
Sementara itu di tempat Evan, Qiu Shen dan yang lainnya berada. Tampak mereka semua yang sedang menunggu Yue liang Chen dan Lolong.
"Ini sudah lebih dari dua puluh menit, kenapa mereka masih belum keluar dari sana?" Evan mulai hilang kesabaran.
"Hei, Yue liang Chen! Kamu sebenarnya sedang apa disana? Mengapa kamu lama sekali?" teriak Evan mengganggu Yue liang Chen yang sedang asyik memeluk tubuh telan jang gadis itu.
"Sebentar lagi, kamu bersabarlah sedikit!" balas Yue liang Chen dengan berteriak juga.
Sementara itu di sisi lain, Gadis tersebut hanya tetap diam di dalam pelukan Yue liang Chen.
Kemudian dengan manjanya, Gadis itu memeluk dan menyandarkan kepalanya ke atas bahu Yue liang Chen.
Tentu saja, Yue liang Chen merasa terkejut akan hal itu. Dan karena merasa sangat tidak nyaman, kemudian Yue liang Chen mencoba untuk mendorong tubuh Gadis itu untuk menjauh darinya.
Namun baru saja Yue liang Chen memegang pundak gadis tersebut dan bersiap untuk mendorongnya, Gadis itu tiba-tiba bergumam dengan diiringi tangisan di telinga Yue liang Chen.
"Master, jangan pergi....." ucap Gadis itu dengan air mata mengalir di pipinya.
Mendengar ucapan permintaan Gadis itu, kemudian Yue liang Chen melepas pundak gadis itu dan memeluknya dengan erat.
"Lolong jangan menangis, Master tidak akan pergi meninggalkanmu. Kita akan akan terus bersama." ucap Yue liang Chen memeluk hangat gadis itu.
Sesaat kemudian, Yue liang Chen dengan seorang diri keluar dari tempat itu dan menghampiri Evan dan yang lainnya.
"Kemana Lolong? Kenapa kamu tidak keluar bersamanya?" tanya Evan penuh keheranan.
"Lolong masih ada di dalam sana. Dia tidak aku perbolehkan keluar sebelum Dia memakai pakaian." ucap Yue liang Chen membuat mereka semua merasa heran.
__ADS_1
"Sebenarnya apa yang terjadi di dalam sana? Tidak bisakah kamu memberitahu kami terlebih dahulu, apa yang telah terjadi di dalam sana?" tanya Yue liang Chen merasa sangat heran dan penasaran.
"Nanti akan aku jelaskan. Sekarang yang penting adalah aku ingin tanya, adakah diantara kalian yang memiliki pakaian wanita?" tanya Yue liang Chen.
"Pakaian wanita? Untuk apa kamu mencari pakaian wanita disaat seperti ini? Apakah...., aah aku mengerti. Pantas saja kamu melarang kami untuk masuk ke dalam sana." kata Evan yang akhirnya mengerti alasan, mengapa Yue liang Chen melarangnya untuk melihat keadaan di depan sana.
"Benar yang kamu pikirkan, Lolong berubah menjadi seorang Wanita." Yue liang Chen memberitahu Evan dan yang lainnya.
"Baiklah, bukankah kamu sedang membutuhkan Pakaian Wanita untuk Lolong? Aku memilikinya."
"Benarkah kamu memilikinya?"
"Yah, sebelumnya saat aku dan Adikmu melakukan Pembagian Harta rampasan Perang, aku mengambil satu Pakaian Wanita yang merupakan harta Kelas Bumi untuk aku berikan kepada Istriku. Tetapi tidak tahu, apakah baju itu akan cocok dengan tubuh Lolong atau tidak." ujar Evan setelah menjelaskan kepada Yue liang Chen.
"Tidak penting, apakah baju itu akan cocok dengan tubuh Lolong atau tidak. Sekarang yang penting adalah, Lolong harus memiliki pakaian terlebih dahulu." kata Yue liang Chen.
"Baguslah, jika kamu berpikir seperti itu." kata Evan dan kemudian melepas satu cincin penyimpanan yang ada di salah satu jarinya.
