KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 388 : Pasukan Spirit


__ADS_3

"Token Jenderal Pasukan Spirit?, Token apa itu?, dan apa itu Pasukan Spirit?" tanya Evan merasa sangat penasaran.


"Token Jenderal Pasukan Spirit adalah Token yang mampu mengendalikan sebuah Pasukan Spirit berjumlah 10 ribu Prajurit!. Pasukan Spirit adalah Pasukan yang hanya akan patuh kepada Sang Pemilik Token Jenderal Pasukan Spirit. Pasukan Spirit ini adalah Pasukan yang diciptakan dari Jiwa para Kultivator dan Energi Spiritual!. Penciptaan Pasukan Spirit biasanya dilakukan dengan cara menyegel Jiwa mereka, ke dalam sebuah Tubuh yang diciptakan dari energi spiritual. Hal ini mungkin sedikit sama dengan Teknik Tubuh Bayangan Pengganti Pembagian Elemen. Perbedaannya adalah, sekali tubuh spirit mereka mati, maka selamanya mereka akan mati dan tidak bisa bereinkarnasi lagi!" kata Elemen Kegelapan menjelaskan pada Evan.


"Kalau boleh tahu, bagaimana cara Pasukan Spirit ini bisa diciptakan?" tanya Evan merasa heran dan penasaran.


"Penciptaan Pasukan Spirit memiliki dua cara. Cara yang pertama adalah dengan melakukan perjanjian, yang mana Para Kultivator tersebut dengan suka rela menyerahkan Jiwa mereka untuk dijadikan Pasukan Spirit. Sedangkan cara kedua adalah dengan melakukan penangkapan atau penyegelan Jiwa secara paksa, yang mana tubuh mereka dihancurkan, sedangkan Jiwa mereka ditangkap dan disegel ke dalam tubuh Spirit secara paksa." kata Elemen Kegelapan menjelaskan kepada Evan.


Setelah mendengar banyak penjelasan tentang Pasukan Spirit dari Elemen Kegelapan, kemudian Evan kembali ke topik utama, yaitu bagaimana cara membuka Kotak Besi tersebut.


"Baiklah, aku sudah mengerti semuannya tentang Pasukan Spirit dan Token Jenderal Pasukan Spirit. Sekarang aku ingin tanya kembali, bagaimana cara membuka kotak besi ini?" tanya Evan pada Para Elemen yang ada didalam tubuhnya.


"Sebenarnya asalkan memiliki kekuatan Jiwa yang cukup kuat, maka membuka Kotak Besi ini cukuplah mudah!" kata Elemen Kegelapan.


"Kekuatan Jiwa? Kalau begitu sungguh pas sekali, aku memiliki kekuatan Jiwa Tingkat Tiga!" kata Evan merasa sangat senang.


"Kamu jangan senang dulu, Jika kekuatan Jiwa Pasukan Spirit jauh lebih kuat darimu, maka kamu yang akan kehilangan kendali. Jika sampai saat itu terjadi, maka Jiwamu tidak hanya bisa rusak, tetapi Jiwamu bahkan juga bisa hancur dan kamu akan mati!" kata Elemen Kegelapan memperingatkan Evan.


"Kalau begitu, bagaimana caranya agar aku bisa mengetahui, kalau kekuatan Jiwa Pasukan Spirit lebih lemah dari Kekuatan Jiwaku?" tanya Evan pada Para Elemen yang ada didalam tubuhnya.


"Kamu lihat lubang kecil yang ada ditengah Kotak Besi itu?" ujar Elemen Kegelapan mencoba memberi petunjuk pada Evan.


Kemudian Evan membuka matanya sesaat dan melihat adanya lubang kecil yang berada ditengah kotak besi tersebut.


Setelah melihat lubang kecil yang ada di kotak besi tersebut, Evan kembali masuk ke dalam Lautan Spiritualnya dan berjumpa dengan Para Elemen.

__ADS_1


"Aku melihatnya!, memang ada apa dengan lubang kecil ditengah Kotak Besi itu?" tanya Evan merasa heran dan penasaran.


"Gunakan kekuatan Jiwamu untuk masuk ke dalam Kotak Besi melalui lubang kecil itu. Setelah kamu masuk ke dalam kotak besi itu, kamu akan melihat isi yang ada didalam kotak besi itu!" kata Elemen Kegelapan memberitahu Evan.


"Baik!" kata Evan menuruti perkataan Elemen Kegelapan dengan patuh.


