KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 194 : Alam Fantasi Tujuh Bintang #17


__ADS_3

Didalam ruang kesadaran Evan....


Tampak sebuah jiwa seorang pendekar yang rupanya mirip dengan patung Raksasa yang sebelumnya, kini masuk kedalam ruang kesadaran Evan.


"Siapa kamu?, kenapa kamu masuk kedalam ruang kesadaranku?" tanya Evan pada Jiwa Pendekar tersebut.


"Aku adalah sisa Jiwa pemilik makam ini, Kamu beruntung wahai anak muda telah menemukan makamku!, tetapi kamu cukup serakah juga bahkan peti matiku pun kamu buka!" jawab Jiwa Pendekar tersebut.


"Aku hanya penasaran saja!, kamu masuk kedalam ruang kesadaranku pasti tidak hanya ingin mengatakan aku beruntung saja bukan?, apa tujuan kamu sebenarnya?" tanya Evan yang tidak ingin berbasa-basi pada Jiwa Pendekar tersebut.


"Baguslah jika kamu berfikir seperti itu, karena aku juga tidak bisa terlalu didalam tubuh kamu ini. Kalau begitu kita akan langsung ke intinya saja, aku sebenarnya adalah keturunan manusia dan Hewan Monster Harimau dengan Garis Darah Suci Harimau Kuno, jadi aku masuk ke dalam tubuhmu karena aku tertarik dengan Harimau Putih Mata Emas yang ada dilautan spiritualmu ini!" kata Sang Jiwa Pendekar menjelaskan kepada Evan.


"Tertarik? Maksud Senior?" tanya Evan merasa penasaran dengan maksud perkataan Sang Jiwa Pendekar.


"Maksudku adalah, aku ingin memberikan Darah suci Harimau Kuno milikku padanya!" jawab Jiwa Pendekar tersebut yang seketika membuat Evan mengerutkan kening dan alisnya.


"Darah Suci Harimau Kuno?" ucap Evan merasa penasaran dengan darah keturunan yang disebutkan oleh Sang Jiwa Pendekar.


"Benar, Harimau Kuno, salah satu dari hewan kuno dalam legenda!, Harimau Putih Mata Emas milikmu adalah salah satu dari keturunan Harimau Kuno yang ada dalan legenda, jadi aku ingin memberikan Darah Suci Harimau Kuno milikku padanya!, dan setelah itu maka Harimau Putih Mata Emas milikmu akan menjadi semakin kuat dan perkembangannya juga akan jauh lebih cepat!" jawab Jiwa Pendekar tersebut.


"Baiklah kalau seperti itu, tetapi kamu jangan terkejut saat berjumpa dengan yang lainnya!" ujar Evan yang kemudian menampakan Harimau Putih Mata Emas dan Para Dewa Penguasa Elemen.


Seketika Jiwa pendekar tersebut terkejut melihat para Elemen berada pada Lautan Spiritual Evan.


"Kenapa ada Jiwa yang nyasar kesini?" heran Elemen Racun dan juga para Elemen lainnya.


"Kenapa ada banyak sekali Dewa didalam tubuhmu!?" tanya Jiwa Pendekar tersebut pada Evan, dia tercengang melihat para Elemen.


"Sudah aku katakan jangan terkejut kenapa masih saja terkejut?, mereka adalah para kakakku sekaligus juga Guruku!, mengenai kenapa mereka bisa ada didalam tubuhku aku tidak bisa menceritakannya!" ujar Evan.


"Sekarang kamu cepatlah berikan darah suci harimau kuno milikmu pada harimau Putih Mata Emasku!" kata Evan sembari mengelus Harimau Putih Mata Emas miliknya.


"Harimau Putih, kamu sudah lama tidak keluar dari tubuhku dan sekarang kamu semakin gemuk saja yah, sudah berada ditingkat lima level awal sekarang kamu akan mendapatkan Darah Suci dari Harimau Kuno!, kamu akan menjadi semakin hebat saja!" kata Evan sembari mengelus Harimau Putih mata Emas.


"Jangan mengelusku seperti itu!, aku bukan kucing!" kesal Harimau Putih Mata Emas.


Jiwa Pendekar yang melihat itu pun terkagum melihat keberuntungan Evan. "Sepertinya aku telah bertemu dengan remaja yang sangat beruntung!" batin Jiwa Pendekar tersebut melihat Evan yang tampak sangat akrab dengan Harimau Putih Mata Emas dan Para Elemen.


"Baiklah, sekarang kamu cepat terima Darah Suci Harimau Kunonya!" ujar Evan.

__ADS_1


Kemudian Harimau Putih Mata Emas pun menghampiri Jiwa Pendekar tersebut.


"Terimalah Darah Suciku!" ucap Jiwa pendekar tersebut meneteskan darah dari ujung jari telunjuknya ke kepala Harimau Putih Mata Emas.


Setelah darah tersebut menetes dan terserap kedalam kepala, Harimau Putih Mata Emas merasakan ada sebuah energi besar yang sangat kuat menyatu pada tubuhnya.


Tubuh Harimau Putih Mata Emas tampak mengeluarkan cahaya keemasan dan Dia pun merasa kesakitan pada tubuhnya.


"ROOAAARR !!" Harimau Putih Mata Emas mengaum dengan kuat dan tampak tubuhnya menjadi semangkin kuat dan membesar, dan juga harimau putih pun naik tingkat menjadi Tingkat Lima Level menengah.


