KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 116 : Pelatihan Raga dan Roh


__ADS_3

Sesudah Setelah itu Evan mengantar Ririn dan Cao Cao kembali ke kamar mereka.


Didepan pintu kamar Ririn.....


"Sudah aku antar, kamu tidurlah dengan baik, CUP !" Evan berbalik badan dan pergi.


"Evan...!, Jangan Menyerah!, kamu tidak boleh lemah (hati) jika ingin mewujudkan mimpimu !" ucap Ririn sambil tersenyum.


Evan yang berjalan seketika berhenti sejenak.


Angguk Evan dan menjawab "Yah Pasti !" dan kemudian pun kembali berjalan pergi.


Didalam kamar Evan sendiri...


"Tanah...., aku harus bertanya pada mereka (para elemen)" gumam Evan dan kemudian Evan pun duduk bersila dan kemudian masuk kedalam kesadaran lautan spiritual Evan.


Didalam kesadaran lautan spiritual Evan


"Haahh..., Evan, kau sudah cukup lama tidak mengunjungi kami!" ucap Api.


"Maaf akhir-akhir ini aku cukup sibuk. aku ingin bertanya tentang Elemen Tanah yang baru saja aku bangkitkan tadi." ucap Evan.


"Yah, kami sudah tahu kau pasti akan bertanya tentang itu, Elemen Tanah itu......., silakan tanya pada Tanah !" ucap Api mempersilahkan.


"Elemen Tanah milikku lebih melatih mengarah ke pelatihan kekuatan RAGA dari pada ROH, jika kau ingin melatih Atribut tanahmu maka aku hanya bisa mengajarimu teknik Peningkatan kekuatan pada tubuhmu!" ucap Api.


"Pelatihan Raga? Pelatihan Roh?" Evan menjadi bingung mendengar Perkataan Tanah.


"Pelatih kekuatan Raga adalah, para spiritualis yang lebih mengandalkan kekuatan tubuhnya dalam pertarungan, Sedangkan Pelatih kekuatan Roh biasanya lebih mengandalkan tenaga dalamnya dalam pertarungan. Dan kau sekarang tidak termasuk dalam pelatih kekuatan Raga maupun Roh." jawan Gelap menjelaskan pada Evan.


"Tolong jelaskan lebih Rinci lagi mengenai pelatihan Raga dan Roh?" ucap Evan bertanya lagi.


"Pelatihan kekuatan Raga dan Roh memiliki 9 tingkatan, sebagai seorang spiritualis pelatih kekuatan Raga fisiknya akan jauh lebih kuat, memiliki pertahanan dan kekuatan fisik yang jauh lebih kuat, bagi seorang yang melatih kekuatan Raga mereka akan mengandalkan Tubuh Fisik mereka sebagai senjata utama mereka, dan juga bagi para pelatih kekuatan Raga yang sudah mencapai tingkat tinggi akan memiliki pertahanan yang sangat luar biasa kuat bahkan mungkin hanya sedikit senjata yang bisa melukai tubuhnya.


Sedangkan bagi spiritualis pelatih kekuatan Roh, mereka akan jauh lebih kuat dalam serangan mental dan tekanan dari orang yang kekuatannya diatas tingkatannya, kemampuan dalam alkemis mereka juga akan jauh lebih hebat, dan juga lautan spiritual mereka akan jauh lebih besar (luas) dari spiritualis biasa, jadi bagi para spiritualis yang melatih kekuatan Roh mereka memiliki daya simpan energi spiritual yang jauh lebih banyak dari spiritualis biasa." jawab Tanah menjelaskan semuannya dengan cukup Rinci.


"Bagaimana Evan, melatih kekuatan Raga dan Roh pasti akan membuat kamu jauh lebih kuat, apa kau ingin melatihnya?" tanya Gelap.


"Aku tentu saja ingin melatih keduannya, tapi untuk mendapatkan kekuatan lebih besar seperti itu pasti membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang jauh lebih besar pula !" jawab si Evan.


"Tentu saja, bagi mereka yang berlatih kekuatan Raga dan Roh pasti akan membutuhkan pengorbanan yang lebih besar, juga penderitaan yang luar biasa, tapi keuntungan yang mereka dapatkan juga pasti setimpal." ucap Gelap.


"Jika kamu ingin memberantas kejahatan dan menegakkan keadilan diseluruh dunia maka menjadi yang terkuat adalah solusinya, berlatih kekuatan Raga dan Roh adalah salah satu cara untuk menjadi yang terkuat!" ucap Api.

__ADS_1


"Benar, Penderitaan Adalah Cara Manusia Untuk Menjadi Semakin Kuat !" batin Evan.


"Baik, aku akan melakukan apapun untuk menjadi yang terkuat diseluruh dunia, kalian tolong bantu aku !" Ucap Evan dengan semangat membara.


"Bagus sekali, kami memiliki satu teknik pelatihan Raga dan Roh yang sangat kuat, teknik ini kami ciptakan Khusus untuk kamu!, Tubuh fisikmu sebagai medianya dan Roh kamu sebagai Jiwanya yang ditempa tanpa henti. Energi membentuk dan memurnikan Tubuh dan Roh secara alami !." ucap Api.