"Dan aku akan mengingatkan kamu sekali lagi. Jika misalnya saat kamu berada didalam kotak besi mendapatkan bahaya, kamu harus cepat menarik kembali Jiwamu, jangan sampai jiwa kamu terluka!" kata Elemen Kegelapan memgingatkan Evan.


"Baik, terima kasih atas peringatannya Kakak Kegelapan!" kata Evan berterima kasih pada Elemen Kegelapan yang telah memberikan peringatan kepadanya.


Setelah mendengar banyak petunjuk dari Elemen Kegelapan, kemudian Evan mencoba untuk melihat isi didalam kotak besi dengan kekuatan Jiwa miliknya.


Secara perlahan Evan mulai mengumpulkan kekuatan jiwa ke tengah keningnya, tampak kekuatan Jiwa milik Evan yang seperti api berwarna-warni.


Kemudian Evan memasukan kekuatan Jiwanya ke dalam lubang kecil yang berada di kotak besi tersebut.


"Sepertinya Kekuatan Jiwa Para Prajurit Pasukan Spirit ini sama sekali tidak ada yang kuat. Rata-rata kekuatan Jiwa mereka hanyalah Tingkat satu dan dua. Jika seperti ini maka baguslah, aku tidak perlu khawatir kalau Jiwaku nanti akan terluka dan kehilangan kendali, saat aku membuka kotak besi ini!" kata Evan yang merasa senang.


Kemudian Evan mengeluarkan Jiwanya dari kotak besi dan memasukannya kembali ke dalam tubuhnya.


"Bagaimana Evan?, apa yang kamu temukan didalam kotak besi itu?" tanya Elemen Kegelapan pada Evan.


"Didalam kotak besi itu, aku lihat Kekuatan Jiwa Para Kultivator Pasukan Spirit itu sama sekali tidak ada yang mencapai Kekuatan Jiwa Tingkat Tiga. Rata-rata diantara mereka, semuannya hanyalah Tingkat Kekuatan Jiwa Tingkat Satu dan Dua!" kata Evan memberitahu apa yang dilihatnya didalam kotak besi tersebut.


Setelah mengetahui semuannya tentang Kotak Besi, Token Jenderal Pasukan Spirit dan Kekuatan Jiwa Pasukan Spirit. Kemudian Evan kembali sadar dan membuka kedua matanya.

__ADS_1


Perlahan Evan membuka matanya dan melihat Luo Bai dan Sea Lin yang masih menunggu dihadapannya.


Melihat Evan yang kembali sadar setelah termenung cukup lama, seketika membuat Luo Bai dan Sea Lin merasa senang.


"Evan, akhirnya kamu kembali sadar. Aku melihatmu tiba-tiba menjadi diam dan termenung, Aku kira kamu kenapa-napa." ujar Luo Bai yang merasa khawatir pada Evan.


Melihat Luo Bai yang merasa khawatir padanya, membuat Evan tersenyum dan tertawa.


"Hahahaha..., aku baik-baik saja, kamu tidak usah merasa khawatir seperti itu!" kata Evan tersenyum dan tertawa pada Luo Baim


"Bukankah tadi sudah aku bilang, kamu tidak usah merasa khawatir. Kakak Besar memang sering seperti itu, terkadang tiba-tiba menjadi diam dan termenung seperti patung. Tetapi tidak lama kemudian pasti Kakak Besar akan bangun dengan sendirinya!" kata Sea Lin memberitahu Luo Bai tentang kebiasaan Evan yang sering menjadi diam dan termenung.


Kemudian Luo Bai melihat dan fokus kembali pada Kotak Besi yang masih dipegang oleh Evan, yang mana kotak besi itu sebelumnya membuat Evan kesulitan untuk membukanya.


"Evan bagaimana sekarang?, apakah kamu sudah menemukan cara untuk membuka kotak besi itu?" tanya Luo Bai merasa penasaran.


Mendengar pertanyaan dari Luo Bai, seketika membuat Evan langsung tersenyum.


"Tentu saja sudah! Pertama-tama untuk membuka kotak besi ini, kita perlu keluar dari Gudang Harta terlebih dahulu. Karena aku butuh tempat kosong yang cukup luas, agar nanti tidak menimbulkan masalah atau kerusakan!" kata Evan mengajak Sea Lin dan Luo Bai untuk keluar dari Gudang Harta terlebih dahulu, sebelum membuka kotak besi tersebut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...

__ADS_1


...****************...


......................


__ADS_2