KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 139 : Pertarungan Dengan Naga Emas


__ADS_3

"Sial! aku tidak bisa bergerak sama sekali!" gumam Evan dibawah tekanan Naga Emas Qinglong.


"Dasar manusia rendahan!, berani sekali kau orang luar masuk kedalam kolamku!, Kau harus Mati!" ucap sang Naga Emas Qinglong ingin membunuh Evan.


"RRAAAAAAAAGGHH !!!, JURUS TUBUH BAYANGAN, PEMBAGIAN ELEMEN!!" teriak Evan yang memaksakan diri dan mengeluarkan jurus.


Dengan cepat enam bayangan muncul disekitar kolam Naga Emas.


"Heh, ingin membunuhku? maka kau harus bertarung terlebih dulu denganku!" ucap Evan berusaha berdiri tegak.


"Dasar manusia rendahan!, walau aku sekarang hanya kesadaran jiwa yang tersisa, tapi bukan berarti aku bisa diremehkan oleh tingkat jenderal level delapan seperti kamu!" kata sang Naga Emas Qinglong.


"ROOAAARR !!!" Naga Emas Qinglong mengaum menyerang Evan dan para Elemen.


Dengan cepat Evan dan para Elemen langsung menghindar dan menyerang sang Naga Emas Qinglong. Dengan tubuhnya yang cukup besar dan dengan ruangan yang kecil, membuat naga emas Qinglong sulit untuk bergerak leluasa untuk menghindari serangan demi serangan dari Evan dan Para Elemen. Namun walau begitu semua serangan itu tak berefek sama sekali, karena Naga Emas Qinglong memiliki pertahanan yang sangat kuat.


Para Elemen menghindar dan menyerang secara bergilir, beberapa kali Evan dan para elemen terkena serangan dan terluka oleh sang Naga Emas Qinglong.


"Hooossh Hooosh......" Evan ngos-ngosan. "Percuma! tingkatan kekuatan kita sangat jauh berbeda dari dia!, semua serangan kita tidak ada yang berefek padanya!" ucap Evan sambil terus menghindar.


"Jika terus seperti ini cepat atau lambat kita semua akan dikalahkan olehnya!" ucap Evan sambil menangkis serangan dengan pedangnya.


Kaisar Gu yang tercengang hanya diam menonton pertarungan tersebut.


"Sudah cukup bermain-mainnya!, akan aku perlihatkan padamu kekuatan dari tingkat kaisar Emperor!" ucap sang Naga Emas Qinglong, ia kemudian berubah membesar hingga menghancurkan sebagian istana kerajaan Gu.


Tempat dimana Sea Lin menunggu pun ikut hancur, Sea Lin yang terkejut terlempar bersama dengan puing-puing bagian istana yang hancur.


Diwaktu yang sama disisi lain istana tepatnya dikamar Gu Mei, Gu Mei yang sedang menangis ditempat tidur mendengar adanya suara ledakan dan dengan segera ia pun keluar dari kamarnya.


Semua orang berhamburan keluar dari istana dengan tergesa-gesa.


Diperlihat Sea Lin keluar dari puing-puing reruntuhan istana, setelah berhasil mengeluarkan dirinya Sea Lin sangat terkejut, tercengang melihat seekor naga emas yang sangat besar terbang di atas istana.


Disisi lain juga Gu Mei yang telah keluar dari istana juga sangat terkejut melihat Naga Emas Qinglong terbang di atas istana.


Naga Emas Qinglong mengamuk tak terkendali, semua orang yang ada di ibukota kerajaan Gu melihat Naga Emas Qinglong terbang di atas istana. Ukuran Naga Emas Qinglong sangat besar dengan panjang sekitar 50 meter.


Semua orang merasakan tekanan yang menakutkan yang dikeluarkan oleh sang Naga Emas Qinglong.


Para tetua dan para muridnya yang sebelumnya ikut dalam kompetisi belum pergi dan melihat semua itu, mereka sangat terkejut melihat apa yang terjadi.


"Naga- Emas- Qinglong...!" ucap Tetua Hua melihat ke arah Naga Emas Qinglong.


