
"DUAARR !!" ledakan hantaman serangan menggelegar di udara, Evan dan para Elemen bertarung di udara melawan Enam orang tingkat kaisar.
......................
Evan bertarung dengan si Pria Tua yang berada ditingkat Kaisar Level 2, si Pria Tua menahan serangan pukulan Evan, tangannya tampak terluka setelah menahan pukulan Evan.
Evan tampak tersenyum melihat bahwa lawannya terluka setelah menerima pukulan darinya.
"Bocah ini monster!, dia masih sangat muda tapi sudah berada ditingkat Jenderal Level 7!, Dan apa ini! kekuatan pukulannya sungguh sangat mengerikan padahal tingkat pencapaian aku lebih tinggi darinya!" Batin si Pria Tua menahan rasa sakit.
"Hei Anjing Tua!, kenapa kau diam saja?" ucap Evan pada si Pria Tua yang sebagai lawannya.
"Bocah Tengik! Akan aku tunjukan perbedaan kekuatan Kita!" teriak si Pria Tua mulai mengumpulkan kekuatannya.
"Karna kau tampak tidak sabar maka aku akan menyelesaikan ini dengan cepat!" ucap Evan yang mulai mengumpulkan Energi.
"Bocah kau jangan sombong!, setelah kau menerima jurus seranganku ini kau pasti akan langsung MA-TI !!"
"JURUS PENEMBUS LANGIT !!" sebuah serangan cahaya kuat berwarna hijau tua mengarah ke Evan.
Evan hanya terbang diam di udara menerima serangan tersebut.
"BAAM !!" serangan tersebut menghantam Evan dengan kuat, asap mengepul di sekitar Evan.
Pria Tua melihat menunggu asap disekitar Evan memudar, beberapa saat kemudian asap itu pun menghilang dan Pria Tua itu terkejut melihat Evan yang masih baik-baik saja,bahkan tidak terluka sedikitpun.
"Apa!?, Bagaimana Mungkin Kau masih baik-baik saja setelah menerima serangan penuhku!?" ucap si Pria Tua tercengang kaget.
"Karena Kau terlalu lemah, sekarang giliran aku...., Rumput Pengikat!" ucap Evan dengan tangan kirinya mengeluar sebuah Tumbuhan Rambat yang mengarah si Pria Tua.
Pria Tua terbang menjauh menghindari Tumbuhan Rambat yang mengarah padanya, tetapi Tumbuhan Rambat itu dengan cepat berhasil mengikat kedua tangan dan kedua kaki si Pria Tua. Kemudian Evan menarik si Pria Tua mendekat padanya, Pria Tua terus meronta-ronta mencoba melepaskan diri namun Tumbuhan Jalar itu mengikat dengan sangat kuat.
Setelah sudah cukup dekat, kemudian dari belakang Evan dengan tangan kanannya memegang kepala si Pria Tua.
"Aku tidak terima ini!, aku tidak terimaaAAA...!!" ucap si Pria Tua yang diserap oleh Evan hingga tidak bersisa.
Semua orang yang ada dibawah menyaksikan kekuatan Evan yang berhasil mengalahkan dengan mudah si Pria Tua yang berada ditingkat Kaisar level Dua.
"Kekuatan Jenderal Evan Li sangat mengerikan sampai membuat aku sendiri merasa takut melihatnya!" ucap Zhang Pin dengan tubuh gemetar.
"Kak Evan memang sangat hebat!" ucap Sea Lin bangga.
"Tidak, tidak mungkin! Pengawal yang aku bayar dengan sangat mahal telah dikalahkan oleh seorang bocah!" ucap Yu He yang masih berlutut dengan sangat ketakutan.
__ADS_1
"Aaah... Rasa seorang tingkat kaisar memang berbeda, sangat lezat!" ucap Evan yang penuh aura kegelapan disekujur tubuhnya.
Disisi lain para Elemen juga sudah mengalahkan lawan mereka.
Evan turun mendarat di samping Sea Lin disusul dengan para elemen yang turun sambil membawa mayat lawan mereka.
Yu He dan Yu Sen memasang wajah ketakutan melihat kedatangan Evan dan para bayangannya.
Tanah dan Angin datang bersama dari arah yang sama, Tanah membawa dua mayat diketiak kanan dan kirinya. Tubuh kedua mayat itu sudah remuk sudah remuk dengan banyak tulang yang patah.
Air datang dengan tangan kiri membawa pedang dan tangan kanan menjinjing mayat yang sudah tidak memiliki kepala. "Maaf, aku tidak sengaja memotong kepalanya saat bertarung!" kata Air sambil tersenyum.
Sedangkan mayat yang dibawa oleh Api nampak hintam terbakar.
Hanya Petir saja yang datang membawa mayat yang tampak utuh, namun rambut si mayat nampak mengkriting.
Para Elemen melempar menumpuk kelima mayat yang mereka bawa dihadapan Evan.
"Hahahaha..., aku bertarung dengan cukup seru tadi, tapi sayang lawannya tidak bisa bertahan lebih lama!" kata Api dengan Ekspresi senang.
"Terima kasih pada Para Kakak sudah membantuku!" ucap Evan tersenyum merendah.
