KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 346 : Jiwa Petarung Elang Bertubuh Manusia


__ADS_3

Kemudian Evan mencoba mengeluarkan energi elemen bintang yang ada didalam tubuhnya dan memberikannya kepada Jiwa Petarung yang ada didalam Bola Putih Transparan.


Sebuah energi spiritual berwarna ungu gelap berkelap-kelip tiba-tiba keluar dan membara dibagian tubuh sebelah kanan Evan, kemudian secara perlahan Evan menyalurkan dan memberikan energi bintang yang ada didalam tubuhnya kepada Jiwa Petarung miliknya.


Secara perlahan Jiwa Petarung menerima dan menyerap energi bintang yang diberikan oleh Evan kepadanya.


Seketika Evan merasa senang ketika melihat bahwa Jiwa Petarung miliknya benar-benar bisa menyerap Energi Bintang yang ada didalam tubuhnya.


Sementara itu disisi lain, tampak Para Elemen yang merasa terkejut ketika melihat Evan yang sedang memberikan energi bintang kepada Jiwa Petarung yang ada didalam bola Putih Transparan.


"Gila!, sepertinya Evan ingin menghilangkan energi bintang yang ada didalam tubuhnya dengan memberikannya kepada Jiwa Petarung yang ada didalam Bola Putih Transparan itu!" kata Elemen Kegelapan kepada Para Elemen lain yang ada disekitarnya.


"Mungkin Jiwa Petarung miliknya benar-benar bisa menghilangkan energi bintang yang ada didalam tubuhnya, lebih baik kita tidak mengganggunya untuk saat ini!" kata Elemen Petir kepada Para Elemen lainnya.


"Benar, sebaiknya kiti tunggu saja dan melihat bagaimana akhirnya nanti, apakah Evan akan berhasil menghilangkan energi bintang atau tidak!" ujar Elemen Angin merasa setuju dengan perkataan Elemen Petir.


Para Elemen melihat dan menantikan, apakah Evan akan berhasil untuk menghilangkan energi bintang yang ada didalam tubuhnya atau tidak.


Sementara itu disisi lain, Evan terus memberikan energi bintang yang ada didalam tubuhnya kepada Jiwa Petarung secara perlahan.


Energi bintang yang ada didalam tubuh Evan terus berkurang secara perlahan, hingga tidak terasa dua hari hari telah berlalu dan energi bintang yang ada didalam tubuh Evan hanya tinggal tersisa setengah.


Evan tidak berhenti untuk terus mengeluarkan energi bintang yang ada didalam tubuhnya dan memberikannya kepada Jiwa Petarung yang ada didalam Bola Putih Transparan.


Kini Bola Putih Transparan tampak telah berubah menjadi Bola Berwarna putih Bening seperti kaca, sedangkan didalam Bola Bening tersebut tampak Jiwa Petarung Evan yang ternyata merupakan seekor Burung Elang Bertubuh Manusia.


Namun Jiwa Petarung Evan kini masih belum sempurna, karena memiliki warna apapun selain warna putih, karena belum sempurna maka Jiwa Petarung Evan masih belum terbangun.


Tetapi walau begitu Evan merasa senang karena telah melihat wujud Jiwa Petarungnya yang ternyata merupakan Burung Elang Bertubuh Manusia.


"Ternyata Jiwa Petarung milikku adalah Elang Bertubuh Manusia, tetapi kenapa Jiwa Petarungku masih belum bangkit?, apakah aku juga harus membuatnya memiliki wujud yang sempurna?" pikir Evan dalam hatinya.

__ADS_1


Kemudian untuk menyempurnakan Jiwa Petarung agar berhasil dibangkitkan, Evan terus mengeluarkan energi bintang yang ada didalam tubuhnya untuk disalurkan dan diberikan kepada Jiwa Petarung miliknya.


Selain untuk membangkitkan Jiwa Petarung miliknya, Evan juga berniat memberikan energi bintang yang ada didalam tubuhnya sampai habis kepada Jiwa Petarung miliknya.


Evan terus memberikan energi bintang yang ada didalam tubuhnya kepada Jiwa Petarung miliknya tanpa henti.


Hingga setelah tiga hari kemudian, tampak Evan yang sedikit lagi berhasil menghilangkan energi bintang yang ada didalam tubuhnya.


Sementara itu Evan juga tinggal selangkah lagi untuk membangkitkan Jiwa Petarung miliknya.


Tampak Jiwa Petarung Evan yang merupakan Burung Elang Bertubuh Manusia telah mengeluarkan armor pelindung yang memiliki dua belas warna yang telah menutupi seluruh tubuhnya.


