
"semangat kakak besar!, kamu pasti bisa menang!" teriak sea lin menyemangati evan
"evan semangat!" shan
"semangat! aku akan selalu mendukungmu saudaraku!" chen
"aku yakin kamu pasti bisa menang!" luo bai
"evan kamu harus menang!" ran ran
"kak evan! kamu harus juara!" teriak cao cao
semua teman-teman evan bersorak menyemangatinya, dan ririn hanya memberikan senyuman penyemangat untuk evan, evan melihat ke arah ririn yang sedang tersenyum "muaach" evan memberikan gerakan isyarat ciuman untuk ririn
ririn seketika jadi malu karena diperhatikan oleh banyak orang
"siapa wanita itu?, apa dia pacar evan?" ran ran memperhatikan ririn dengan rasa cemburu
"sudah selesai tebar pesonanya?" ucap zia ling er
"hmm... apakah kamu sedang membicarakan diri sendiri?" jawab evan
"kau ternyata hebat juga bersilat lidah!" ucap zia tidak senang
"oh yaaah?, kamu sebaiknya turun aku tidak ingin menyerang wanita! apa lagi aku memiliki banyak penggemar, jika aku menyakitimu maka aku akan memiliki banyak musuh!" ucap evan
"masih belum tau siapa yang menyakiti siapa"
"kalau begitu bisa dimulai sekarang? aku tak ingin menunda waktu lagi!"
__ADS_1
"humph pria sombong mati saja sana! 'Badai Es' "
seketika arena dan sekitarnya menjadi sangat dingin, hingga para penonton kedinginan
"hmm?? ini serangan?" tanya evan yang tak merasakan apa-apa
"kau! kenapa tidak terkena efek badai es ku?" tanya zia ling er
"oooh ini badai es nya, kukira udaranya memang sedikit dingin" ucap evan meremehkan
"kau!, bagaimana dengan ini?! tombak spirit es!"
evan tersenyum, dan evan memukul tombak spirit tersebut dengan tangan kosongnya, dan "PRAARR" tombak tersebut hancur
"kau...! kau yang memaksaku menggunakan jurus ini! matilah kau ! hujan tombak spirit es!" zia ling er yang terus menerus jurusnya dipatahkan dengan mudah oleh evan, mencoba mengeluarkan jurus terakhirnya
evan tersenyum "pedang kobaran api" evan mengayunkan pedangnya dengan santai dan tombak tombak itu pun hancur seketika dalam sekejap
"aduh maaf yah, aku sepertinya telah membuatmu kecewa, apa kamu sudah bisa menyerah sekarang?" tanya evan
"ba-bagaimana mungkin? jurusku adalah jurus tingkat bumi akhir, mana mungkin dengan mudah kamu patahkan? kamu pasti curang! dia pasti curang! kau pasti memakai sebuah pusakan rahasia yang kamu sembunyikan!"
"menggunakan pusaka? itukan melanggar aturan!"
"benar itu adalah sebuah pelanggaran, itu namanya curang!"
"apa?, dia curang? bagaimana mungkin, aku melihatnya sendiri kalau dia menang dengan jujur!"
"tapi apakah kamu tidak lihat bahwa dia selalu menang dengan mudah?"
__ADS_1
"benar, dia hanya seorang murid luar, mana mungkin bisa memiliki kemampuan sehebat itu?"
...****************...
"wanita itu tidak tahu malu! beraninya menghina kakak besar?!" sea lin menjadi geram mendengar fitnah itu
"sungguh tak tahu malu sudah kalah tidak terima, sekarang malah fitnah!" ucap chen
para penonton menjadi meragukan evan atas kemenangannya
"sudah kalah tapi tidak terima, dasar orang aneh. kalian yang tidak percaya atas kemenanganku boleh langsung maju untuk berhadapan dengan aku langsung, biar kalian lihat sendiri aku curang atau tidak!" seru evan
ucapan evan membuat para penonton diam seketika. "zia ling er, kau sudah kalah jangan sembarangan memfitnah orang, aku sudah berbaik hati tidak menyerangmu, jangan menguji kesabaranku!" evan turun dari arena
"hmph...! menarik!" ucao feng gao
...****************...
"hahaha anak ini cukup hebat! kita harus bisa merekrutnya bagaimanapun caranya!" ucap para jenderal kerajaan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
......................
__ADS_1