KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 392 : Pembunuhan Di Kediaman Keluarga Bian


__ADS_3

Beberapa saat kemudian dikediaman salah satu pejabat di Ibukota Kerajaan, yaitu Kediaman Keluarga Bian. Didalam kediaman Keluarga Bian ada tiga orang Pejabat orang ingin melakukan pemberontakan. Ketiga pejabat ini adalah Bian Zhuge, Bian Sha, dan Bian Cang Yong.


Ketiga orang ini ini masing-masing mengumpulkan kekuatan Pasukan Pribadi secara sembunyi-sembunyi. Hingga sampai pada saat ini kekuatan Pasukan yang merek kumpulkan secara sembunyi-sembunyi telah mencapai tiga puluh ribu orang prajurit.


Dikediaman tempat tinggal Bian Zhuge, tampak Evan yang tiba-tiba muncul diatas atap seperti bayangan hitam.


Dari atas atap Evan melihat Bian Zhuge yang sedang mengatur rencana dan memberi perintah pada sekelompok Pasukannya.


"Baiklah, kalian cepatlah bergerak dan pindahkan seluruh harta Keluarga Bian ke tempat yang telah ditentukan. Besok sebelum matahari terbit, kita akan pergi meninggalkan Ibukota Kerajaan dan pergi ke kota Dong Lai." kata Bian Zhuge memberi perintah pada sekelompok Pasukan Kepercayaannya.


"Siap Tuan Besar (Kepala Keluarga)!" kata sekelompok Pasukan tersebut secara bersamaan sambil memberi hormat pada Bian Zhuge.


Setelah menerima perintah dari Bian Zhuge, kemudian sekelompok Pasukan tersebut pergi meninggalkan Bian Zhuge sendirian dikediamannya.


Setelah sekelompok Pasukannya pergi, tampak Bian Zhuge yang tersenyum licik.


"Hahaha!...., setelah pergi meninggalkan Ibukota Kerajaan, kami keluarga Bian, akan membuat pemerintahan kami sendiri. Dan aku akan menjadi Rajanya!" kata Bian Zhuge dengan sangat kegirangan.


Akan tetapi sesaat kemudian, tiba-tiba Bian Zhuge menunjukan ekspresi tersentak kaget dan kedua matanya melotot.


Tampak sebuah pedang berlumuran dengan darah telah memusuk tubuhnya hingga tembus.


Dengan mulut yang mulai mengeluarkan darah, Bian Zhuge mencoba menoleh dan melihat kebelakang.


Dan saat Bian Zhuge menoleh kebelakang, Bian Zhuge melihat bahwa yang menusuknya dengan pedang secara diam-diam dari belakang adalah Evan.


Setelah sekian detik Bian Zhuge melihat Evan, Bian Zhuge langsung mati sebelum sempat berkata-kata.


Melihat Bian Zhuge yang telah mati, kemudian Evan langsung menarik pedangnya kembali dari tubuh Bian Zhuge.


Bian Zhuge jatuh dan terbaring di atas genangan darah miliknya.


Setelah membunuh Bian Zhuge, kemudian Evan pergi melanjutkan pembunuhan pada dua target berikutnya, yaitu Bian Sha dan Bian Cang Yong.


Disuatu tempat dikediaman Keluarga Bian, tampak Bian Sha yang sedang berjalan-jalan dan melakukan Patroli bersama dengan Beberapa Pengawalnya.

__ADS_1


Hingga pada saat mereka sedang berjalan dan berpatroli, tiba-tiba ditengah jalan mereka dihadang oleh Evan yang sedang mengenakan Pakaian serba hitam.


Melihat kedatangan Evan yang tiba-tiba menghadang mereka ditengah jalan, Bian Sha dan Para Pengawalnya merasa terkejut dan menjadi waspada.


Para Pengawal tersebut mengeluarkan pedang mereka,, mereka maju dan berdiri dipaling depan untuk melindungi Buan Sha.


"Waspada Tuan, ada Pembunuh!" kata salah seorang pengawal yang berdiri paling depan sambil mengarahkan pedangnya pada Evan.


Sementara itu terlihat wajah berkeringat ketakutan Bian Sha saat melihat Evan.


"Jenderal Li!" kata Bian Sha yang mengenali wajah Evan hanya dengan sekali lihat.


Mendengar Bian Sha yang menyebut sang pembunuh yang ada dihadapan mereka adalah Jenderal Li, seketika Para Pengawal tersebut menjadi ketakutan sampai gemetar.


