KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 434 : Memancing Hewan Monster


__ADS_3

Kemudian pada saat Evan, Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam telah masuk cukup dalam ke Wilayah Hutan Lembah, Evan pun memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum memulai perburuan mereka.


"Baiklah, semuanya berhenti, kita akan beristirahat disini. Kita beristirahat dahulu untuk memulihkan tenaga, setelah tenaga telah pulih kembali kita akan mulai berburu!" kata Evan pada Para Prajurit yang berada dibelakangnya.


"Baik Jenderal!" kata Para Prajurit menuruti perintah yang dikatakan oleh Evan.


Kemudian Evan, Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak pun beristirahat didalam hutan. Evan melarang Para Prajurit untuk tidak membuat api unggun, karena cahaya dari api unggun akan memancing Hewan-hewan Monster atau Orang-orang yang berada di dalam hutan.


Terlihat Evan dan Qiu Shen yang sedang duduk bersama di bawah sebuah pohon besar, Mereka berdiskusi mengenai perburuan yang akan mereka lakukan sebentar lagi.


"Tuan Jenderal, apakah kita perlu membuat perangkap untuk menangkap Hewan Monster?" tanya Qiu Shen pada Evan.


"Tidak perlu, aku ada cara untuk membuat Para Hewan Monster yang ada di Hutan Lembah ini berkumpul ke satu titik. Kita akan melakukan perburuan dengan cara cepat, karena saat ini waktu adalah hal yang sangat berharga!" kata Evan menjawab pertanyaan Qiu Shen.


Setelah dua jam beristirahat, kemudian Evan, Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam pun memulai perburuan mereka.


Di suatu tempat didalam hutan, tampak Evan yang sedang melarutkan Pil Penakluk Hewan Monster ke dalan sebuah mangkuk berwarna perak berisi air. Sedangkan Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam, tampak sedang berdiri dan di sekitar Evan.


Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam yang sudah bersiap untuk berburu merasa heran dan bingung, saat melihat Evan yang sedang melarutkan sebuah Pil sebesar kepalan tangan orang dewasa ke dalam mangkuk perak berisi air.


"Sebenarnya apa yang sedang dilakukan oleh Tuan Jenderal?" tanya salah seorang Prajurit yang sedang melihat ke arah Evan.


"Mana aku tahu! Aku sendiri saja tidak tahu Pil apa yang memiliki ukuran sebesar kepalan tangan orang dewasa itu!" saut salah satu Prajurit lainnya.

__ADS_1


Sementara itu disisi lain, tampak Evan yang sedang fokus melarutkan Pil Penakluk Hewan Monster ke dalam mangkuk perak berisi air tersebut.


"Menurut perkataan Para Elemen, jika aku melarutkan Pil Penakluk Hewan Monster ini ke dalam air dan mencampurnya dengan Tanaman Spiritual yang memiliki aroma yang sangat menyengat, maka Para Hewan Monster dalam radius satu mil dari sini akan menggila saat mencium aroma obat ini!," pikir Evan mengingat perkataan Para Elemen yang berada di dalam Lautan spiritual nya.


"Walaupun tidak tahu pasti, apakah itu benar atau tidak, tetapi aku tetap tidak mengira kalau Pil Penakluk Hewan Monster ini tidak hanya bisa menaklukkan Hewan Monster saja, tetapi juga bisa membuat Para Hewan Monster menjadi menggila!" lanjut Evan berpikir dalam hatinya.


Setelah selesai melarutkan Pil ke dalam mangkuk berisi air tersebut, kemudian Evan mengeluarkan sebuah tanaman spiritual dari dalam cincin penyimpanannya, yang mana tanaman spiritual tersebut bernama Ratu Mawar Merah.


Ratu Mawar Merah merupakan Tanaman spiritual berbentuk Bunga Mawar yang memiliki aroma harum yang sangat menyengat, hingga pada saat Evan mengeluarkan Ratu Mawar Merah dari cincin penyimpanan miliknya, seketika aroma harum langsung tercium oleh Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam yang berada di sekitar tempat Evan berada.