"Mulai sekarang kamu adalah Harimau Putih Mata Emas dengan darah suci keturunan Harimau Kuno, kekuatan dan perkembangan kamu akan menjadi lebih cepat dari biasanya!" kata Jiwa Pendekar tersebut dengan jiwa yang sudah mulai meredup.


"Terima kasih Tuan Pendekar!" kata Harimau Putih Mata Emas dengan menunduk memberi hormat.


"Terima kasih Senior!" kata Evan ikut memberi hormat.


"Sama-sama, kalau begitu aku pamit pergi dulu, sisa jiwaku sudah mulai menghilang. selamat tinggal...." ucap Jiwa Pendekar dan menghilang perlahan.


Setelah jiwa pendekar itu menghilang seketika suasana didalam lautan spiritual Evan menjadi tenang.


"Haahh..., sekarang urusan yang disini telah selesai, sekarang aku harus segera kembali sadar, teman-temanku pasti sedang mengkhawatirkan diriku yang tiba-tiba pingsan, dan sekarang mereka pasti sedang menungguku untuk sadar!" pikir Evan memikirkan para teman-temannya.


Namun disaat Evan ingin pergi meninggalkan lautan spiritual dan kembali sadar, tiba-tiba Harimau Putih Mata Emas menghentikan dirinya.


Kemudian Evan yang dibaringkan oleh temannya pun tersadar dari pingsannya, tampak teman-teman Evan yang menunggu dengan khawatir terkejut senang melihat Evan yang telah sadar dari pingsannya.


"Evan!, akhirnya kamu sadar juga, tadi kamu tiba-tiba pingsan dan membuat kami semua merasa terkejut dan khawatir padamu!" kata Ray kepada Evan yang baru saja bangkit duduk.


"Untunglah kamu sadar, aku kira kamu mati!" kata Tang Chen mengutuk Evan.


"Dasar Tang Chen teman sialan!" kata Evan merasa jengkel mendengar ucapan Tang Chen.


Sementara itu, tampak Sea Lin yang penasaran dengan Evan yang tiba-tiba pingsan tersebut.


"Kenapa Kakak Besar tiba-tiba bisa pingsan?" tanya Sea Lin.


"Tidak ada apa-apa, hanya saja jiwa orang yang didalam peti mati itu masuk kedalam tubuhku untuk mengucapkan 'selamat kamu sangat beruntung telah menemukan makamku!' kepadaku!" jawab Evan.


Mereka yang mendengar itu pun merasa heran dan bingung.

__ADS_1


"Jiwa orang yang ada didalam peti mati itu?, hantu?" tanya Tang Chen.


"Bisa jadi, tetapi itu semua sudah tidak penting, kalian semua menepilah sedikit aku ingin mengeluarkan seekor kucing besar dari tubuhku!" kata Evan kepada yang lainnya.


Mereka pun menepi seperti yang diminta oleh Evan, kemudian Evan menciptakan sebuah lingkaran portal dari tubuhnya, setelah itu dari portal tersebut keluar Hewan Monster Spiritual Harimau Putih Mata Emas yang telah berada ditingkat Lima menengah yang telah mendapatkan Darah Suci Harimau Kuno.


Teman-teman Evan yang terkejut melihat Harimau Putih Mata Emas langsung mengeluarkan senjata mereka dan mengarahkannya ke arah Harimau Putih Mata Emas.


"Tidak perlu mengeluarkan senjata kalian, Harimau Putih ini adalah temanku dan juga teman kalian!" kata Evan kepada teman-temannya.


"Teman!?" teman-teman Evan pun menurunkan senjata mereka.


"Yah, teman kita!" kata Evan meyakinkan teman-teman Evan.


Evan pun memeperkenalkan teman-temannya kepada Harimau Putih satu per satu, namun disisi lain dibalik dinding ada seseorang yang telah lama mengintip mereka.


Orang itu adalah salah satu dari pengawal yang dibawa oleh Mo Sueyan, mengapa pengawal Mo Sueyan bisa tahu Evan dan teman-temannya berada ditempat Makam Kuno yang asli, karena sebelumnya dia melihat gerak-gerik Qing Wei dan Su Fan Ny yang tampak menyeret dua ekor macan dengan sangat mencurigakan. Jadi Pengawal itu merasa penasaran dan mengikuti Qing Wei dan Su Fan Ny hingga ke tempat Makam Kuno yang asli.


Akan tetapi Pengawal tersebut secara tidak sengaja menyenggol sebuah batu hingga terjatuh dan menyebabkan suara yang terdengar oleh Evan.


Evan terkejut mendengar adanya suara batu yang jatuh, dengan cepat Evan pun berlari menghampiri arah suara tersebut, tetapi setelah sampai Evan melihat tidak ada orang sama sekali ditempat itu.


Tampak Pengawal itu ternyata sudah kabur dari tempat itu, dia berlari sekencang mungkin menuju ke tempat makam kuno yang palsu tempat Mo Sueyan dan para pengawal lainnya berada.


"Aku harus segera melaporkan hal ini kepada Putri Mo Sueyan!" kata Pengawal tersebut sembari berlari dengan kencang.


Disisi lain, Sea Lin dan teman-teman lainnya yang melihat Evan tiba-tiba berlari meninggalkan mereka membuat mereka menjadi merasa aneh heran.


Dengan perasaan bingung dan penasaran Sea Lin dan Ray menghampiri Evan.


"Kakak Besar ada apa?" tanya Sea Lin.


"Sepertinya ada orang yang telah mengetahui tempat Makam Kuno asli ini!, Ayo, kita harus segera keluar dan pergi dari sini!" ujar Evan kepada Sea Lin dan Ray.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...

__ADS_1


......................


......................


__ADS_2