KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 248 : Jurus Pengendali Jiwa dan Tubuh dan Jurus Gelombang Pembebas Jiwa


__ADS_3

"Ada apa dengan orang-orang ini sebenarnya?" batin Evan dalam hatinya merasa heran dan bingung dengan para orang-orang itu yang meminta untuk dibunuh.


Kemudian terdengar suara Elemen Kegelapan dari ruang kesadaran Evan.


"Sepertinya para orang-orang ini sedang dikendalikan secara paksa oleh seseorang!" ujar Elemen Kegelapan menjawab Evan dari ruang kesadaran.


Mendengar itu Evan pun menjadi ragu dengan niatnya untuk membantai Organisasi Harimau Api tersebut, karena Evan berpikir apakah orang-orang tersebut melakukan kejahatan bukan karena keinginan mereka tetapi karena dikendalikan oleh seseorang?, Evan kini merasa bimbang untuk membunuh para orang-orang tersebut, karena jika misalnya dugaannya benar maka dirinya sama saja telah membunuh orang-orang tidak berdosa.


"Evan, bagaimana sekarang?, apakah kita akan tetap membunuh mereka semua?" tanya Ruyin Li yang juga merasa ragu untuk membunuh para orang-orang itu.


"Jangan bunuh mereka terlebih dahulu, situasi sekarang tidak seperti yang aku bayangkan!" ujar Evan melarang Ruyin Li untuk membunuh para orang-orang tersebut.


Kemudian para orang-orang tersebut pun maju menyerang Evan, Ruyin Li dan Tang Chen.


Karena situasi menjadi berbeda tidak seperti yang diperkirakan, mereka bertiga pun hanya menangkis dan menghindari serangan-serangan tersebut.


"TRAANNG!!" Evan dengan pedangnya menangkis dan menahan serangan pedang dari dua orang musuh yang menyerangnya.


"Aku mohon kalian jangan ragu, bunuh saja kami semua, kami sudah tidak tahan melakukan perbuatan keji ini!" kata salah satu dari dua orang yang menyerang Evan tersebut.


"Benar, kalian tidak perlu ragu untuk membunuh kami, kami hanyalah orang-orang berdosa!" kata salah satu orang lainnya.


"Kalian katakan padaku apa yang sebenarnya terjadi, aku bisa berusaha untuk membantu kalian, aku tahu kalian sedang dikendalikan secara paksa oleh seseorang!" ujar Evan sembari bertarung dengan para orang-orang tersebut.


"Kamu benar, kami memang dikendalikan oleh seseorang, kami dipaksa untuk membunuh para anak-anak kecil, bahkan kami dikendalikan untuk membunuh dan menghabisi keluarga kami sendiri, kami sudah tidak sanggup untuk hidup lagi!..."


"Tetapi orang itu, orang itu tidak membiarkan kami untuk bunuh diri, dia terus mengendalikan tubuh dan pikiran kami!...."


Kata kedua orang itu sembari bergantian menyerang Evan dengan tinju dan pedang mereka.


Mendengar itu, Evan pun seketika menjadi emosi, geram dan penasaran terhadap siapa 'orang' yang mengendalikan para orang-orang tersebut.


Kemudian suara Elemen Kegelapan terdengar lagi dari ruang kesadaran Evan.


"Evan, kami dapat menangani para orang-orang ini, kami bisa membatalkan dan melepas jurus Pengendali Jiwa dan Tubuh yang mengendalikan orang-orang ini!" kata Elemen Kegelapan kepada Evan.


"Benarkah?, kalian sungguh bisa membuat orang-orang ini terlepas dari Jurus Pengendali Jiwa dan Tubuh?" tanya Evan yang seketika gembira dan bersemangat mendengar perkataan Elemen Kegelapan.


"Benar, tetapi kami tidak bisa melakukannya terlalu lama karena jiwa orang-orang sudah hampir dikendalikan sepenuhnya oleh 'Orang' yang mengendalikan jiwa mereka, jadi kami perlu kamu untuk mencari dan membunuh orang yang mengendalikan mereka!" ujar Elemen Kegelapan kepada Evan.


