KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 671 : Tentang Lolong


__ADS_3

*Hampir saja lupa. Jika kamu tidak bertanya, mungkin kami benar-benar lupa untuk memberitahukan hal penting ini kepadamu.* kata Elemen Racun dengan raut wajah serius.


*Hal penting? Apakah ini mengenai Lolong?* tanya Evan.


*Yah! Sebenarnya tebakan Master Racun yang mengatakan kalau Lolong adalah Hewan Monster dengan Jiwa yang cacat adalah salah. Lolong bukanlah Hewan Monster dengan Jiwa yang cacat, melainkan Jiwa yang dimiliki oleh Lolong telah mencapai batas sempurna dari seekor Hewan Monster Tingkat Tujuh Level Puncak pada umumnya.*


*Lolong adalah Hewan Monster dengan tipe Kekuatan Elemen Racun yang sangat kuat. Racunnya tidak hanya mampu merusak organ-organ tubuh, tetapi juga memiliki sifat korosif yang mampu menghancurkan otot dan tulang seorang Kultivator biasa. Apalagi Lolong adalah Hewan Monster Tingkat Tujuh Level Puncak, maka Kekuatan Elemen Racunnya tidak boleh diremehkan.*


*Dan mengenai pertanyaan mu tentang bagaimana dan mengapa Lolong bisa mengetahui, kalau kamu bisa membantu Master Racun menghilangkan racun yang ada di tubuhnya, yaitu karena Lolong memiliki kemampuan khusus yang rata-rata tidak dimiliki oleh Hewan Monster Tingkat Tujuh lainnya.*


*Kemampuan ini hampir sama dengan Teknik Pendeteksi Jiwa, namun jauh lebih hebat. Tidak hanya jarak jangkauannya saja yang sangat jauh, tetapi kemampuan khusus ini juga dapat merasakan dan melihat keberadaan seorang Kultivator Elemen Kegelapan sekalipun. Dan dengan menggunakan kemampuan khusus ini, kemungkinan Lolong juga dapat merasakan kehadiran Jiwa Petarung yang ada di dalam tubuhmu.*


*Ingatkah kamu, saat Jiwa Petarung milikmu menyerap Kekuatan Jiwa Dewa milik kami? Saat itu Kekuatan Jiwa Dewa milikku juga diserap oleh Jiwa Petarung milikmu. Walaupun sekarang kamu masih belum membangkitkan kekuatan Elemen Racun, tetapi Jiwa Petarung milikmu telah memiliki sebagian dari Kekuatan Jiwa Dewa milikku.*


*Dan sekarang, sepertinya Lolong dapat merasakan Kekuatan Elemen Racun tersebut pada Jiwa Petarung milikmu. Karena melihat Kekuatan Elemen Racun yang ada pada Jiwa Petarung milikmu jauh lebih kuat dari pada Kekuatan Elemen Racun miliknya, maka dari itu Lolong mungkin berfikir kalau kamu bisa membantu Master Racun menghilangkan energi Racun yang ada di dalam tubuhnya." kata Elemen Racun menjelaskan dengan panjang lebar kepada Evan.*


Sementara itu Evan dari tadi hanya diam dan mendengarkan penjelasan Elemen Racun dengan baik, sekarang sedang mencoba mencerna semua informasi tersebut.


"Ternyata Kekuatan Lolong sudah jauh dari apa yang aku pikirkan tentangnya sebelumnya." Evan merasa takjub.


"Tetapi jika memang benar, Lolong memiliki kekuatan dan kemampuan seperti, mengapa Dia sangat penakut dan sama sekali tidak ingin berbicara?" ujar Evan merasa sangat heran.


"Mungkin karena Lolong pernah mengalami suatu kejadian yang membuatnya trauma dan menjadi seperti itu." jawab Elemen Racun.


Mendengar jawaban Elemen Racun, Evan pun berhenti bertanya lagi. Evan merasa bahwa saat ini, Dia sudah mendapatkan banyak sekali informasi yang harus dicerna.


Sesaat kemudian Evan pun bangun dari ruang kesadarannya. Baru saja Evan bangun, Evan melihat Master Racun yang sedang menunggunya sadar dihadapannya.

__ADS_1


"Syukurlah, akhirnya kau bangun juga" ucap Master Racun sembari tersenyum lega.


