
"Benar, jadi kamu digendong oleh temanku saja untuk mempersingkat waktu perjalanan kita!" ujar Evan kepada Yuna Li.
"Humph!, aku kira si Topeng perak ini adalah pria baik-baik, tidak aku sangka ternyata dia juga adalah seorang Playboy!" pikir Yuna Li dalam hatinya.
"Mungkin memang lebih baik jika aku bersama dengan Tang Chen ini saja!, walaupun dia tampak bodoh dan kasar tetapi setidaknya dia bukanlah seorang Playboy!" pikir Yuna Li dalam harinya setelah mempertimbangkan.
"Baiklah aku mau digendong oleh kamu (Tang Chen)!" kata Yuna Li melihat ke arah Tang Chen.
"Cih! sungguh Plin-Plan!" kata Tang Chen merasa tidak senang.
Kemudian Tang Chen pun menggendong Yuna Li sambil berlari bersama Evan menuju ke kota Siun, tepatnya kediaman Jenderal Yunfan Li.
"Gadis gendut, kenapa kamu berat sekali?, pinggangku seperti mau patah menahan berat badan kamu!" kata Tang Chen mengomel sambil terus berlari dengan menggendong Yuna Li dipunggungnya.
"Siapa yang kamu bilang gadis gendut?, tidakkah kamu lihat bahwa aku sangat langsing?, aku ini wanita tercantik dikota Siun, banyak orang yang menyukaiku!" kata Yuna Li menyombongkan diri menjawab perkataan Tang Chen yang kurang mengenakan.
"Mungkin para pria di kota Siun yang menyukai kamu itu buta karena telah menyukai kamu!" kata Tang Chen.
"Aku rasa mereka tidak buta tetapi Kamulah yang buta!" kata Yuna Li merasa sebal dan kesal kepada Tang Chen.
...****************...
Sementara itu dikediaman Jenderal Yunfan Li, tampak Ao Li dan para pengawalnya telah sampai ke kediaman Jenderal Yunfan Li dengan membawa banyak sekali harta sebagai mahar untuk melamar Yuna Li.
Ao Li dengan seorang Pengawal hebat disampingnya yang bernama Liu Fang, seorang petarung Tingkat Jenderal Level Sembilan yang sedang berada di aula bersama dengan Jenderal Yunfan Li untuk membahas tentang lamarannya kepada Yuna Li.
Sementara itu Evan, Tang Chen dan Yuna Li pun telah akan sampai kediaman Jenderal Yunfan Li.
Mereka pun berhenti dan bersembunyi ketika melihat ada banyak prajurit yang sedang berjaga didepan pintu gerbang kediaman Jenderal Yunfan Li.
"Banyak sekali prajurit yang berjaga, apakah kita bisa masuk tanpa ketahuan oleh mereka?" tanya Yuna Li yang masih digendong oleh Tang Chen.
"Tentu saja bisa!, itu adalah hal yang mudah!" jawab Evan dengan percaya diri.
__ADS_1
"Bagaimana caranya?" tanya Yuna Li.
"Kamu lihat saja!" ujar Evan kepada Yuna Li.
Kemudian Evan dan Tang Chen diam-diam dengan cepat memukul belakang leher dua Prajurit yang sedang berpatroli hingga pingsan, setelah itu Evan dan Tang Chen pun menyeret kedua prajurit tersebut ke suatu tempat yang sepi.
Kemudian Evan dan Tang Chen pun menyamar menjadi dua Prajurit yang tadi mereka culik.
Berbeda dengan Tang Chen yang bersusah payah berganti pakaian untuk menyamar, Evan hanya dengan menggunakan jurus Tubuh Bayangan Pengganti dengan sangat mudah menyamar hanya dengan merubah dirinya menjadi Prajurit yang tadi diculiknya.
Dengan dipandu oleh Evan dan Tang Chen yang sedang menyamar, Yuna Li pun dengan mudah menyelinap masuk ke dalam kediamannya, hingga akhirnya mereka bertiga sampai disamping Aula tempat Pangeran Ao Li, Pengawal Liu Fang, dan Jenderal Yunfan Li berada.
Kemudian mereka bertiga pun menguping pembicaraan Jenderal Yunfan Li, Pangeran Ao Li, dan Pengawal Liu Fang.
Didalam ruangan Aula, tampak ketiga orang itu sedang membahas tentang lamaran pernikahan.
"Jenderal Yunfan Li, bagaimana dengan lamaran saya?, apakah masih kurang tulus?" tanya Ao Ling kepada Jenderal Yunfan Li.
