KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 223 : Membunuh Ao Li dan Tuan Dong Fang


__ADS_3

Sementara itu Ao Li yang sedang bertelanjang dada didalam sebuah kamar tampak sedang bermain dengan dua orang wanita cantik yang ia panggil dari rumah bordil.


Tampak raut wajah Ao Li masih saja kesal mengingat kembali kejadian sebelumnya di kediaman Jenderal Yunfan Li.


"Keparat!, dasar Jenderal Sialan dan Wanita ******!, berani sekali mereka mengusirku!, wanita ****** lihat saja aku pasti akan membuatmu berlutut dan memohon padaku!" kata Ao Li penuh amarah dan dendam.


"Pangeran untuk apa memikirkan wanita itu?, bukankah ada kami berdua disini?, apa kami masih belum cukup membuat pangeran senang?" kata salah satu wanita yang menempel dan membelai dada Ao Li.


"Benar Pangeran, apakah kami masih belum cukup memuaskan Pangeran?" kata salah seorang wanita yang satunya lagi yang menggoda dan membelai wajah Ao Li.


"Benar, ada kalian berdua menemani aku disini, bagaimana jika kita melakukannya sekali lagi?" ujak Ao Li pada dua wanita tersebut.


"Iii.. pangeran nakal!" kata kedua wanita tersebut dengan manja dan centil.


Namun tiba-tiba Evan dan Tang Chen datang kepadanya dengan menendang pintu hingga terbuka lebar.


"BRAAKK!!" Evan menendang pintu kamar hingga terbuka lebar yang seketika langsung membuat Ao Li dan dua wanita yang bersamanya terkejut.


Tampak pakaian Evan dan Tang Chen yang basah kuyup akibat diguyur oleh hujan, dan Tampak Evan yang sedang menjinjing sebuah kepala buntung ditangan kanannya. Air dan Darah dari pakaian dan kepala buntung yang basah menetes ke lantai.


Melihat itu Ao Li dan dua wanita yang bersamanya langsung gemetar ketakutan.


"Pangeran Ao Li, sepertinya kamu tidak akan bisa melakukannya sekali lagi karena kamu akan mati malam ini!" kata Evan yang kemudian melempar kepala Liu Fang kepada Ao Li.


Melihat itu dua wanita yang tadi menempel pada Ao Li langsung menyingkir menghindari kepala buntung tersebut, Sedangkan Ao Li menangkap kepala buntung tersebut, dan betapa terkejutnya Ao Li ketika melihat wajah kepala buntung tersebut adalah Liu Fang.


Ao Li yang ketakutan langsung membuang kepala buntung Liu Fang.


"Si, siapa kalian berdua?, kenapa kalian ingin membunuhku?" tanya Ao Li sambil menunjuk ke arah Evan dan Tang Chen dengan tubuh yang terus gemetar ketakutan.


"Ingatan Pangeran Ao Li sungguh buruk, padahal kita baru saja berjumpa saat di Kediaman Jenderal Yunfan Li tadi siang!" ujar Evan sambil berjalan mendekat ke Ao Li yang sedang berada di atas tempat tidur.


"Apakah Pangeran Ao Li sungguh lupa?" tanya Evan sambil mengarahkan ujung pedangnya ke leher Ao Li.

__ADS_1


"Kamu, kalian berdua adalah dua orang yang ada dikediaman Jenderal sebelumnya!" kata Ao Li langsung mengenali setelah melihat wajah Evan dengan jelas.


"Benar sekali, dan apakah kamu ingat dengan wajah ini?" tanya Evan berubah kembali ke wujud aslinya.


Mellihat wajah Evan eketika Ao Li pun semakin terkejut dan tercengang.


"Bagaimana mungkin kamu!?, kamu adalah sampah yang dantiannya sudah dihancurkan, bagaimana mungkin kamu bisa menjadi sekuat ini?, ini tidak mungkin! Tidak Mungkin!" kata Ao Li yang tidak ingin mempercayai bahwa orang kuat yang ada didepan matanya adalah Evan si sampah yang dantiannya telah dihancurkan dan dibuang dari kerajaan Li.


"Tidak ada yang tidak mungkin, di dunia ini semuannya bisa terjadi!" kata Evan menyeringai.


"Sekarang sudah saatnya kamu harus mati!" kata Evan yang hendak membunuh Ao Li.


Namun tiba-tiba datang seorang Pria Tua yang langsung menyerang Evan, tetapi Evan yang melihat serangan itu dengan sigap dan cepat langsung menghindar dan terlempar beberapa meter.


