KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
Taman


__ADS_3

"kalau boleh tau siapa saja penghianat yang ada didalam sekte matahari merah?" evan sangat penasaran


"Enam murit elite dan dua tetua sekte matahari merah!"


"dua tetua sekte?, apakah tetua mo ling dan mo wu zhang?"


"ternyata kau cukup tahu, benar! mereka adalah penghianat terbesar yang ada!"


-"ternyata apa yang dikatakan oleh si pria tua yang ada digunung api penyucian memang benar, mereka ternyata bukan orang yang baik! seorang penghinat tidak pantas hidup didunia ini!" evan sangat geram dan menggenggam tangannya dengan sangat kuat


"jadi apakah jenderal ryu punya rencana!?"


"aku sebagai alumni murid sekte matahari merah, ingin menyelamatkan sekte yang telah membuatku menjadi kuat seperti sekarang ini!, jadi aku butuh bantuanmu evan!"


"katakan apa yang perlu aku lakukan, aku pasti akan berusaha sebaik mungkin, karena sekte matahari merah jugalah rumah bagiku!"


kemudian merekapun membahas rencana dengan matang, setelah mereka sudah selesai membahas rencana evan keluar dari ruangan itu, dan tidak disangka ternyata Reya telah menunggunya didepan pintu


"Komandan topeng perak membahas apa dengan ayahku?, sepertinya sangat penting?" reya bertingkah sangat berbeda, kali ini reya bertingkah centil didepan evan yang menyamar menjadi topeng perak. "kenapa dia bertingkah aneh?, tidak seperti biasanya!" gumam evan


"hanya membahas tentang menyelamatkan nyawa orang-orang, biasalah menjadi seseorang yang kuat dan berkuasa pasti tanggung jawab yang diterima juga semakin besar!" ucap evan dengan ramah

__ADS_1


"ternyata membahas tentang itu!" Reya merasa kecewa mendengar jawaban evan


evan melihat ekspresi reya seperti kecewa "kamu tidak apa apa?" tanya evan


"tidak apa-apa, komandan topeng perak pasti belum pernah melihat kediaman kami!, ayo, biar saya ajak anda berkeliling dikediaman kami!"


kemudian reya dan topeng perak berkeliling dikediaman jenderal, hingga mereka sampai disuatu taman yang penuh dengan bunga warna warni dan pohon yang ada ayunannya, kemudian reya duduk diayunan tersebut dengan evan berdiri disampingnya


"tuan komandan, apakah anda suka tempat ini?" ucap reya sambil berayun pelan


"suka, tempat ini indah sekali , penuh dengan bunga yang cantik"


"ini adalah tempat favorit aku dan ibuku sewaktu aku kecil"


"namun semenjak ibuku meninggal, aku tidak pernahdatang kesini lagi!, karena setiap aku datang kesini aku merasa sangat sedih, karena mengingat orang yang paling penting bagiku sudah tiada"


"aku turut berduka atas kematian nyonya jenderal!"


" namun sekarang sudah berbeda, aku telah menemukan sosok pria pengganti posisi ibuku dihatiku, jadi aku tidak akan sedih lagi saat aku datang kesini!"


"pasti pria itu sangat tampan dan hebat hingga bisa berada didalam hati seorang nona reya!"

__ADS_1


"yah, tapi aku tidak tau, apakah dia juga merasakan hal serupa seperti aku atau tidak, aku mencintainya tapi mungkin dia tidak!" bimbang reya


"kenapa tidak kan belum dicoba!"


"tapi kami baru saja bertemu tiga hari lalu, aku tidak yakin dia menyukaiku atau tidak, dan dia juga terlihat sangat misterius, aku takut jika dia menolak aku"


reya terus bimbang dan ragu untuk menyampaikan isi hatinya


"tiga hari lalu?, nona reya jatuh cinta pada pandangan pertama??, hwahahahahaa.....! " evan terus tertawa mendengar itu


"tuh kan tuan komandan menertawai aku, aku kan aku jadi malu, huh kalau tau begini aku tidak mau bicara padamu!" reya jadi kesal ditertawai oleh evan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2