KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 131 : Pesan dari Jenderal Ryu


__ADS_3

Singkat cerita mereka bertiga melanjutkan perjalanan mereka hingga akhirnya mereka telah sampai di ibukota Kerajaan Negara Gu yaitu Kota Nan Gu.


Pintu Gerbang kota Nan Gu.


"Berhenti!, Kalian berasal dari mana?" tanya seorang prajurit penjaga gerbang.


"Apa kalian prajurit kerajaan Gu sungguh sangat pelupa?, apa kalian sudah tidak mengenaliku lagi?" tanya Gu Mei membuka kerudung dan cadarnya. Dengan Evan dan Sea Lin yang berada dibelakangnya.


"Pu,Putri Gu?!" kata si prajurit yang merasa sangat terkejut ketika melihat sang Putri yang dikabarkan menghilang telah muncul dan kembali pulang.


Beberapa saat kemudian di istana kerajaan, tampak seorang prajurit yang segera melapor kepada Kaisar Gu Tianxing tentang Putri Gu Mei yang telah kembali pulang.


"Lapor Sang Kaisar!, Nona Putri sudah kembali!" kata prajurit tersebut melapor kepada Kaisar Gu.


"Apa!?, Dimana dia sekarang?, cepat antar aku kesana!" perintah sang kaisar Gu Tianxing.


Tampak Kaisar sangat bersemangat setelah mendengar bahwa Putri satu-satunya telah kembali pulang.


Namun ternyata Gu Mei sudah sampai ke Istana Kerajaan dan masuk ke Aula Kaisar menemui Kaisar Gu Tianxing.


"Tidak perlu!. Ayah aku sudah pulang...!" Kata Gu Mei muncul mengagetkan Kaisar Gu Tianxing.


Melihat putri kesayangan dan satu-satunya yang telah hilang dan tidak kembali pulang cukup lama muncul didepan matanya, Kaisar Gu pun sontak terkejut dan merasa sangat bahagia.


"Pu,putriku....., ini,ini sungguh kamu?" tanya Kaisar Gu Tianxing turun dari singgasannya dan berjalan mendekat menghampiri putrinya Gu Mei yang sudah sangat lama tidak kembali pulang.


"Ayah...!, apa kau sudah menjadi pelupa juga?, putri sendiri pun sudah tidak ingat?" ujar Gu Mei sambil tersenyum.


Dengan air mata yang berlinang sang kaisar Gu Tianxing memeluk putrinya Gu Mei dengan lembut dan hangat.


"Putriku ini sungguh kamu...., Ayah sangat khawatir, langit masih mempertemukan kita!" kata Kaisar Gu Tianxing.


"Ayah tenang saja, bukankah aku sudah kembali dengan utuh?" ujar Gu Mei sambil memeluk Kaisar Gu.

__ADS_1


Kemudian Gu Mei dan Kaisar Gu pun saling melepas pelukan mereka, serelah itu Gu Mei pun tidak lupa untuk memperkenalkan Evan dan Sea Lin, yaitu orang yang telah menyelamatkannya dan membawanya kembali pulang.


"Ayah aku ingin menperkenalkan seseorang padamu!" kata Gu Mei yang ingin memperkenalkan Evan dan Sea Lin.


"Siapa?" tanya kaisar Gu Tianxing merasa penasaran.


"Kalian berdua masuklah!" ujar Gu Mei menoleh kebelakang.


Kemudian Evan dan Sea Lin yang sedang menunggu diluar pun masuk kedalam Aula dengan tanpa penyamaran lagi.


"Hormat kepada Kaisar Gu Tianxing!" kata Evan dan Sea Lin sambil berdiri memberi hormat kepada Kaisar Gu Tianxing.


"Ayah, mereka adalah teman-temanku Evan dan Sea Lin, merekalah yang sudah menyelamatkan dan membantuku hingga aku bisa kembali kesini!" ucap Gu Mei memperkenalkan Evan dan Sea Lin kepada Kaisar Gu.


Kaisar Gu diam sejenak dan mengamati Evan dan Sea Lin, setelah selesai mengamati akhirnya Kaisar Gu pun tersenyum kecil.


"Terima Kasih kepada kedua anak muda, berkat kalian putriku bisa kembali kesini dengan selamat!, sebagai hadiah kalian berdua boleh mengajukan permintaan, asal aku bisa mengabulkannya pasti akan aku kabulkan!" kata Kaisar Gu Tianxing berterima kasih kepada Evan dan Sea Lin.


"Surat, Surat apakah ini?" tanya Kaisar Gu Tianxing sambil surat tersebut.


"Itu adalah surat yang diwasiatkan oleh Jenderal Ryu dari Kota Salju Merah Darah!" jawab Evan.


Mendengar itu Kaisar Gu pun seketika langsung terkejut.


"Wasiat!, Ryu sudah meninggal!?" tanya Kaisar Gu Tianxing sontak merasa terkejut.


"Benar Kaisar, Jenderal Ryu sudah meninggal lebih dari satu bulan yang lalu!" jawab Evan.


Kemudian Evan pun menceritakan semua kejadiannya secara detail pada Kaisar Gu Tianxing, setelah beberapa saat kemudian Evan pun selesai bercerita dan tampak Kaisar Gu yang mendengar cerita Evan pun merasa sangat marah dan geram.


"Dasar XIAO Bajingaan!!" kata Kaisar Gu merasa sangat marah dan geram sambil mengepalkan dengan sangat erat.


Kemudian Kaisar Gu Tianxing membuka dan membaca isi surat tersebut.

__ADS_1


Isi surat :


"Kakak jika kau sudah menerima surat ini berarti aku sudah mati, maaf sebelumnya aku tidak bisa melindungi Kakak ipar dahulu, aku sangat bersalah padamu jadi aku pergi untuk menebus kesalahanku"


"Disaat tidak lama aku pergi aku bertemu dengan seorang wanita yang aku cintai, setelah itu kami pun menikah dan mempunyai seorang putri yang hampir semuran dengan putrimu, namanya Reya. Namun Putriku dia juga sama seperti putrimu, mereka sudah sangat lama tidak mendapatkan kasih sayang dari seorang ibu, jadi aku ingin menitipkan putriku Reya padamu"


"Dan aku juga ingin meminta satu hal padamu, kau pasti sudah bertemu dengan anak muda yang membawa surat ini, nama dia Evan, dia bermarga Li, Dia adalah putra dari sahabat kita Li Xiaonan"


"Walaupun desas-desus mengatakan kalau dia adalah sampah tak berguna, tetapi dari yang aku lihat itu malah sebaliknya, jadi aku ingin memintamu untuk membantunya mengambil kembali tahta kaisar. Aku yakin suatu hari nanti putra Li Xiaonan ini tidak akan membuatmu menyesal telah membantunya"


"Kakak Tianxing, aku percayakan mereka berdua padamu."


^^^GU SHANG RYU___^^^


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...*SENYUMAN SEORANG PEREMPUAN MUNGKIN LEBIH IKHLAS DIBANDINGKAN DENGAN LAKI-LAKI...


...TETAPI AIR MATA LAKI-LAKI LEBIH JUJUR DIBANDINGKAN DENGAN AIR MATA PEREMPUAN*...


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2