KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 245 : Meninggalkan Sekte Puncak Dewi Putih


__ADS_3

Setelah memasukan Tusuk Konde Giok Merah kedalam cincin penyimpanannya, Nenek Rue Qianyu pun bertanya kemana tujuan Evan selanjutnya setelah pergi dari sekte Puncak Dewi Putih.


"Evan, setelah ini kamu berencana ingin kemana?, kamu sebelumnya berkata ingin menunda pernikahan kamu selama dua bulan, kenapa?" tanya Nenek Rua Qianyu merasa penasaran.


"Karena aku memiliki urusan yang sangat penting yang harus aku lakukan, aku akan berkata jujur pada Nenek, sebenarnya aku sekarang adalah seorang Jenderal Penguasa Provinsi Nanzhou di Negara Gu, dan aku sekarang dalam misi untuk mengumpulkan dana untuk membangun sebuah benteng pertahanan, jadi aku tidak bisa berada disekte Puncak Dewi Putih terlalu lama, jadi aku berencana besok akan pergi dari sini!" kata Evan menjelaskan kepada Neneknya Rue Qianyu.


"Apakah harus pergi secepat itu?, apakah Evan tidak merindukan Nenek?" tanya Nenek Rue Qianyu merasa sedih.


"Maaf Nenek, aku memang harus segera pergi, mohon Nenek mengijinkan" ujar Evan.


"Baiklah, ini ada sedikit pemberian dari Nenek untukmu, anggap saja sebagai hadiah dari Nenek, semoga ini bisa membantumu!" kata Nenek Rue Qianyu memberikan Evan sebuah cincin ruang penyimpanan kepada Evan.


Singkat cerita pada keesokan harinya dipintu depan pintu gerbang Sekte Puncak Dewi Putih, tampak Evan yang bersiap untuk pergi.


Namun saat Evan sudah mengeluarkan sayap Auranya yang berwarna biru dan bersiap untung terbang pergi, tiba-tiba Ruyin Li datang menghampirinya.


"Evan!" panggil Ruyin Li menghentikan Evan.


Kemudian Evan pun menoleh dan melihat ke arah Ruyin Li. "Ruyin, ada apa?" tanya Evan.


"Kenapa kamu pergi tanpa memberitahuku?, Aku ingin ikut pergi denganmu!, kamu tenang saja, aku sudah meminta ijin dari Pemimpin Sekte, Ibuku dan Guruku!" jawab Ruyin Li.


"Kenapa kamu ingin ikut bersamaku?" tanya Evan merasa penasaran.


"Apakah kamu tidak ingin aku ikut?, apakah kamu tidak ingin mengenalkan diriku kepada teman-teman kamu dan 4 calon istri kamu yang lain?" ujar Ruyin Li menjawab Evan.


"Bukan begitu, aku hanya tidak ingin kamu berada dalam bahaya, kamu pasti tahu kalau Nanzhou adalah tempat yang penuh kekaucauan dan peperangan, jadi aku pikir kamu lebih baik jika tetap berada di dalam Sekte Puncak Dewi Putih!" ujar Evan mencoba menjelaskan.


"Apa kau sedang meremehkan aku?, aku bukanlah wanita manja seperti yang kamu pikirkan, dan aku bisa menjaga diriku sendiri tanpa ada perlindunganmu!" kata Ruyin Li dengan tegas kepada Evan.


"Baiklah kamu boleh ikut, lagi pula aku juga memang harus memperkenalkan kamu kepada teman-temanku dan Empat Tunanganku yang lainnya" kata Evan yang mengijinkan Ruyin Li untuk ikut.

__ADS_1


"Kalau begitu sekarang ayo kita pergi menjemput Tang Chen dikota Nanyi terlebih dahulu!" ujar Evan.


Kemudian Evan dan Ruyin Li pun terbang pergi menuju kota Nanyi dibawah gunung untuk menjemput Tang Chen.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah mereka berdua menjemput Tang Chen dikota Nanyi mereka pun melanjutkan perjalanan mereka untuk menjual Pil ke berbagai kota didaratan timur.


Karena Evan sudah merasa terbiasa memakai identitas sebagai Topeng Perak untuk menyembunyikan identitas aslinya, jadi selama perjalanan untuk menjual Pil Evan pun terus tetap memakai Topeng Peraknya.


Singkat cerita satu bulan kemudian...