"Terima kasih," ucap Yue liang Chen sembari menerima cincin penyimpanan yang di berikan oleh Evan kepadanya.
Setelah menerima cincin penyimpanan tersebut, kemudian Yue liang Chen pun langsung kembali ke tempat Lolong berada.
*Sepertinya tidak sia-sia aku membaca buku yang diberikan oleh Para Elemen sebelumnya. Walaupun aku sempat lupa isi buku itu, tetapi setelah kejadian ini aku menjadi ingat kembali semua isi yang pernah aku baca di buku itu.*
*Aku ingat, di salah satu halaman di dalam buku itu, pernah membahas tentang perubahan Kultivator Hewan Monster yang dapat berubah menjadi manusia setelah mencapai Tingkat Senior. Awalnya aku tidak terlalu memperdulikannya, tetapi setelah kejadian ini, sepertinya aku harus membaca ulang buku itu lagi.* pikir Evan.
...****************...
__ADS_1
Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Yue liang Chen keluar dari tempat itu bersama dengan Lolong yang telah memakai pakaian.
Yah, memang benar saja, Pakaian Wanita yang diberikan oleh Evan ukuran sedikit lebih besar bagi tubuh Lolong yang mungil.
Tampak saat Yue liang Chen dan Lolong berjalan keluar dari dalam sana, Lolong yang masih memiliki sifat penakut terus bersembunyi di belakang Yue liang Chen.
Dikarenakan Lolong memiliki tubuh yang mungil dan kecil, Lolong berhasil menyembunyikan tubuhnya dengan baik di balik tubuh Yue liang Chen.
"Haih, sepertinya hanya tubuhnya saja yang berubah, sedangkan kepribadiannya masih tetap sama saja seperti sebelumnya." kata Evan menyela.
Karena Lolong terus menyembunyikan dirinya di belakang Yue liang Chen, maka Evan dan yang lainnya pun menjadi penasaran, seperti apakah wajah Lolong yang terus disembunyikan itu.
"Lolong, tidak bisakah kamu menunjukkan wajahmu sebentar saja kepada kami? Bukankah kita sudah menjadi teman? Mengapa kamu masih takut kepada kami?" ujar Evan mencoba membujuk Lolong untuk menunjukkan wajahnya.
Namun Lolong yang masih memiliki sifat penakut, tetap tidak ingin menunjukkan wajahnya. Lolong hanya terus bersembunyi dibalik tubuh Yue liang Chen yang menutupinya.
"Lolong, tidakkah kamu ingin menunjukkan wajahmu pada mereka? Mereka semua bukanlah orang jahat, mereka semua adalah teman kita." kata Yue liang Chen ikut membujuk Lolong agar menunjukkan wajahnya.
Akhirnya dengan adanya bujukan dari Yue Liang Chen, kemudian Lolong memberanikan diri untuk menunjukkan wajahnya kepada mereka semua.
Oh, sungguh betapa terkejutnya mereka semua saat melihat wajah Lolong yang begitu cantik dan mungil. Apa lagi dengan ditambahnya dua mata yang seindah giok hijau tersebut, sungguh menciptakan daya pikat tersendiri bagi mereka yang melihatnya.
"Busyeeet, dah!" ucap Evan sangking merasa terkejut dengan wajah Lolong.
Namun Lolong yang merasa tidak nyaman karena terus di perhatikan oleh banyak orang, kemudian segera menyembunyikan wajahnya kembali.
"Maaf semuannya. Sepertinya Lolong masih belum terbiasa dengan lingkungan yang ramai." ucap Yue liang Chen mewakili Lolong.
__ADS_1
"Tidak apa-apa, kami dapat memahaminya. Namun kedepannya, mungkin mau tidak mau Lolong tetap harus terbiasa dengan lingkungan yang ramai. Dia tidak boleh terus berada dalam ketakutan yang berlebihan seperti sekarang ini, karena kedepannya Dia akan mengikuti kamu pergi melihat dunia luar." ujar Evan.
"Yah, apa yang kamu katakan memang benar. Aku harus melatih Lolong secara perlahan dalam menghadapi ketakutannya." Yue liang Chen setuju dengan apa yang dikatakan oleh Evan.