KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 397 : Kembali Ke Nanzhou


__ADS_3

Sementara itu dua hari kemudian Evan, Sea Lin, Yu Zhong serta seluruh Pasukan Gagak Malam akhirnya sampai di Nanzhou.


Sesampainya didepan pintu gerbang Benteng Pertahanan Nanzhou, mereka semua disambut dengan hangat dan penuh kehormatan oleh Para Prajurit dan seluruh masyarakat Nanzhou.


Namun karena melihat bahwa yang pulang ke Nanzhou hanyalah Evan dengan Pasukan Gagak Malam saja, Para Prajurit yang menjaga benteng pertahanan tidak ada yang berani bersorak keras.


"Memberi Salam Dan Hormat pada Jenderal Li! Selamat Atas Kepulangannya!!" kata seluruh Prajurit sambil berlutut dan memberi hormat pada Evan.


"Salam Tuan Jenderal! Selamat atas kepulangan Tuan Jenderal!" kata seorang kepala Pasukan sambil berlutut dan memberi hormat dihadapan Evan.


"Apakah kalian tidak ada yang ingin mengucapkan selamat dan bersorak atas kemenangan kita? Kita sudah berhasil menaklukkan Kerajaan Mo!" kata Evan sambil tersenyum pada Para Prajuritnya.


Mendengar kabar kemenangan Nanzhou yang berhasil menaklukan Kerajaan Mo, seketika seluruh Prajurit yang ada ditempat langsung terkejut dan merasa sangat gembira.


"Selamat Tuan Jenderal Li atas kemenangannya!" kata kepala Pasukan memberi selamat sambil berlutut dan memberi hormat pada Evan.


Kemudian kepala pasukan tersebut bangkit berdiri dan berteriak dengan sangat kencang "Hidup Jenderal Li!! Hidup Nanzhou!!" sambil mengangkat kepalan tinjunya.


"Hidup Jenderal Li!! Hidup Nanzhou!! Hidup Jenderal Li!! Hidup Nanzhou!!" sorak Para Prajurit mengikuti teriakan kepala Pasukan dengan sangat gembira dan bersemangat.


Mendengar sorakan para prajurit Nanzhou membuat Evan, Sea Lin, Yu Zhong serta Seluruh Pasukan Gagak Malam yang baru pulang dari Perang merasa sangat senang dan bangga pada diri mereka sendiri.


Didalam perjalanan pulang Evan memisahkan diri dari Sea Lin yang ingin kembali ke Kediaman Jenderal.


"Sea Lin, kamu kembalilah ke Kediaman Jenderal lebih dulu, dan beri kabar kepada Para Wanita itu kalau kita baik-baik saja." kata Evan.


"Kakak Besar tidak kembali ke Kediaman Jenderal bersamaku? Kakak Besar ingin pergi kemana?" tanya Qin Shan merasa heran dan penasaran.


"Aku ingin pergi ke kota Yinzhou untuk menemui Qin Shan, ada hal penting yang perlu aku bahas dengannya!" ujar Evan menjawab Sea Lin.

__ADS_1


Setelah itu Evan pun berpisah dengan Sea Lin ditengah jalan, dan langsung pergi ke kota Yinzhou untuk menjumpai Qin Shan.


Setelah Evan sampai di kota Yinzhou, Evan langsung pergi ke Gedung Administrasi Pemerintahan Nanzhou tempat Qin Shan dan Qin Yun berada (tinggal).


Didepan pintu gerbang Gedung Adiministrasi Pemerintahan Nanzhou. Para Penjaga yang melihat kedatangan Evan, mereka semua langsung berlutut dan memberi hormat pada Evan.


"Salam hormat pada Jenderal Li!!" kata para penjaga sambil berlutut dan memberi hormat pada Evan


"Maaf atas kelancangan saya Jenderal Li!, kalau boleh tahu apa tujuan Jenderal datang kesini (Gedung Administrasi Pemerintahan)?" tanya seorang kepala penjaga.


"Dimana Tuan Muda Qin? aku ingin berjumpa dengannya. ada hal penting yang perlu aku diskusikan dengannya!" kata Evan menjawab kepala penjaga tersebut.


"Tuan Muda Qin ada diruang kerjanya, mari hamba antar!" kata kepala penjaga tersebut dengan sangat sopan dan segan mempersilahkan Evan untuk masuk.