Mendengar itu, Evan pun kemudian menyatukan kedua telapak tangannya.

__ADS_1


"Jurus Bayangan Tubuh Pengganti, Pembagian Elemen!" seru Evan menggandakan dirinya menjadi Tiga, dengan Elemen Kegelapan dan Petir ada pada tubuhnya, sedangkan Elemen Angin dan Elemen Tanah menjadi kloningannya.


Ruyin Li yang baru pertama kali melihat Evan menggandakan dirinya merasa cukup terkejut.


"Gelombang Area Pembebas Jiwa!" seru Elemen Angin sambil menyatukan kedua telapak tangannya dan mengeluarkan sebuah gelombang energi Spiritual.


Kemudian gelombang spiritual tersebut langsung membuat para orang-orang tersebut terlepas dan terbebas dari kendali, seketika mata para orang-orang tersebut kembali menjadi normal dan berhenti menyerang Evan, Ruyin Li dan Tang Chen.


"Tubuhku, Tubuhku bisa aku kendalikan!"


"Tubuh kami terbebas dari kendali, kami bebas!"


Para orang-orang tersebut sangat amat senang dan gembira dengan terbebasnya tubuh dan jiwa mereka dari Jurus Pengendali Jiwa dan Tubuh yang selalu mengekang dan mengendalikan mereka.


Sementara itu dikolam darah tampak Pria Paruh Baya si Pengguna Jurus Pengendali Jiwa dan Tubuh yang menggendalikan para orang-orang tersebut mengamuk.


"AaaaaKH!!, Sialan!, bagaimana bisa pemuda sialan itu bisa melepas Jurus Pengendali Jiwa dan Tubuhku!?" kata Pria Paruh Baya merasa sangat marah dan heran.


Teriakan kemarahannya membuat kolam darah tersebut bergejolak dan bergelombang-lombang.


"Kalian Berdua!" sebut Pria Paruh Baya kepada dua orang pria yang menjaga pintu masuk kolam.


"Kalian berdua bawa pasukan kalian menghabisi dan menghalangi orang-orang itu, terkhususnya Pemuda yang menggunakan Topeng Perak itu, halangi dia jangan sampai datang kesini dan menghancurkan rencanaku untuk menyerap kolam darah suci!, cepat bergerak!" perintah Pria Paruh Baya tersebut dengan tegas kepada dua bawahannya.


"Aku yakin dia pasti sudah mengetahui rencanaku dan akan segera datang kesini untuk membunuhku!, aku harus segera menyerap kolam darah suci dan menembus ke Tingkatan Kaisar Emperor Level Tiga!" pikir Pria Paruh Baya tersebut dalam hatinya.


Sementara itu diwaktu yang sama Evan berteriak dengan keras kepada para orang-orang yang sudah terlepas dari kendali tersebut.


"Kalian semua dengarkan aku!, Kalian semua sudah aku bebaskan dari kendali 'Orang' yang menggunakan Jurus Pengendali Jiwa dan Tubuh kepada kalian, tetapi ini mungkin tidak akan bisa bertahan lama, jadi aku perlu kalian menunjukan keberadaan 'Orang' tersebut agar aku bisa membunuhnya dan membebaskan kalian semua dari Jurus Pengendali Jiwa dan Tubuh!" kata Evan menjelaskan dengan cepat kepada para orang-orang tersebut.


Namun kemudian tiba-tiba sekitar lima ribu lebih orang datang dengan mengeluarkan niat membunuh menuju ke arah Evan dan yang lainnya.


"Siapa mereka?" tanya Evan yang melihat kedatangan orang-orang tersebut.


"Mereka adalah para pengikut setia orang yang mengendalikan kami!, jumlah mereka ada sekitar lima ribu orang lebih dan mereka semua adalah petarung Tingkat Jenderal!, kedatangan mereka pasti karena mereka telah tahu kalau kami sudah terlepas dari kendali Tuannya, dan mereka pasti datang untuk membunuh kami!" kata seseorang menjawab Evan.


