
"ketua, disini adalah tempat kami berlatih dengan beradu kekuatan!" ucap wolf
evan terus memperhatikan pertarungan antar prajuritnya dengan seksama "sekarang kita memiliki berapa prajurit?" tanya evan sembari terus memperhatikan pertarungan
"sebelumnya banyak orang yang datang untuk masuk kedalam prajurit bayaran serigala, sekarang kita memiliki sekitar 800 orang prajurit, dan semuannya adalah seorang petarung!"
"bagus!" puji evan
kemudian ada seorang prajurit yang datang membawa sebuah pesan "ketua! ketua!" panggil prajurit tersebut
"ketua, kita mendapat sebuah surat dari jenderal ryu chang la dari kota salju merah darah!" ucap prajurit itu sambil memberikan sebuah surat kepada wolf
kemudian wolf memberikan surat tersebut kepada evan, evan pun membacanya ternyata isi surat tersebut adalah sebuah undangan perjamuan untuk merayakan kemenangan kota salju merah darah
"baiklah, besok kita akan pergi ke kota salju merah darah untuk menghadiri dan merayakan pesta kemenangannya kota salju merah darah!" ucap evan dengan bersemangat dan lantang
esok haripun mereka berangkat ke kota salju merah darah, namun evan juga mengajak ririn, dan evan hanya membawa enam prajurit saja, yaitu orang orang terkuat yang ada diprajurit bayaran serigala
"dari mana kalian berasal!" ucap prajurit penjaga gerbang
"kami dari prajurit bayaran serigala datang karena undangan dari jenderal besar kalian untuk menghadiri jamuan!" jawab evan sambil menunjukan surat
__ADS_1
merekapun masuk tanpa halangan, sesuai reputasinya kota salju merah darah adalah kota yang sangat makmur dan berkembang, untuk menutupi identitas aslinya, evan menggunakan sebuah topeng berwarna perak
akhirnya merekapun sampai ke kediaman jenderal besar ryu chang la, dan sungguh tak terhindari kalau evan langsung bertemu dengan reya didepan kediaman itu
"Anda pasti adalah komandan prajurit serigala!, ayahku sudah menunggu anda didalam!" ucap reya kepada wolf
"maaf nona anda salah orang, komandan prajurit serigala adalah dia, saya hanya komandan sementaranya saja!" ucap wolf
-"dia, dia terlihat sangat muda tetapi sudah menjadi seorang pemimpin dari prajurit yang begitu hebat!" guman reya
"hohoho maaf kalau begitu, ini salah saya karena tidak dapat mengenali anda dengan baik, ayo silahkan masuk" reya mengantar evan dan teman teman masuk
"Ayah, komandan dan wakil komandan prajurit bayaran telah tiba!" ucap reya, kemudian dia membisiki ayahnya kalau yang muda itulah komandan aslinya
"Hahaha aku sudah mendengar dari reya, ternyata komandan prajurit serigala yang tangguh itu adalah seorang anak muda yang begitu berkharisma!" ucap jenderal besar ryu menyanjung evan (petarung tingkat jenderal level empat elemen es dan api)
"aku merasa tersanjung atas pujian jenderal besar, aku juga merasa sangat terhormat karena bisa mendapat undangan keperjamuan ini" ucap evan
"kalau boleh tau siapa nama komandan?" tanya jenderal besar ryu
"aku biasa dipanggil sebagai topeng perak!" jawab evan dengan menyembunyikan identitas aslinya
__ADS_1
"kalau begitu ayo kita bersulang!" seru jenderal besar ryu
"baik, kalau begitu aku bersulang untuk jenderal besar ryu" evan pun mengambil segelas arak, namun ririn mencubit pinggang evan "kau jangan minum terlalu banyak, apakah kau tidak ingat tiga hari lalu?" ucap ririn melarang evan
"eeeh... baiklah aku tidak akan minum terlalu banyak, maaf tuan tuan, istri saya melarang untuk minum terlalu banyak hari ini" ucap evan merasa tidak enak kepada para petinggi disana
para petinggi disana melihat evan yang sangat penurut kepada kekasihnya merasa lucu, dan mulai tertarik dengan evan
"ternyata istri tuan sangat perhatian! sudah tidak apa apa jangan sungkan!" ucap jenderal besar ryu
merekapun merayakan dengan penuh kesenangan dan kegembiraan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
......................
__ADS_1