Kemudian sang kepala penjaga pun mengantarkan Evan ke ruang kerja Qin Shan, sedangkan Para Penjaga yang lainnya saling bergumam dan bergosip.


"Jenderal Li sudah kembali ke Nanzhou, terus bagaimana dengan Perang? apakah Nanzhou berhasil menaklukan Kerajaan Mo?" tanya salah seorang penjaga merasa heran dan penasaran dengan hasil perang.


"Sudah kalian tidak udah banyak ribut dan bertanya. Kita tunggu saja pengumumannya besok!" ujar salah seorang penjaga kepada Para Penjaga lainnya.


Sementara itu sang kepala penjaga dan Evan akhirnya sampai didepan pintu ruangan kerja Qin Shan. Setelah sang kepala penjaga telah mengantar Evan sampai didepan pintu ruangan kerja Qin Shan, kemudian sang kepala penjaga mengetuk pintu ruangan kerja Qin Shan.


"Tok Tok Tok!...., Tuan Muda Qin, ada orang yang ingin berjumpa dengan Tuan Muda!" kata kelapan penjaga dengan sangat hormat dan sopan pada Qin Shan.


"Siapa?" tanya Qin Shan dari dalam ruangan kerjanya.


"Aku!" saut Evan dari depan pintu ruangan kerja Qin Shan, hingga membuat Qin Shan yang berada didalam ruangan kerja terkejut seketika.


"Evan!" kata Qin Shan dengan raut wajah terkejut mendengar suara Evan.

__ADS_1


Kemudian dengan sangat cepat Qin Shan oangsung membuka pintu ruangan kerjanya dan melihat Evan. Saat melihat Evan ada dihadapannya, Qin Shan merasa sangat senang dan gembira.


"Evan, kamu sudah pulang! bagaimana dengan hasil penyerangan?, apakah kalian berhasil menaklukan Kerajaan Mo?, kenapa cuman kamu sendiri yang datang?, kemana Sea Lin dan yang lainnya?" tanya Qin Shan tanpa henti.


Mendengar pertanyaan Qin Shan yang sangar banyak membuat Evan merasa bingung untuk menjawab.


Sementara itu, setelah melihat Evan dan Qin Shan telah bertemu, kemudian sang kepala penjaga pun pamit pergi kepada Evan dan Qin Shan.


"Tuan Jenderal dan Tuan Muda Qin, Hamba mohon pamit!" kata sang kepala penjaga sambil membungkuk dan memberi hormat pada Evan.


"Baiklah silahkan, kamu sudah boleh pergi!" kata Evan pada sang kepala penjaga tersebut.


Kemudian sang kepala penjaga pergi meninggalkan Evan dan Qin Shan didepan pintu ruangan kerja.


"Evan, bagaimana yang aku tanya tadi?, kamu belum menjawab satu pun pertanyaanku!" kata Qin Shan kembali bertanya.


"Kita masuk dulu, nanti baru aku jawab!" kata Evan mengajak Qin Shan untuk masuk ke dalam ruang kerja.


Setelah masuk ke dalam ruang kerja Qin Shan, tampak Evan dan Qin Shan yang duduk saling berhadapan. Kemudian Qin Shan yang merasa sangat penasaran dengan hasil perang mulai bertanya lagi, bahkan dengan pertanyaan yang sama seperti sebelumnya.


"Sekarang kamu jawab semua pertanyaanku tadi! Bagaimana dengan hasil perang?, apakah kalian berhasil menaklukan Kerajaan Mo?, kenapa kamu hanya datang kesini sendiri? kemana yang lainnya?" tanya Qin Shan mengulangi pertanyaannya sebelumnya.


Namun disaat Evan ingin menjawab pertanyaan Qin Shan, tiba-tiba Qin Yun datang dan langsung membanting pintu dengan sangat kuat.


"BRAAKK!!" Qin Yun dengan sangat kuat membuka pintu ruangan kerja.


Bantingan pintu Qin Yun yang sangat kuat membuat pintu menjadi rusak, dan juga membuat Evan dan Qin Shan terkejut seketika.


Melihat Qin Yun yang selalu membanting pintu saat membuka maupun menutup pintu, membuat Qin Shan merasa kesal dan jrngkel.

__ADS_1


"Qin Yun, sudah berapa kali aku ingatkan? Jika membuka pintu jangan membantingnya!" ujar Qin Shan merasa kesal pada Qin Yun yang sangat sering membanting pintu saat membuka maupun menutupnya.


__ADS_2