"Yuna sekarang kabur dari rumah setelah dia mendengar kalau Ao Li akan datang melamarnya, dia sangat tidak menyukai pangeran Ao Li karena dia tahu bahwa Pangeran Ao Li ini adalah seorang sampah, bajingan yang suka bermain wanita, mungkin karena dia tidak setuju dengan lamaran pernikahan ini makanya dia kabur dari rumah!, kalau begitu aku akan membantu Putriku untuk menolak lamaran pernikahan dari Pangeran Ao Li ini!" pikir Jenderal Yunfan Li dalam hatinya
Mendengar penolakan tersebut, Ao Li pun seketika menerutkan alisnya.
Sementara itu ternyara Liu Fang menyadari bahwa ada orang yang sedang menguping pembicaraan mereka diluar ruangan Aula.
"Pangeran, sepertinya ada orang yang sedang menguping pembicaraan kita diluar!" kata Liu Fang berbisik kepada Ao Li dengan suara pelan.
"Berani menguping pembicaran seorang pangeran Kalau begitu tangkap dan bunuh mereka!" perintah Ao Li dengan tegas dan kejam berbisik kepada Liu Fang.
"Siap Pangeran!" jawab Liu Fang sambil memberi hormat kepada Ao Li.
Kemudian Liu Fang pun keluar dari aula meninggalkan Ao Li dan Jenderal Yunfan Li berdua.
Tampak Ao Li yang mendengar jawaban penolakan dari Jenderal Yunfan Li merasa tidak senang.
__ADS_1
"Mengapa Jenderal Yunfan Li menolak lamaran saya?, saya sudah jauh-jauh datang dari Ibukota Kerajaan ke kota Siun dengan bermurah hati ingin melamar putri Kedua Jenderal Yunfan Li dengan lamaran yang mewah dan tulus, tetapi mengapa Jenderal Yunfan Li menolak lamaran saya?" tanya Ao Li merasa tidak senang kepada Jenderal Yunfan Li yang menolak lamarannya.
"Maaf Pangeran Ao Li, saya menolak lamaran pangeran karena Putri kedua saya Yuna Li tidak menyukai pangeran, dan juga dia masih belum ingin dan belum siap untuk menikah!" kata Jenderal Yunfan Limenjawab Ao Li.
Mendengar itu Ao Li pun seketika menjadi marah. "Jenderal Yunfan Li, kamu dan putri kamu jangan tidak tahu diri!, aku ingin melamar dan menikahi Putri anda Yuna Li adalah sebuah keberuntungan untuk kalian!, seharusnya kalian merasa senang!" kata Ao Li yang tidak tahan menahan amarah.
Mendengar perkataan Ao Li yang sangat kasar, Jenderal Yunfan Li pun juga ikut naik pitam dan menunjukan ekspresi dingin yang memendam amarah.
Sementara itu diluar aula tampak Evan, Tang Chen dan Yuna Li masih sedang menguping pembicaraan Jenderal Yunfan Li dengan Ao Li.
Tampak Yuna Li merasa sangat sedih setelah mendengar pembicaraan ayahnya dengan Ao Li, dia sangat merasa bersalah karena telah salah paham pada ayahnya hingga kabur dari rumah.
"Bagaimana?, benar bukan bahwa ayahmu Jenderal Yunfan Li tidak akan membiarkan anaknya menikah dengan seorang pria brengsek walaupun jika pria itu adalah seorang pangeran sekalipun!" kata Evan kepada Yuna Li.
"Yah benar!, bagaimanapun seorang ayah yang baik tidak mungkin akan membiarkan anaknya menderita dan memilih jalan yang salah!" kata Tang Chen kepada Yuna Li.
"Sudah, sekarang kamu sudah boleh tenang!, jangan menangis lagi!" ujar Evan menenangkan Yuna Li.
Mendengar perkataan Evan dan Tang Chen, Yuna Li pun merasa lebih tenang dan bahagia karena telah mengetahui bahwa ayahnya sangat menyayangi dan peduli pada dririnya.
Namun tiba-tiba Liu Fang telah menemukan mereka bertiga yang sedang menguping pembicaraan Jenderal Yunfan Li dengan Pangeran Ao Li didalam aula.
"Ternyata memang benar ada beberapa serangga yang sedang menguping!" ujar Ao Li tersenyum dingin mengejutkan Evan, Tang Chen dan Yuna Li.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
......................
__ADS_1