"Kak Evan!, dia tadi berada diruangan itu bersama kaisar Gu tianxing!" ucap Sea Lin khawatir setelah tersadar dari keterkejutan.


Disisi lain diruangan rahasia yang sudah setengah hancur namun masih berdiri kokoh tempat Evan, Kaisar Gu dan para elemen berada.


"Ini, apa yang sedang terjadi?, kenapa bisa ada Naga Emas muncul!?" ucap kaisar Gu linglung karena terlalu terkejut.


"UHUK UHUK UHUK !!" batuk Evan mengeluarkan darah dari mulutnya lagi, kini luka yang ia terima dari bertarung dengan Mu Shen dan dari serangan yang ia dapatkan dari Naga Emas Qinglong menjadi semakin parah.

__ADS_1


Evan yang terluka parah hanya bisa berdiam diri dibelakang para elemen.


Namun karena Setelah bertarung habis-habisan dengan waktu yang cukup lama dengan sang Naga Emas Qinglong, tubuh bayangan para elemen mulai memudar menghilang perlahan.


"Sepertinya ini sudah mencapai batasan kami!, sungguh tidak pada waktu yang tepat!" ucap Petir perlahan menghilang.


"Hahh.. Sialan! aku masih ingin bertarung!" ucap Api yang perlahan ikut menghilang.


Kemudian disusul juga dengan elemen Air dan Daun yang ikut menghilang secara perlahan, sekarang yang tersisa hanyalah Tanah, Angin, dan Evan dengan elemen Kegelapannya.


"Manusia! kau sudah kalah!" ucap sang Naga Emas Qinglong yang memulai mengumpulkan Energi spiritual dimulutnya yang berbentuk bulat dengan warna cahaya emas.


"Sial, kita sudah tidak bisa menghindar lagi!" ucap tanah.


"Karena sudah tidak bisa menghindar lagi, kalau begitu ayo kita bertarung hingga akhir, kita tahan serangan itu jangan sampai mengenai Evan, jika sampai bayangan Evan yang ada disini hancur maka jiwa Evan pun akan ikut hancur, asal Evan selamat kita pun akan ikut selamat!" ucap Angin kepada Tanah.


"Benar! tidak bisa menghindar ayo kita bertarung hingga akhir!" ucap Tanah dengan percaya diri dan berani.


Elemen Angin dan Tanah berdiri didepan Evan, melindungi Evan dengan gagah berani. Evan yang hanya bisa diam hanya bisa melihat para elemen berkorban demi dirinya.


"Matilah!!" ucap sang Naga Emas Qinglong melepaskan serangannya ke arah tempat Evan berada.


"ENERGI GANG PENGHANCUR BUMI !! -TINJU DEWA GERAKAN KESEBELAS, TINJU NAGA !!" Teriak Angin dan Tanah menahan serangan Naga Emas Qinglong dengan Serangan seluruh tenaga mereka.


"BOOOOOOOMMM !!!" ledakan terjadi dengan sangat kuat hingga menghempaskan Evan dari tempat ia berdiri.


Sea Lin yang hanya melihat dari bawah pun ikut terhempas oleh gelombang ledakan besar tersebut.


Suara ledakan itu terdengar sangat keras bahkan angin gelombang ledakan tersebut sampai dimanaa tempat Gu Mei berada, Gu Mei terkejut dan cemas melihat ledakan besar tersebut.


Evan yang terluka hanya bisa diam berlutut sambil memegang dadanya dan darah keluar dari mulut Evan.


Sang Naga Emas Qinglong terkejut ketika melihat Evan masih dalam keadaan baik-baik saja.


"Sial kau sangat beruntung masih belum mati!, kalau begitu jadilah makananku!!" ucap Sang Naga Emas Qinglong maju menyerang membuka mulutnya dan ingin memakan Evan.


Evan tidak bisa bergerak lagi dan dengan mata terbuka lebar dan kemudian merunduk menutup mata perlahan.


Disaat mulut sang Naga Emas Qinglong sudah sangat dekat dan sudah siap untuk memakan Evan.....