Armor perang berwarna emas menutupi sebagian tubuh Jiwa Petarung dan armor-armor tambahan yang memiliki warna dua bekas Elemen lainnya, menjadi pelengkap untuk menutupi seluruh tubuh Jiwa Petarung.


Sedangkan dibagian punggung ada Empat Sayap yang memilki dua belas warna yang terbuka lebar, dibagian kepala Jiwa Peratung tampak ada sebuah mahkota dengan liontin ungu Elemen Bintang yang menghiasi ditengahnya.


Dan yang terakhir adalah sebuah armor pelindung tubuh dengan simbol bintang yang memiliki dua belas ujung berada tepat ditengah dada Jiwa Petarung milik Evan.


"Akhirnya aku dapat membangkitkan Jiwa Petarungku dan berhasil menghilangkan energi bintang yang ada didalam tubuhku ini, aku tidak menyangka bahwa jiwa petarung Burung Elang Bertubuh Manusia ini benar-benar sangat hebat, bahkan dia bisa membantuku menghilangkan energi bintang yang ada didalam tubuhku!" kata Evan merasa sangat senang.


Evan terus menyalurkan dan memberikan energi bintang yang tersisa didalam tubuhnya kepada Jiwa Petarung Burung Elang Bertubuh Manusia Miliknya.


Namun pada saat Jiwa Petarung Evan sedikit lagi sudah akan bangkit, tiba-tiba energi bintang yang hanya tinggal sedikit lagi akan habis dan menghilang, tiba-tiba langsung meledak dan dan membesar kembali.


Energi bintang yang meledak langsung membakar dan menelan seluruh energi spiritual asli Evan yang tersisa.


Hal itu seketika langsung membuat Evan merasakan sakit yang luar biasa pada seluruh tubuhnya.


Diluar lautan spiritual, tampak Evan yang langsung mengeluarkan sebuah ledakan yang sangat besar dari tubuhnya.


"BOOOMMMM!!" Ledakan yang sangat besar seketika langsung menghancurkan sebagian besar markas militer kota Yunzhou.

__ADS_1


Sementara itu ditengah pusat ledakan tampak Evan yang berteriak kesakitan sambil terbang mengambang diudara dengan tubuh yang diselimuti oleh energi elemen bintang yang membara.


"AAAAAAAKKHH!!" teriak Evan sambil mengeluarkan gelombang ledakan kedua dari tubuhnya.


Sambaran Petir Ungu, Gelombang Angin Ungu, Api membara Ungu keluar dari tubuh Evan dan menghacurkan semua yang ada disekitar Evan tanpa pandang bulu.


Sementara itu diantara puing-puing batu yang hancur, tampak Sea Lin yang sedang melindungi Tang Chen dan Para Prajurit yang selamat dengan mengeluarkan sebuah tameng pelindung yang terbuat dari Energi Darah dan Kegelapan.


Serangan demi serangan yang keluar dari tubuh Evan terus menghantam Tameng Pelindung Sea Lin yang melindungi Tang Chen dan Para Prajurit yang selamat.


Sambil mempertahankan Tameng Pelindung untuk melindungi Tang Chen dan Para Prajurit yang ada dibelakangnya, Sea Lin melihat ke arah Evan yang sedang terbang mengambang dengan tubuh yang diselimuti oleh energi bintang yang membara.


"Kakak Besar, apa yang sebenarnya sedang terjadi padamu?" batin Sea Lin sambil menahan serangan demi serangan yang keluar dari tubuh Evan dengan Tameng Pelindung miliknya.


Merasa bahwa serangan yang keluar dari tubuh Evan sangat kuat dan Tameng Pelindung tidak akan bisa bertahan lebih lama, Sea Lin langsung memberi perintah pada Tang Chen dan Para Prajurit yang sedang dia lindungi untuk segera pergi dan menjauh dari lokasi ledakan.


"Tang Chen, kalian semua cepatlah pergi dan tinggalkan tempat ini!, Tameng Pelindung yang aku buat tidak akan bisa betahan lebih lama lagi, kalian cepatlah pergi!" kata Sea Lin menyuruh Tang Chen dan Para Prajurit untuk pergi.


"Baik, kami akan pergi, tetapi kau juga harus ikut kami pergi juga!" kata Tang Chen yang tidak ingin meninggalkan Sea Lin sendirian.


"Kamu jangan bersikap bodoh disaat seperti ini, kalian pergilah tinggalkan tempat ini. kalian tenang saja, aku pasti akan baik-baik saja!" kata Sea Lin yang memaksa Tang Chen dan Para Prajurit dibelakangnya untuk pergi meninggalkan lokasi ledakan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2