Disisi lain lima ribu orang tersebut melaju semakin dekat menuju ke arah Evan dan yang lainnya.


"Kalian orang-orang rendahan!, Tuan sudah berbaik hati merekrut kalian tapi kalian semua malah berkhianat padanya!, hari ini kami para pengikut setia Tuan akan menghabisi kalian semua para pengkhianat!" kata salah satu Penjaga Pintu Kolam Darah yang sebelumnya kepada para orang-orang yang telah terbebas dari kendali yang kini bersama Evan.


"Tuan yang kalian puja-puja itu adalah seorang yang kejam dan bengis!, kalian lah yang bodoh!" kata salah seorang yang telah terbebas dari kendali.

__ADS_1


"Semuannya Serang!!" seru mereka semua bersama-sama saling maju menyerang.


Kemudian Pertempuran antara orang-orang yang berada dipihak Evan melawan para pengikut setia Pria Paruh Baya pun terjadi dengan hebat.


"Tuan Penyelemat, kamu pergilah ke ujung markas ini, Tuan mereka pasti sedang berada di Kolam Darah Suci, dan sekarang pasti sedang menyerap Kolam Darah Suci dan ingin menembus level!, Tuan Penyelamat cepat kesana dan membunuhnya, jika sampai dia berhasil menyerap Kolam Darah Suci maka semuannya sudah terlambat!" kata seseorang kepada Evan.


"Terima Kasih!" ucap Evan kepada orang tersebut.


Kemudian Evan menoleh ke arah Ruyin Li dan Tang Chen yang ada didekatnya.


"Ruyin Li dan Tang Chen, aku minta kalian jaga kloninganku disini jangan sampai dia terluka!" ujar Evan memberi perintah kepada Ruyin Li dan Tang Chen untuk menjaga Elemen Angin yang tampak sedang mempertahankan Jurus Gelombang Pembebas Jiwa dengan diam berdiri sambil menyatukan kedua telapak tangan.


Karena jika sampai Elemen Angin kehilangan kosentrasi atau melepas kedua telapak tangannya, maka jurus Gelombang Pembebas Jiwa yang melepas kendali dari Jurus Pengendali Jiwa dan Tubuh akan batal.


"Siap Evan!" jawab Ruyin Li dan Tang Chen menerima perintah dengan patuh.


Kemudian Evan menoleh kembali ke arah Elemen Tanah.


"Kakak Tanah, aku serahkan masalah yang ada disini kepadamu, tolong bantu mereka menghabisi para pengikut Setia yang bodoh ini!" pinta Evan melalui telepati kepada Elemen Tanah.


"Baiklah, aku serahkan masalah yang ada disisini kepada kalian!" ujar Evan kepada teman-temannya.


Kemudian Evan pun mengeluarkan Sayap Aura dan Armor spirit Elemen Petir berwarna birunya, dan kemudian Evan pun melesat dengan cepat seperti kilat menuju Kolam Darah Suci tempat si Pria Paruh Baya berada.


Namun kemudian salah satu dari kedua penjaga pintu kolam darah menghalangi dan menghadang Evan yang sedang terbang melesat.


"Jangan harap kau bisa pergi ke kolam darah suci untuk mengganggu Tuanku!" kata si Penjaga Pintu Kolam tersebut sembari mengangkat kedua tangannya yang mengumpul Energi Api.


"Iblis Neraka Pemakan Jiwa!" seru si Penjaga Pintu Kolam tersebut mengeluarkan Jurus Berupa sebuah Api yang berbentuk sebuah Kepala Iblis Bertanduk.


"Jangan Menghalangiku!!" kata Evan berteriak sembari mengeluarkan pedangnya.


"Tebasan Kilat Surgawi!" seru Evan langsung melesat memotong Jurus Iblis Neraka Pemakan Jiwa dan Si Penjaga Pintu Kolam Darah suci tersebut hingga terbelah menjadi dua secara Horizontal.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


...****************...


......................


__ADS_2