Setelah Evan, Ruyin Li dan Tang Chen berkeliling ke beberapa kota, mereka pum berhasil menjual habis semua Pil yang mereka punya.


Dan karena bahan-bahan obat yang digunakan untuk membuat Pil pun juga sudah menipis, jadi mereka pun berencana untuk kembali pulang ke Nanzhou.


Namun sebelum Evan, Ruyin Li dan Tang Chen melanjutkan perjalanan mereka untuk kembali pulang ke Nanzhou, mereka pun singgah disebuah Kedai Teh dipinggi jalan disebuah Desa kecil yang cukup ramai untuk beristirahat sambil makan dan minum.


Tampak Evan yang telah selesai makan sedang membersihkan giginya dengan tusuk gigi, dan Evan merasa ikut senang saat melihat para anak-anak kecil bermain dengan ceria disekitar kedai teh.


Namun disaat Evan sedang duduk santai sambil membersihkan gigi dengan tusuk gigi, tiba-tiba datang seseorang warga yang berteriak-teriak memberitahu kepada para warga lainnya.


"Orang Organisasi Harimau Api Datang!, Orang Organisasi Harimau Api Datang!, Semua orang sembunyikan anak kalian!" teriak Warga tersebut dengan panik memberitahu kepada seluruh warga lainnya.


Mendengar teriakan warga tersebut, seluruh warga lainnya pun menjadi panik dan dengan cepat membawa anak-anak mereka yang sedang bermain masuk kedalam Rumah dan menyembunyikannya.


Melihat itu Evan, Ruyin Li dan Tang Chen pun merasa heran dan bingung dengan situasi tersebut.


Dalam sekejab, Desa yang tadinya cukup ramai kini tampak sepi tak berpenghuni.

__ADS_1


Evan yang merasa penasaran mencoba bertanya kepada Paman sang pemilik kedai teh yang juga tampak sedang sibuk membereskan dagangannya dan ingin menutup kedainya.


"Paman, sebenarnya apa yang sedang terjadi?, siapa organisasi Harimau Darah ini?, kenapa kalian tampaknya sangat takut?" tanya Evan merasa penasaran dan heran.


"Organisasi Harimau Api adalah organisasi yang kejam!, semula organisasi Harimau Api ini adalah sekelompok bandit kecil, tetapi hanya dalam beberapa bulan mereka kini sudah menjadi sekelompok organisasi besar yang terdiri dari lebih 10 ribu orang, dan sejak satu bulan lalu mereka terus menculik para anak kecil yang umurnya dibawah 10 tahun!" jawab Paman pemilik kedai tersebut menjawab Evan.


"Dan Sebaiknya kalian cepat pergi!, mereka adalah orang-orang yang sangat kejam!" kata Paman Pemilik Kedai tersebut mengingatkan Evan, Ruyin Li dan Tang Chen.


Kemudian Paman pemilik kedai tersebut pun menutup kedainya dan masuk kedalam rumah untuk bersembunyi.


Tak lama kemudian sekelompok orang dari Organisasi Harimau Api yang disebutkan oleh para warga datang ke desa kecil tersebut.


Sekelompok orang tersebut dengan arogan dan beraninya mengacau dan memeriksa setiap rumah warga untuk menculik para anak kecil.


"Kalian Periksa Setiap Rumah yang ada didesa ini dan tangkap setiap anak kecil yang kalian lihat!, jika ada yang mencoba menghalangi maka langsung bunuh saja!" kata Salah seorang pria yang memimpin sekelompok orang tersebut.


Namun disaat sekelompok orang tersebut melakukan aksinya, tiba-tiba Evan, Ruyin Li dan Tang Chen menghalangi mereka.


"Kalian sekelompok sampah, Lepaskan para anak kecil itu!" kata Evan kepada sekelompok orang tersebut.


"Siapa kalian!?, kalian bertiga jangan menghalangi kami atau kalian akan kami bunuh!" kata si Pemimpin sekelompok orang tersebut merasa tidak senang dan mengancam Evan, Ruyin Li dan Tang Chen untuk tidak menghalangi.


"Lepaskan para anak kecil yang kalian tangkap atau aku akan membunuh kalian semua, aku hanya memberikan kalian satu kali kesempatan!" ujar Evan memerintah dan mengancam sekelompok orang tersebut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................

__ADS_1


......................


......................


__ADS_2