"Hahaha... Kau tidak perlu sesungkan itu!" ucap Api menepuk pundak Evan, Kemudian para Elemen pun kembali kedalam tubuh Evan.
"Sedikit lagi aku akan menerobos ke level delapan, tapi yang lebih penting sekarang adalah meningkatkan kekuatannya Sea Lin sebagai tangan kanan ku." pikir Evan dalam hatinya.
"Sea Lin" panggil Evan pada Sea Lin yang berada dibelakangnya.
"Saya Kakak besar!" saut Sea Lin maju kesamping Evan.
"Seraplah semua mayat ini!" perintah Evan.
"Baik Kak!" ucap Sea Lin yang kemudian mendekat dan mengarahkan tangan kiri nya ke atas tumpukan mayat, Sea Lin pun kemudian menyerap mayat-mayat tersebut hingga habis dan hanya tersisa pakaiannya saja.
"Huuuff..., Aku naik satu level lagi sekarang aku sudah berada ditingkat jenderal level tiga, terima kasih Kakak Besar!" ucap Sea Lin yang berbalik dan memberi hormat pada Evan.
"Bagus!, kamu jangan terlalu sungkan seperti itu padaku, karena jika kamu menjadi kuat kau akan bisa lebih banyak membantu aku kedepannya!" ucap Evan pada Sea Lin.
"Terima kasih Kakak Besar, Kakak besar tenang saja aku pasti akan terus dan selalu membantu Kak Evan seumur hidupku!" ucap Sea Lin.
Setelah itu, Kemudian Evan berjalan berjalan mendekat ke Yu He dan Yu Sen, Yu He dan Yu Sen terduduk dan semakin gemetar ketakutan melihat Evan yang semakin mendekat pada mereka.
"Sekarang, Dua Anjing ini mau kita apakan?, aku tidak ingin menyerap Dua anjing kotor ini, karena itu hanya akan mengotori tanganku!" ucap Evan yang berdiri dihadapan Yu He dan Yu Sen dengan tatapan jijik.
__ADS_1
"Tenang saja Kak Evan, aku ada ide, tidak hanya untuk mereka berdua tapi juga para Anjing yang lainnya." ucap Sea Lin.
...****************...
Keesokan Paginya.....
Semua Tikus Negara (Pejabat daerah Nanzhou) yang sudah melakukan banyak hal kotor telah ditangkap oleh Evan, Semua Tikus itu diikat dalam keadaan telanjang dan masih hidup di Tiang-tiang yang ditancapkan di alun-alun kota Yinzhou.
Melihat itu para masyarakat yang penasaran pun keluar dari rumah mereka satu per satu. Mereka melihat para prajurit yang berada disekitar alun-alun ternyata adalah para prajurit yang tadi malam mereka lihat dijalan kota.
Evan, Sea Lin, Luo Bai, dan Zhang Pin berdiri di atas panggung alun-alun kota Yinzhou, Zhang Pin membuka sebuah selembaran kertas dan membacanya...
"Wahai para masyarakat Nanzhou, kalian berbahagialah mulai sekarang!, Jenderal Evan dan pasukannya telah menangkap para Pejabat yang telah melakukan banyak hal kotor dan tidak manusiawi. ....
Satu per satu warga kota Yinzhou keluar dari tempat bersembunyi mereka dan berjalan ke alun-alun kota, beberapa saat kemudian orang-orang yang datang pun semakin banyak.
"....Hari ini kami menghukum mereka agar mereka membayar apa yang sudah mereka lakukan, Hukumannya adalah Seluruh masyarakat Nanzhou boleh melakukan hukuman apa saja pada mereka yang sekarang sedang diikat di tiang-tiang dekat alun-alun kota!" baca Zhang Pin sampai selesai.
Mendengar pengumuman itu pun para warga kota bersorak bahagia untuk Evan dan para pasukannya yang telah menegakkan keadilan untuk Rakyat.
"Ayo! Tunggu Apa lagi, kalian berilah pelajaran pada para pejabat busuk ditiang itu!, balaskan dendam kalian! bunuh para pejabat busuk itu!" seru Sea Lin kepada seluruh warga kota.
Mendengar itu seluruh Rakyat kota Yinzhou pun tidak sungkan lagi, Mereka beramai-ramai langsung menyoraki dan mengutuk sambil melempar batu kepada para pejabat busuk yang diikat ditiang.
Evan dan kawan-kawan pun tersenyum melihat Rakyat yang bisa melampiaskan amarah mereka yang selama ini telah dipendam dalam hati.
"Kakak Besar bagaimana ideku baguskan!, dengan cara ini tidak hanya bisa membuat para pejabat busuk itu merasakan amarah Rakyat, dan para Rakyat pun bisa membalas dendam dan melampiaskan amarah mereka. Dan juga ini akan membuat Kakak Besar memiliki citra yang baik kepada masyarakat Nanzhou!" ucap Sea Lin tersenyum bangga pada dirinya.
"Yah, kau hebat!" ucap Evan memuji Sea Lin, Sea Lin pun tersenyum senang mendengar pujian Evan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...**HANYA ORANG YANG MERASAKAN PENDERITAANLAH YANG TAU BAGAIMANA CARA MENGHUKUM ORANG YANG TELAH MEMBUATNYA MENDERITA...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**...
...****************...
...----------------...
......................
__ADS_1