Sementara itu disisi lain, tampak Evan yang tersenyum saat melihat Bian Sha dan Para Pengawalnya gemetar ketakutan saat mengenali dirinya.


"Baguslah jika kalian mengenalku!" kata Evan yang langsung maju menyerang ke arah Bian Sha dan Para Pengawal yang ad dihadapannya.


Dengan Pedang dan Teknik Langkah Bayangan Pembunuh, Evan dapat dengan mudah membunuh Bian Sha dan Para Pengawal tersebut tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.


Tampak mayat Bian Sha dan Para Pengawal telah terbaring berserakan diatas genangan darah yang mengalir keluar dari luka ditubuh mereka.


Setelah membunuh Bian Sha, kemudian Evan langsung pergi melanjutkan pembunuh kepada target terakhir, yaitu Bian Cong Yang.


Beberapa saat kemudian, dengan bergerak cepat seperti bayangan hitam, Evan sampai ditempat tinggal Bian Cong Yang.


Tampak Evan yang menyelinap dan berdiri didepan pintu kamar Cong Yang. Akan tetapi pada saat Evan menyelinap, tiba-tiba terdengar suara rintihan kenikmatan seorang wanita dari dalam kamar Bian Cong Yang.


Didalam kamar, tampak Bian Cong Yang yang sedang melakukan hubungan suami istri dengan Istri.


"Aaah..., Aaah..., Aaah!... Tuan, kamu sangat hebat!" kata Istri Bian Cong Yang merintih kenikmatan dibawah tubuh Bian Cong Yang.


"Istriku, kamu harus bertahan, aku sedikit lagi sudah akan keluar!" kata Bian Cong Yang sambil bergerak naik turun diatas tubuh Istrinya.


Bian Cong Yang dan Istrinya bermain dengan sangat senang dan bersemangat, tanpa mereka sadari kalau Evan telah berada diluar kamar dan siap untuk membunuh mereka.

__ADS_1


Sementara itu diluar kamar, tampak Evan yang merasa sangat kesal dan jengkel mendengar suara-suara mesum dari Bian Cong Yang dan Istrinya.


"Sialan! masih sempat-sempatnya melakukan hubungan Suami Istri, membuat aku merindukan Istri-Istriku saja!" batin Evan merasa sangat kesal dan jengkel.


Evan mengeluarkan pedangnya dan bersiap untuk membuka pintu. Akan tetapi disaat Evan hendak membuka pintu, tiba-tiba Evan berhenti saat mendengar suara Bian Cong Yang yang sudah akan keluar.


"Istriku!..., sedikit lagi Istriku!.... Aaahh!💦" kata Bian Cong Yang yang telah sampai puncaknya dan akhirnya keluar.


Sementara itu didepan pintu, tampak Evan yang benar-benar merasa sangat kesal dan jengkel mendengar suara Bian Cong Yang.


Evan menggenggam erat pedangnya dan langsung masuk ke dalam kamar, hingga membuat Bian Cong Yang dan Istrinya yang sedang melakukan itu seketika terkejut.


Evan yang masuk ke dalam kamar, langsung menebas kepala Bian Cong Yang sampai putus dan darah bermuncratan kemana-mana.


Seketika Istri Bian Cong Yang merasa sangat terkejut dan tercengang kaget, saat melihat Bian Cong Yang dipenggal didepan matanya secara langsung.


"Bruukk!" tubuh tel4njang Bian Cong Yang yang sudah tidak memiliki kepala jatuh menimpa tubuh Istrinya.


"AAAAAAAAAAAAA!!......" teriak Istri Bian Cong Yang dengan sangat kencang.


Melihat Istri Bian Cong Yang langsung berteriak dengan sangat kencang, kemudian dengan cepat Evan langsung menebas dan memenggal kepala Istri Bian Cong Yang.


Setelah kepalanya terputus, seketika Istri Bian Cong Yang pun langsung berhenti berteriak dan diam.


"Mantap!" kata Evan tersenyum senang dan merasa puas setelah membunuh Bian Cong Yang dan Istrinya yang sedang melakukan hubungan suami istri.


Setelah membunuh dan memenggal kepala Bian Cong Yang dan Istrinya, kemudian Evan segera keluar dari kamar tersebut dan pergi meninggalkan Kediaman Keluarga Bian.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2