"Apakah kamu tidak apa-apa? Tadi kamu tiba-tiba pingsan dan tak sadarkan diri, aku pikir kamu kenapa-napa." kata Master Racun merasa khawatir pada Evan.


"Maaf, jika sudah membuat kamu khawatir, tadi aku hanya pingsan saja, aku tidak apa-apa."


Mendengar perkataan Evan, Master Racun pun tidak merasa khawatir lagi padanya.


Evan yang sudah sadar menyadari kalau tubuhnya sudah dapat bergerak dan efek gas beracun sudah hampir hilang sepenuhnya.


Evan yang sudah memiliki tenaga kemudian bangkit berdiri, agar dapat berbicara dengan lebih nyaman dengan Master Racun.


"Sekarang aku mengerti, alasan mengapa Lolong menangkap dan membawa aku kesini." kata Evan setelah bangkit berdiri.


"Kau sudah mengerti?" Master Racun cukup terkejut dan heran mendengar perkataan Evan.


"Bagaimana kamu bisa tahu itu?" Master Racun merasa heran dan sedikit curiga.


"Bagaimana aku bisa tahu itu tidak penting. Sekarang yang penting adalah, apakah kamu benar-benar ingin menghilangkan energi Racun yang ada pada tubuhmu?" Evan bertanya dan Master langsung terdiam.


"Jika kamu benar-benar ingin melakukannya, aku berjanji aku bisa membantumu. Tetapi jika kamu tidak ingin melakukannya, maka aku juga tidak akan memaksamu untuk melakukannya."


"Tapi akan aku katakan padamu, jika kamu tidak segera menghilangkan energi Racun yang ada di dalam tubuhmu, maka nyawamu tidak akan bertahan lama lagi dan kamu tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk mengetahui siapa dirimu sebenarnya."


"Haha, apakah kamu tahu apa yang kamu katakan? Jika kamu ingin membantu aku menghilangkan energi racun yang ada di tubuhku, maka kamu harus bersedia menjadikan tubuhmu sebagai wadah untuk memindahkan racun yang ada di tubuhku. Dan jika tubuhmu tidak sanggup bertahan untuk menerima semua energi racun milikku, maka proses pemindahan energi racun tidak hanya akan gagal, tetapi kamu juga akan langsung mati." kata Master Racun memperingati Evan.


"Aku tahu itu. Tetapi kau salah, aku memiliki tubuh yang sangat spesial. Tubuhku tidak hanya sanggup menerima semua energi racun yang kamu berikan kepadaku, tetapi tubuhku juga bisa mengubah energi racun yang kamu berikan menjadi energi milikku sendiri."

__ADS_1


"Jadi kamu tidak perlu khawatir, apakah tubuhku akan sanggup menerima semua energi racun yang kamu berikan atau tidak. Karena tubuhku jauh lebih kuat dari apa yang kamu bayangkan." kata Evan dengan sangat yakin dan percaya diri.


Mendengar perkataan Evan yang sangat yakin dan percaya diri, Master Racun sempat terdiam sejenak.


"Walaupun kamu memang benar-benar memiliki tubuh yang spesial yang bisa menerima semua energi racun yang ada di tubuhku, tetapi apa yang harus aku lakukan jika aku hidup?"


"Aku tidak memiliki keluarga, aku tidak memiliki teman, bahkan aku tidak tahu siapa namaku. Aku hanyalah seorang ahli racun yang dibenci oleh semua orang, tidak ada satu orang menyukaiku. Jadi untuk apa aku hidup lebih lama lagi?" kata Master Racun merasa lelah untuk hidup.


Namun Lolong yang mendengar keluhan tersebut, kemudian menghampiri Master Racun.


Master Racun kaget saat melihat Lolong tiba-tiba ada dibelakangnya. Dengan lembut Lolong menggosokkan kepalanya punggung Master Racun.


Lolong merasa sedih dengan ucapan yang baru saja dikatakan oleh Master Racun.


Dengan menggosokkan kepalanya, Lolong ingin memberitahu Master Racun, kalau masih ada dirinya yang akan selalu menemani Master Racun di manapun dan sampai kapanpun.


"Ahh, aku lupa jika masih ada Lolong yang selama ini selalu bersamaku....." Master Racun yang seakan tahu apa yang ingin disampaikan oleh Lolong kepadanya, kemudian mengusap kepalanya dengan lembut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2