"Astaga bau apa ini? wangi sekali!" kata salah seorang Prajurit Pasukan Gagak Malam yang mencium bau harum Ratu Mawar Merah.


Sedangkan disisi lain, tampak Evan yang juga merasa sangat kagum dan takjub dengan Ratu Mawar Merah yang sedang dipegangnya.


Namun selain memiliki aroma yang sangat menyengat, Ratu Mawar Merah juga memiliki duri yang sangat beracun. Akan tetapi tenang saja, walaupun Ratu Mawar Merah memiliki duri yang sangat beracun, Ratu Mawar Merah juga memiliki kelopak bunga yang merupakan obat penawar bagi racun itu sendiri.


Walaupun Ratu Mawar Merah memiliki racun yang sangat beracun pada durinya, tetapi racun tersebut sama sekali tidak bisa meracuni Evan, hal itu dikarenakan duri beracun yang ada pada Ratu Mawar Merah bahkan tidak bisa menembus kulit pertahanan yang dimiliki oleh Evan.


"Pil Penakluk Hewan Monster sudah dilarutkan, sekarang hanya tinggal mencampurkan Ratu Mawar Merah ini ke dalam larutan Pil Penakluk Hewan Monster!" pikir Evan yang ingin mencampurkan larutan Pil Penakluk Hewan Monster dengan Ratu Mawar Merah.


Kemudian Evan tanpa ragu langsung menggenggam dan meremas kelopak Ratu Mawar Merah, hingga mengeluarkan sebuah cairan berwarna merah kental yang menetes ke dalam mangkuk perak yang berisi larutan Pil Penakluk Hewan Monster.


Setelah kandungan air pada Bunga Ratu Mawar Merah telah habis menetes ke dalam mangkuk perak berisi larutan Pil Penakluk Hewan, kemudian Evan pun meletakan mangkuk perak tersebut ke atas sebuah batu besar yang berada ditengah-tengah Hutan Lembah.

__ADS_1


Setelah meletakan mangkuk perak berisi larutan Pil Penakluk Hewan Monster dan Esensi Bunga Ratu Mawar Merah ke atas batu besar tersebut, kemudian Evan memerintahkan Qiu Shen dan Para Prajurit untuk bersembunyi dan menunggu di Area sekitar tempat mangkuk perak diletakan.


"Qiu Shen dan semua Prajurit, semuanya ikut aku pergi dan bersembunyi di sekitar tempat ini! Sekarang kita hanya perlu menunggu Para Monster Spirit itu datang kesini, semuanya bersiap!" kata Evan memberi perintah kepada Qiu Shen dan Para Prajuritnya.


"Siap Jenderal!" kata Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak mematuhi perintah yang diberikan oleh Evan.


Kemudian Evan, Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam pergi menyebar bersembunyi di sekitar area tempat mangkuk perak diletakan. Mereka semua menuggu Para Hewan Monster Spiritual yang pastinya akan segera datang, setelah mencium aroma harum larutan Pil Penakluk Hewan Monster dan Esensi Bunga Ratu Mawar Merah yang ada di dalam mangkuk perak.


Kemudian tampak Evan dan Qiu Shen yang sedang menunggu dengan duduk di atas dahan besar salah satu pohon yang berada di dekat tempat mangkuk perak berada.


"Tuan Jenderal, apakah Tuan yakin kalau cara ini akan berhasil memancing Hewan-hewan Monster itu datang kesini?" tanya Qiu Shen merasa ragu kepada cara yang Evan gunakan untuk memancing Hewan-hewan Monster yang ada di Hutan Lembah agar datang ke tempat mereka.


"Kamu tenang saja, cara ini pasti akan berhasil! Dan jika dalam lima menit masih belum ada Hewan Monster yang datang, maka kita akan berburu dengan cara lain!" kata Evan merasa yakin bahwa caranya pasti akan berhasil.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2