"BAAMM !!" sebuah gemerlap cahaya terang terpancar dari bagian istana tempat Evan berada yang menghantam sang Naga Emas Qinglong.


Naga Emas Qinglong terlempar sangat jauh dan terjatuh diantara bangunan-bangunan kota di ibukota hingga hancur.


Kemudian terlihat Evan yang sudah berdiri dengan Sayap Aura dan Full Armour spiritual berwarna ungu kehitaman mengkilat, dengan mata mengeluarkann aura energi berwarna ungu dan tangan kanan yang habis meninju.


Aura ketakutan, kebencian, kemarahan, kematian dan kesepian terpancarkan dari Evan yang sudah kehilangan kendali atas dirinya.


"Tak... tak.... tak.... tak.........." Evan berjalan melangkah perlahan keluar menuju ke lubang besar yang ada didinding yang tadi dihancurka oleh Naga Emas Qinglong.


Dengan tatapan tanpa ekspresi Evan melihat ke arah tempat Naga Emas Qinglong terlempar jatuh. Aura yang dikeluarkann oleh Evan kini jauh lebih besar dan kuat dibandingkan yang tadi dikeluarkan oleh Naga Emas Qinglong.

__ADS_1


Naga Emas Qinglong bangkit dan terbang lagi menghampiri tempat Evam berada.


"Dasar Manusia sialan!, berani kau memukulku !!, kau harus mati!!" ucap sang Naga Emas Qinglong yang kembali menyerang menuju ke arah Evan dengan sangat cepat.


"Dasar cacing sialan! berani sekali kau membuat aku 'Kaisar Dewa Bintang' sampai turun tangan!" ucap Evan dengan nada dingin yang mendominasi.


Setelah Evan mengatakan itu, tiba-tiba sebuah tekanan yang luar biasa kuat menekan seluruh ibukota kerajaan Negara Gu, bahkan membuat sang Naga Emas Qinglong berhenti seketika dan kesulitan untuk bergerak, dan awan pun mulai berkumpul di atas langit ibukota kerajaan Gu.


Semua orang tidak ada yang dapat bergerak dan berbicara sedikitpun, bahkan Kaisar Gu sebagai orang terkuat sampai berlutut memuntahkan darah akibat tekanan tersebut.


"Tekanan Apa Ini!!?" batin kaisar Gu.


"Tekanan ini sangat luar biasa!" ucap Tetua Hua.


Sea Lin, Gu Mei, para Tetua dan semua orang tidak ada yang bisa melihat bahkan mendongak melihat ke atas langit, mereka tidak bisa melihat apa yang sebenarnya terjadi untuk kejadian selanjutnya.


Mereka seperti merasakan bahwa tubuh mereka dikendalikan untuk hormat dan patuh dalam ketakutan, kepada orang yang memancarkan tekanan tersebut.


Evan mengangkat tangannya sambil melihat ke atas langit.


"PILAR LANGIT !"


Ucap Evan dan setelah itu, dari langit turun keluar Tujuh Pilar Raksasa yang menggantung di atas langit mengitari Naga Emas Qinglong.


"SEGEL !"


Ucap Evan dan kemudian langsung keluarlah rantai dari setiap pilar yang kemudian mengikat sang Naga Emas Qinglong, Naga Emas Qinglong mencoba membebaskan dirinya dengan memberontak sekuat tenaga.


"Tidak tau diri!" ucap Evan.


Dan kemudian pilar dan rantai itu mengeluarkan kekuatan Petir langit, yang menyambar sang Naga Emas Qinglong dengan sangat kuat hingga membuat membuatnya mengeram sangat kesakitan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


PERLU KEPEDIHAN YANG MENDALAM UNTUK MEMBUAT SESEORANG MENJADI KUAT


TIGA HAL YANG MAMPU MEMBUAT SESEORANG MENJADI KUAT


CINTA, KEBENCIAN, DAN PENDERITAAN !


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**...


...****************...


...----------------...


......................


......................

__ADS_1


......................


......................


__ADS_2