ke kedai Arak kalau begitu!" ajak Evan.
Dan kemudian mereka pun pergi menuju kedai Arak.
Singkat cerita dipagi hari, mereka bertiga sudah keluar dari kota Dian Zi untuk segera menyusul yang lainnya.
Mereka bertiga berlari dengan sangat cepat, hingga pada malam hari akhirnya mereka berhasil menyusul rombongan yang berada di sebuah pedalaman hutan.
"Itu mereka!, akhirnya kita berhasil menyusul mereka !" ucap Sea Lin melihat sebuah cahaya api yang ramai dari dalam hutan.
"Yah, Ayo!" Evan menambah kecepatannya.
Di kamp orang-orang sedang beristirahat ada yang didalam tenda dan ada pula yang tidak, kebanyakan dari mereka terlihat sedang berlatih dengan sangat giat.
Mereka bertiga yang sampai menghampiri teman-teman yang sedang berkumpul untuk berjaga malam.
Luo Bai paling pertama menyadari kedatangan Evan, Sea Lin dan Tang Chen.
"Evan!?, kalian cepat sudah kembali!" kata Luo Bai menoleh ke arah Evan.
"Iyah, kami tidak ingin berlama-lama disana!, bagaimana dengan kalian? selama kami bertiga tidak ada tidak ada yang terjadi dengan kalian kan?" tanya Evan.
"Tidak ada, semuannya baik-baik saja!" jawab Luo Bai.
"Baguslah kalau memang begitu, Chu Xian, Qin shan kamu ambil ini..." panggil Evan memberikan dua cincin penyimpanan yang sebelumnya ia dapatkan dari Fan Ling dan Xiong Long.
"..... Di dalam cincin yang itu ada persediaan pangan dan sumber daya( yang diberikan pada Reya), dan yang di cincin ini ada uang dan senjata (yang diberikan pada Qin Shan). kalian pergunakanlah dengan baik, aku percayakan pada kalian berdua untuk mengurusnya!" kata Evan pada Chu Xian dan Qin Shan.
"Baik Evan, kami pasti tidak akan mengecewakan ke percayaanmu pada kami!" ucap Chu Xian.
"Yah, percayakan saja pada kami untuk mengurus urusan ini!" ucap Qin Shan.
Evan pun tersenyum senang mendengarnya.
"Puk!" Chu Xian yang baru saja menerima Cincin yang diberikan Evan, tiba-tiba dari belakang Sea Lin datang memeluknya yang membuat Chu Xian seketika terkejut.
".....Sea Lin!!" ucap Chu Xian dengan nada marah.
"Xian'er, aku sangat lelah antar aku tidur yaaah?" pinta Sea Lin sambil memeluk Chu Xian.
"Kamu jangan jadi manja!, kamu bukannya bisa kesana sendiri!" ujar Chu Xian dengan galaknya.
"Hemm emm...., aku lelah sekali, aku tidak kuat berjalan lagi!" ucap Sea Lin dengan manja.
__ADS_1
"Aku tidak peduli!, sana kamu pergi sendiri !" ucap Chu Xian menolak dengan kasar.
"Kamu tega sekali dengan pacarmu...., aku sangat lelah kalau tidak percaya tanya saja pada Kakak besar!" ujar Sea Lin yang kemudian mengedipkan matanya pada Evan.
Chu Xian menoleh ke arah Evan dengan tatapan tajam.
"Dasar keparat!" batin Evan kesal pada Sea Lin.
"Yah, Sea Lin pasti sangat lelah, kemarin malam kami tidak ada istirahat sama sekali karena sibuk untuk membeli persediaan!" ucap Evan berbohong pada Chu Xian.
Mendengar itu Chu Xian melirik Sea Lin yang ada dibelakang sedang memeluknya, Sea Lin memasang tampang memelas yang manja.
"Humph, kali ini saja!" ucap Chu Xian dengan terpaksa.
"Terima kasih Chu Xian ku."ucap Sea Lin dengan senang. kemudian Chu Xian mengantar Sea Lin untuk menuju tenda.
Sea Lin memberikan jempol pada Evan.
"Dasar!" gumam Evan melihat mereka pergi.
"Luo Bai, Ririn ada dimana?" tanya Evan.
"Dia ada di tenda yang ada disana!, tenda tempat para wanita!" jawab Luo Bai sambil menunjuk ke salah satu tenda kecil.
"Ooh.., baiklah terima kasih!" ucap Evan pergi meninggalkan Luo Bai menuju tenda tempat Ririn berada.
Setelah Evan pergi semua teman-teman yang tadi datang menyambut kini pun bubar.
Sekarang hanya tinggal Tang Chen seorang diri yang tidak ada yang menyambutnya satu orang pun.
"Sialan kalian semua!, kami bertiga datang bersamaan tapi yang kalian sambut hanya mereka berdua! Kalian semua sialan!!" ucap Tang Chen marah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
**ADA BEBERAPA HAL YANG MUNGKIN TIDAK BISA KAMU DAPATKAN
WALAUPU KAMU SUNGGUH MENGINGINKANNYA
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**...
...****************...
__ADS_1
...----------------...
......................