Begitu juga dengan Tang Chen yang tadi berdiri didekat Evan, Tang Chen juga menghindar dan melompat beberapa meter ke belakang.


Evan mendarat dengan tubuh membungkuk dan satu tangan menyokong tubuhnya sambil menatap ke arah Pria Tua yang menyerangnya.


"Ternyata masih ada satu anjing lagi yang perlu dibereskan, sungguh merepotkan saja!" kata Evan bangkit berdiri tegak.


"Maaf Pangeran saya datang terlambat!" kata si Pria Tua kepada Ao Li yang berada dibelakang tubuhnya.


"Tuan Dong Fang, akhirnya Tuan datang menolongku!, cepat Tuan Dong Fang bantu aku membunuh dua orang ini!" perintah Ao Li kepada si Pria Tua tersebut yang bernama Dong Fang, seorang petarung Tingkat Kaisar Level Empat Elemen Api dan Tanah.


"Hahaha..., lihat Evan, aku memiliki Tuan Dong Fang sebagai pengawalku, Tuan Dong Fang adalah petarung hebat tingkat Kaisar Level Empat, sekarang yang akan mati adalah kau bukan aku!" kata Ao Li membanggakan Tuan Dong Fang sebagai pengawalnya.


Evan yang melihat itu pun hanya tersenyum.


"Heh, dasar pengecut yang hanya bisa berlindung dibelakang anjingnya, karena kamu sangat membanggakan anjingmu ini maka aku akan membunuhnya terlebih dahulu, dan setelah itu baru kamu!" kata Evan mengeluarkan Energi Petir dari tubuhnya.


"Kalian berdua berani berniat membunuh Pangeran, kalian berdua harus mati!" kata Tuan Dong Fang mengeluarkan energi spiritual yang membentuk sebuah Armor spiritual berwarna merah dan kuning yang membungkus tubuhnya.


"Telapak Api Pembakar Jiwa!" seru Tuan Dong Fang mengeluar sebuah Jurus Telapak Tangan besar berwana merah yang terbentuk dari Energi Spiritual Api.

__ADS_1


Melihat itu tampak Evan masih terlihat santai.


"Tebasan Petir Surgawi!" seru Evan mengayunkan pedangnya secara vertikal kebawah yang mengeluarkan jurus Tebasan Petir berwarna biru yang langsung memotong Jurus Telapak Api Pembakar Jiwa menjadi dua dan membatalkannya.


"Apa!?, Teknik Jurus Tingkat Langit?!" kata Tuan Dong Fang yang terkejut seketika melihat Evan mengeluarkan Jurus Tingkat Langit.


Kemudian Evan maju menyerang dengan Langkah Kilat Surgawi ke arah Tuan Dong Fang.


"Jurus Pedang Naga Petir!" seru Evan mengeluarkan jurus Pedang berbentuk Naga Petir berwana biru.


Melihat Evan maju menyerang ke arahnya, Tuan Dong Fang dengan cepat langsung mengeluarkan jurus pertahanan untuk menahan serangan Evan.


"Dinding Tanah Penghalang!" seru Tuan Dong Fang menciptakan sebuah dinding pertahanan yang terbuat dari tanah.


Namun jurus Dinding Tanah Penghalang milik Tuan Dong Fang dengan sangat mudahnya ditabrak hingga hancur oleh Jurus Pedang Naga Petir milik Evan.


"Tidak..." kata Tuan Dong Fang yang tercengang melihat Jurus Pedang Naga Petir milik Evan dengan sangat mudahnya menghancurkan Jurus Dinding Tanah Penghalang miliknya.


"BRUUAAKK !!" Jurus Pedang Naga Petir milik Evan menghantam Tuan Dong Fang hingga terlempar dan mati dengan mengeluarkan darah dari mulutnya.


Ao Li semakin gemetar ketakutan melihat Tuan Dong Fang sebagai orang terkuat yang melindunginya telah mati dibunuh Evan dengan sangat mudahnya.


"Ao Li, sekarang adalah giliranmu untuk mati!" kata Evan berjalan menghampiri Ao Li sambil mengeluarkan Aura kegelapan dari tubuhnya.


"Tidak, jangan mendekat, tolong ampuni aku, jangan bunuh aku!" kata Ao Li meminta ampun pada Evan dengan tubuh gemetar ketakutan.


Evan berjalan semakin dekat dan langsung mencengkram kepala Ao Li dan menyerapnya hingga tak menyisakan apapun kecuali pakaian.


"Pengkhianat tak pantas untuk diampuni!" kata Evan dengan suara kejam dan Aura Kegelapan yang keluar dari tubuhnya mulai memudar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...

__ADS_1


......................


......................


__ADS_2