"Tubuh Fisik sebagai media dan Roh sebagai Jiwa yang Ditempa tanpa henti?, apa maksudnya?" tanya Evan yang tidak mengerti.


"Maksudnya tubuh dan roh kamu akan terus ditempa tanpa henti seperti senjata dengan menyerap atau menerima energi dari luar, contohnya seperti besi yang terus dipukul dan dibakar hingga murni dan membentuk sebuah senjata yang kuat." jawab Api.


"Kalau begitu tunggu apa lagi, ayo kita mulai latihannya !" ucap Evan bersemangat.


"Kami perlu membentuk sebuah formasi terlebih dahulu untuk kamu memulai melatih teknik ini !" ucap Tanah.


Kemudian para Elemen kecuali Bintang mulai duduk bersila membentuk sebuah lingkaran dan Evan yang duduk bersila sebagai titik tengahnya.


"Kau harus siap menahannya, ini mungkin akan membuatmu menderita kesakitan yang luar biasa, tapi setelah proses ini kau akan berlatih dengan sangat mudah !" ucap Tanah mengingatkan.


"Siap !, aku siap !!" jawab Evan dengan lantang.


Para Elemen pun memulai prosesnya dengan mengumpulkan Energi spiritual dan Evan pun memejamkan matanya bersiap untuk menahan rasa sakit.


"ENERGI MENEMPA, MEMBENTUK, DAN MEMURNIKAN TUBUH DAN JIWA !, MULAI !!"


"RAAAAAAAAAAGGHHH !!!" teriak Evan dengan keras karena rasa sakit yang luar biasa hingga tubuh aslinya pun ikut merasakan rasa sakitnya itu.


"EVAN !?" ucap semua teman-teman Evan yang mendengar teriakan Evan dari arah kamarnya.


Didalam lautan spiritual atau pun dunia nyata Evan terus berteriak dan kemudian 11 energi elemen mulai terbentuk hingga menghancurkan kamar Evan dan juga semua yang berada sekitarnya, sebagian dari kediaman jenderal hancur karena itu.


Sebelas energi dari setiap elemen mulai menyerang Evan tanpa henti, dan hal itu membuat keributan yang menghebohkan hampir seluruh kota dimalam itu karena Energi yang cukup besar itu terlihat dari seluruh sudut kota.


Semua teman-teman Evan keluar dan melihat kejadian itu dan mendatangi ke tempat Evan.


Cao Cao keluar dari kamarnya dan melihat itu, karena kamar yang Cao Cao tinggali dekat dengan kamar Evan, Cao Cao pun terkena dampaknya. Hingga disaat Cao Cao hampir terkena serangan dampak itu tiba-tiba Sea Lin datang dan menolongnya dengan segera.


Kemudian Sea Lin menurunkan Cao Cao ditempat yang tidak terkena dampak itu.


"Terima kasih kak Sea Lin."


"Sama-sama"


"Kak Evan apa yang kau lakukan?" batin Sea Lin dan Cao Cao sambil melihat ke arah tempat Evan berada.

__ADS_1


"Cao Cao, kau tunggu disini, aku akan melihat apa yang terjadi disana!" perintah Sea Lin pada Cao Cao.


Dan kemudian Sea Lin pun pergi ke tempat Evan, saat Sea Lin sampai terlihat sudah banyak orang yang datang ke tempat Evan untuk menyaksikan kejadian itu.


Sea Lin mencoba melihat lebih dekat dan akhirnya sampai dibarisan yang terdepan yang hanya ada teman-teman dekat Evan saja.


"Chu Xian !" panggil Sea Lin.


"Sea Lin...?" saut Chu Xian menoleh.


"Apa yang sebenarnya sedang terjadi?" tanya Sea Lin yang baru saja tiba dan tidak tau apa-apa.


"Aku juga tidak tau apa yang sebenarnya sedang terjadi, tapi semua energi itu berpusat dan menyerang Evan !" jawab Chu Xian yang juga tidak mengerti apa-apa.


"Aku belum pernah melihat kejadian yang seperti ini." ucap Luo Bai yang berada disamping Sea Lin.


Mendengar jawaban perkataan dari mereka Sea Lin juga hanya bisa diam dan melihat Evan yang terus menjerit kesakitan, mereka semua tak ada yang berani lebih mendekat lagi karena Evan dikelilingi oleh Energi kuat yang menyerangnya.


Disaat yang sama Sea Lin juga melihat Ririn yang terus memaksa ingin mendekati Evan namun ditahan oleh Teman-teman wanita yang lainnya.


"Lepaskan !, Lepaskan Aku....!" teriak Ririn lemas setelah dari tadi mencoba untuk mendekat namun ditahan.


"Maaf Ririn, kami tidak bisa membiarkan kamu kesana, disana terlalu berbahaya, Evan juga pasti tidak ingin kau kesana dan aku juga yakin bahwa Evan pasti akan baik-baik saja!" ucap Ran Ran.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


...----------------...


......................


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2