KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 467 : Meminta Maaf


__ADS_3

Malam hari, tampak Evan dan Ratu Yue Xian Ling yang sedang duduk bersila dibawah pohon yang memisahkan mereka.


Keduanya berlatih untuk memulihkan diri mereka masing-masing setelah pertarungan mereka sebelumnya.


****


Di dalam Lautan Spiritualnya, tampak Evan yang sedang bersama dengan Para Elemen yang ada di dalam tubuhnya.


Mereka mengamati dengan seksama Inti Kehidupan yang menurut Para Elemen akan segera menetas.


"Kenapa lama sekali? Bukankah kata kalian Inti Kehidupan ini akan menetas hari ini?" tanya Evan merasa heran sambil melihat Inti Kehidupan yang ada di atas telapak tangannya.


"Kamu sabar sedikit lagi. Tidakkah kamu rasakan energi kehidupan yang ada di dalam Buah itu mulai bergerak perlahan?" Elemen Daun menjawab Evan.


"Ehh, benar. Aku baru menyadarinya setelah Kakak Daun mengatakannya." Evan semakin fokus pada Inti Kehidupan yang ada di atas telapak tangannya. Begitu juga dengan Para Elemen yang ada di dekatnya.


Kemudian disaat mereka semua sedang fokus, mereka dikagetkan oleh Inti Kehidupan yang secara perlahan retak dan menciptakan sebuah celah di atasnya.


Dari celah retakan tersebut muncul sebuah tanaman hijau kecil yang naik secara perlahan.


Setelah tanaman kecil tersebut keluar secara menyeluruh dan dengan utuh, Inti Kehidupan pun perlahan menjadi berkerut dan kering karena terserap oleh tanaman kecil tersebut.


Kini mereka semua fokus pada Tanaman Hijau Kecil yang seperti sedang menari-nari di atas telapak tangan Evan.


"Wow apakah ini adalah Tunas Kehidupan yang sebelumnya Kakak Daun sebutkan?"


"Yah, menakjubkan bukan?"


"Tidak, biasa saja!"


Mendengar jawaban Evan seketika membuat Elemen Daun memasang raut wajah kesal.


"Aku pikir Tunas Kehidupan itu akan sangat hebat dan terlihat menakjubkan, ternyata hanya sebuah Tanaman Kecil yang bergoyang-goyang saja..."


"BANG!!" seketika ucapan Evan langsung terhenti saat kepalan tinju Elemen Daun menghantam kepalanya.

__ADS_1


"Dasar murid tidak berakhlak. Sekali lagi kamu berbicara seperti itu, akan aku pukul kepalamu lagi sampai bertanduk!" Elemen Daun merasa kesal.


"Jangan kamu lihat Tunas Kehidupan ini hanyalah Tanaman Hijau Kecil biasa. Seperti yang aku katakan kepadamu sebelumnya, Tunas Kehidupan ini adalah Harta Spiritual yang sangat berharga. Dia tidak hanya bisa menjadi senjata Hidup yang dapat berkembang menjadi semakin kuat seiring waktu, tetapi Dia juga bisa menjadi Obat penyembuh berbagai luka dan penawar berbagai racun. Jadi kamu jangan meremehkan Tunas Kehidupan yang kecil ini!" tegas Elemen Daun memberitahu Evan dengan panjang lebar.


"Iyah Iyah baiklah," Evan mengusap kepalanya.


*******


Keesokan paginya, Evan dan Ratu Yue Xian Ling kembali ke kota Dayu.


Sesampainya mereka di Kota Dayu, keduanya pun langsung berpisah. Evan langsung pergi ke Kuil sedangkan Ratu Yue Xian Ling langsung pergi ke Kediaman Jenderal Penjaga Kota.


Melihat Evan telah kembali, Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam yang telah lama menunggu di Kuil pun langsung tersenyum.


Evan yang baru saja tiba langsung dihampiri oleh Qiu Shen dan Para Prajuritnya.


"Selamat Jenderal, Anda telah kembali." Qiu Shen mewakili semuannya dan memberi hormat kepada Evan.


"Bagaimana Pembicaraan Jenderal dengan Ratu Yue? Apakah berjalan dengan baik?" tanya Qiu Shen penasaran, walau dirinya tahu kalau ledakan besar sebelumnya berasal dari pertarungan Evan dan Ratu Yue Xian Ling.


"Menurutmu?" Evan berjalan melalui Qiu Shen dan Para Prajuritnya menuju Para Rakyat Iblis yang ada di dalam Kuil.


Namun saat Evan sudah akan menginjakkan kakinya ke anak tangga yang menuju Kuil, Evan menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang. Evan tersenyum kepada Qiu Shen dan Para Prajuritnya.


"Kalian semua tenang saja. Di dunia ini masih belum ada masalah yang tidak bisa aku selesaikan. Jadi kalian tidak perlu merasa khawatir."


Mendengar perkataan Evan, Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam pun menjadi tenang. Mereka semua ikut tersenyum membalas Evan.


"Ayo, kita naik. Kasihan mereka, mereka pasti sedang menungguku." ajak Evan kepada Qiu Shen dan Para Prajuritnya.


Kemudian Qiu Shen dan Para Prajurit Pasukan Gagak Malam yang ada di luar Kuil mengikuti Evan masuk ke dalam Kuil.


----


Melihat Evan telah datang kembali, seluruh Rakyat Iblis yang ada di dalam Kuil langsung bangkit berdiri.

__ADS_1


Semua mata tampak tertuju kepada Evan yang baru saja masuk ke dalam Kuil. Mereka semua melihat Evan dengan wajah penuh harap.


Suasana pun terasa hening tanpa adanya suara. Semua orang menunggu Evan untuk bersuara.


"Kalian semua tenang saja, tidak perlu merasa takut. Tidak akan ada orang yang akan menyakiti kalian." Evan bersuara dan memberikan kabar baik kepada mereka semua.


Mendengar itu, maka seluruh Rakyat Iblis yang ada di dalam Kuil pun seketika merasa sangat senang dan bahagia. Bahkan beberapa diantara mereka ada yang menangis bahagia.


Mereka semua mengucapkan banyak sekali terima kasih kepada Evan yang telah menyelamatkan mereka semua.


Melihat betapa senang dan bahagianya Para Rakyat Iblis, Evan pun ikut merasa senang dan bahagia. Evan bersama Para Prajuritnya pun tersenyum.


"Semuanya dengarkan aku," Evan bersuara lagi.


Semua orang kembali fokus kepada Evan. Mereka semua siap untuk mendengarkan apa yang akan dikatakan oleh Evan kepada mereka.


"Mungkin sebentar lagi akan ada seseorang yang datang kesini untuk meminta maaf kepada kalian. Aku harap saat Dia meminta maaf kepada kalian nanti, kalian dapat memaafkannya dengan sepenuh hati." harap Evan kepada Para Rakyat Iblis.


----


Beberapa saat kemudian, akhirnya orang yang disebutkan oleh Evan akan datang meminta maaf telah sampai ke Kuil. Yah, orang itu adalah Ratu Yue Xian Ling. Dia dengan beberapa Prajuritnya datang dan masuk ke dalam Kuil.


Evan melirik kebelakang dan tersenyum melihat kedatangan Ratu Yue Xian Ling.


Ratu Yue Xian Ling berhenti melangkah. Dia berdiri di paling depan bersama Evan yang ada di sebelahnya.


Sekilas kedua saling menatap. Namun Ratu Yue Xian Ling segera menoleh ke depan dan mengalihkan pandangannya saat melihat Evan tersenyum padanya.


"Katakanlah. Bukankah tadi pagi sebelum kita kembali kesini kamu mengatakan ingin meminta maaf? Sekarang adalah saatnya!" kata Evan pada Ratu Yue Xian Ling dengan suara pelan.


Ratu Yue Xian Ling menarik nafas panjang dan membuangnya perlahan.


"Semuanya, mohon maafkan aku. Aku tahu, apa yang aku lakukan sebelumnya telah membuat kalian semua merasa ketakutan. Sekarang Aku sudah sadar akan kesalahanku sebelumnya."


"Jadi aku mohon, maafkan aku!" Ratu Yue Xian Ling membungkukkan badannya dan memohon maaf kepada Para Rakyat Iblis. Para Prajurit Siluman mengikuti Ratu mereka.

__ADS_1


Melihat Ratu Yue Xian Ling dan Para Prajuritnya meminta maaf dengan sungguh-sungguh, maka Para Rakyat Iblis pun menerima permintaan maaf mereka dengan senang hati dan senyuman.


Semua orang merasa sangat senang, terkhususnya Ratu Yue Xian Ling.


__ADS_2